RIAUBOOK.COM - Kaburnya napi pada 5 Mei 2017 merupakan suatu tamparan keras bagi pemerintah terkait masalah Rutan yang sudah tidak layak huni lagi. Kaburnya napi saat itu merupakan kasus terbesar sepanjang sejarah Negara Indonesia. Jumlah napi yang kabur adalah 442 orang dari total napi 1870 orang.
Kapasitas 1870 orang pada Rutan tersebut sudah melebihi kapasitas yang seharunya yaitu Rutan hanya dapat menampung 361 orang tahanan, ini artinya rutan tersebut memang sudah tidak dapat menampung para napi lagi maka harus ada Rutan baru yang lebih besar untuk menampung para napi karena napi juga manusia dan harus di perlakukan seperti manusia.
Over kapasitas pada Rutan tersebut mengakibatkan sangat kurang optimalnya pelayanan Rutan seperti masalah air, masalah ruangan dan masalah makanan serta tempat tidur bahkan ada yang sampai tidur di toilet. Serta adanya pungutan liar di wilayah Rutan di Indonesia membuat tercoreng wajah pemerintah yang tidak tahu adanya praktek tersebut.
Melihat mirisnya masalah Rutan di Indonesia khususnya di pekanbaru belakangan ini, maka kami BEM Universitas Riau dengan ini menyatakan sikap dan menuntut:
(1). Mengecam keras atas kelalaian oknum penjaga Rutan Sialang Bungkuk yang membuat keresahan warga Riau Khususnya Pekanbaru.
(2). Menuntut Menkumham, bapak Yasonna Hamonangan Laoly meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kelalaian terhadap masalah kaburnya napi yang menyebabkan kegelisahan masyarakat Indonesia beberapa tahun belakangan ini.
(3). Melakukan evaluasi besar-besaran terhadap permasalahan Rutan di Indonesia.
(4). Menindak tegas oknum-oknum yang lalai dalam menjalankan tugas didalam Rutan di Indonesia.
(5). Melakukan perbaikan terhadap Rutan dan penambahan rutan yang sudah melebihi kapasitas daya tampung agar Rutan di seluruh Indonesia, menjadi lebih manusiawi untuk para napi.
(6). Menindak tegas oknum yang melakukan pungli di rutan seluruh Indonesia.
Keenam
pernyataan sikap dan tuntukan ini kami sampaikan kepada pemerintah
terutama pada bapak Yasonna Hamonangan Laoly agar dapat mengindahkan
keenam hal ini.
Tertanda:
Abdul Khair, Presiden Mahasiswa Universitas Riau
Bayu Kumbara, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Riau. (RB/yp)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…