DBD Telan Satu Korban Jiwa

RIAU BOOK- Seorang anak laki-laki berinisial SA berusia 6 tahun akhirnya meninggal dunia setelah menderita demam berdarah dengue (DBD) pada Rabu pagi (8/6). Anak tersebut meninggal setelah sempat dirawat di RSUD Selatpanjang.

Kepala Seksi Pelayanan dan Medis (Yanmed) RSUD Selatpanjang dr Hariman, Kamis (9/6) membenarkan atas meninggalnya seorang anak laki-laki akibat DBD. Disebutkannya nyawa sang anak tidak tertolong.

"Pembuluh si anak sudah banyak yang pecah dan pagi itu saat dibawa ke RSUD mengalami syok. Makanya nyawa sia anak tidak tertolong lagi," sebutnya,

Dijeaskan Hariman, korban sudah sempat berobat di poly anak sehari sebelumnya atau Selasa (7/6). Namun, saat itu dokter meminta agar dirawat setelah diketahui positif DBD.

"Namun, keluarga menolak dan kita minta menandatangani surat penyataan tidak ingin dirawat. Namun, sehari setelahnya saat dibawa ke rumah sakit pada Rabu pagi, keadaan korban sudah kritis dan akhirnya meninggal dunia," jelas Kasi Yanmed RSUD Selatpanjang tersebut.

Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Lingkungan (PMKL), dr Ria Sari menambahkan, Kamis (9/6) mengakui bahwa korban meninggal akibat DBD baru terjadi pada 2016 ini. Walaupun ada korban meninggal, namun menurut data grafiknya mengalami penurunan.

"Iya memang meninggal di rumah sakit karena DBD," kata Ria.

Namun begitu, setelah korban meninggal pihak PMKL langsung melakukan penyelidikan epidomilogi (PE). Setelah diketahui hasilnya, maka tindakan langsung dilakukan.

"Dari PE yang kita lakukan didapati bahwa DBD tersebut menjangkiti korban di rumahnya. Karena anak tersebut sudah lama libur sekolah. Jadi penyebabnya kita duga dari gigitan nyamuk di sekitar rumah korban," kata dia.

Dokter Ria mengakui bahwa penyemprotan fogging telah dilakukan oleh pihak Diskes. Penyemprotan tersebut dilakukan dengan radius 100 meter di sekitar rumah korban. Selain itu juga memberikan bubuk abate kepada warga. Sehingga dapat membunuh jentik nyamuk yang gigitannya mengakibatkan DBD.

Dari data Diskes, selama 2016 kasus DBD sebanyak 107 kasus. Di mana secara rinci pada Januari penderita DBD sebanyak 35 kasus, Februari sebanyak 36 kasus, Maret sebanyak 22 kasus, April 3 kasus, Mei 8 kasus dan Juni sebanyak 3 kasus.

"Kalau melihat data cendrung menurun, Namun, korban jiwa baru satu ini," katanya

Kabid PMKL Diskes Kepulauan Meranti ini mengajak seluruh masyarakat agar dapat meminta bubuk abate kepada pelayanan kesehatan di desa dan kecamatan masing-masing, baik di poskesdes, pustu maupun puskesmas.

"Abate ini gratis. Jadi masyarakat boleh memintanya," sebut dia.(RB)

| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

DBD Telan Satu Korban Jiwa

RIAU BOOK- Seorang anak laki-laki berinisial SA berusia 6 tahun akhirnya meninggal dunia setelah menderita demam berdarah dengue (DBD) pada Rabu pagi (8/6). Anak tersebut meninggal setelah sempat dirawat di RSUD Selatpanjang.

Kepala Seksi Pelayanan dan Medis (Yanmed) RSUD Selatpanjang dr Hariman, Kamis (9/6) membenarkan atas meninggalnya seorang anak laki-laki akibat DBD. Disebutkannya nyawa sang anak tidak tertolong.

"Pembuluh si anak sudah banyak yang pecah dan pagi itu saat dibawa ke RSUD mengalami syok. Makanya nyawa sia anak tidak tertolong lagi," sebutnya,

Dijeaskan Hariman, korban sudah sempat berobat di poly anak sehari sebelumnya atau Selasa (7/6). Namun, saat itu dokter meminta agar dirawat setelah diketahui positif DBD.

"Namun, keluarga menolak dan kita minta menandatangani surat penyataan tidak ingin dirawat. Namun, sehari setelahnya saat dibawa ke rumah sakit pada Rabu pagi, keadaan korban sudah kritis dan akhirnya meninggal dunia," jelas Kasi Yanmed RSUD Selatpanjang tersebut.

Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan Lingkungan (PMKL), dr Ria Sari menambahkan, Kamis (9/6) mengakui bahwa korban meninggal akibat DBD baru terjadi pada 2016 ini. Walaupun ada korban meninggal, namun menurut data grafiknya mengalami penurunan.

"Iya memang meninggal di rumah sakit karena DBD," kata Ria.

Namun begitu, setelah korban meninggal pihak PMKL langsung melakukan penyelidikan epidomilogi (PE). Setelah diketahui hasilnya, maka tindakan langsung dilakukan.

"Dari PE yang kita lakukan didapati bahwa DBD tersebut menjangkiti korban di rumahnya. Karena anak tersebut sudah lama libur sekolah. Jadi penyebabnya kita duga dari gigitan nyamuk di sekitar rumah korban," kata dia.

Dokter Ria mengakui bahwa penyemprotan fogging telah dilakukan oleh pihak Diskes. Penyemprotan tersebut dilakukan dengan radius 100 meter di sekitar rumah korban. Selain itu juga memberikan bubuk abate kepada warga. Sehingga dapat membunuh jentik nyamuk yang gigitannya mengakibatkan DBD.

Dari data Diskes, selama 2016 kasus DBD sebanyak 107 kasus. Di mana secara rinci pada Januari penderita DBD sebanyak 35 kasus, Februari sebanyak 36 kasus, Maret sebanyak 22 kasus, April 3 kasus, Mei 8 kasus dan Juni sebanyak 3 kasus.

"Kalau melihat data cendrung menurun, Namun, korban jiwa baru satu ini," katanya

Kabid PMKL Diskes Kepulauan Meranti ini mengajak seluruh masyarakat agar dapat meminta bubuk abate kepada pelayanan kesehatan di desa dan kecamatan masing-masing, baik di poskesdes, pustu maupun puskesmas.

"Abate ini gratis. Jadi masyarakat boleh memintanya," sebut dia.(RB)

| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Jangan Sembarangan Pilih Menu Berbuka Puasa, Warga Harus Teliti

RIAU BOOK- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Kesehatan hingga saat ini belum ada menerima laporan adanya makanan dan minuman…

Foto

Remaja Putri Rawan Anemia, Diskes Dumai Siapkan Tablet Tambah Darah

Riau Book- Dinas Kesehatan Kota Dumai berencana memberikan tablet tambah darah bagi remaja putri usia 12-18 tahun untuk menekan resiko…

Foto

Ini Sumber Pertama Pornografi Bagi Seorang Anak

Riau Book- Banyak orangtua yang kaget mendapati anak-anak mereka sudah mengetahui materi pornografi dari internet. Padahal, tak sedikit anak yang…

Foto

Ternyata Puasa Itu Sehat dan Kesempatan untuk Langsingkan Tubuh, Ini Tipsnya

Riau Book - Tahukah? Puasa di bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk membuat tubuh lebih sehat sekaligus menurunkan berat…

Foto

Makanan Berformalin Belum Ditemukan di Rohil, Tapi Masyarakat Tetap Waspada

Riau Book- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rokan Hilir sejauh ini belum menemukan produk makanan yang mengandung formalin. Ini terbukti…

Foto

Lima Jenis Makanan yang Menyembuhkan Sakit Tenggorokan

Riau Book- Tenggorokan sakit benar-benar bisa mengganggu aktivitas harian Anda. Apalagi kalau terjadi saat berpuasa, ini tentu akan mengganggu kenyamanan…

BPJS Kesehatan MoU RSSI dan Pemdes Kepenuhan Raya

RIAU BOOK- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru membawahi Rokan Hulu, Kampar dan Pelalawan terus berupaya memperluas jaringan…

Foto

Jangan Asal Belanja, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Makanan

Riau Book- Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Zainal Arifin (7/6) mengatakan, agar tubuh tetap sehat di bulan Ramadhan ini, masyarakat harus…

Foto

Tahukah? Jika Anda Orang yang Super Sibuk, Itu Baik Bagi Otak dan Daya Ingat

Riau Book - Tahukah? Ternyata kegiatan yang begitu banyak memang membuat Anda akan kerepotan, tapi ternyata ada sisi positif dari…

Foto

Anggota Kodim 0313 WB/KPR Laksanakan Tes Urin

RIAUBOOK.COM - Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar melaksanakan tes urine bagi seluruh anggota Kodim 0313 WB/KPR sebagai bentuk komitmen dalam…

Foto

Ini Dia ! Latihan Fisik Bagi Anda yang Menjalani Puasa

Riau Book- Puasa memang bukan halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Tubuh justru perlu melakukan aktivitas fisik agar tetap sehat dan…

Gandeng Klinik dan Rumah Sakit, Pemkab Jamin Kesehatan Warga Kurang Mampu

RIAU BOOK- Pemerintah kabupaten mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berdasarkan Undang-undang No 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan…

Foto

Tips Puasa Sehat

Riau Book - Umat Muslim di seluruh dunia akan menjalankan puasa di Bulan Ramadhan dengan beberapa pengecualian, salah satunya saat…

Foto

KPA Inhil Selalu Apresiasi Bagi Elemen Manapun yang Adakan Seminar HIV/Aids

RiauBook - Paska ada kejadian aneh pada acara pada hari Sabtu malam (4/6/2016) tentang mempromosikan HIV/pencegahan IMS bagi masyarakat di…

Foto

Anak Banyak Makan Tapi Tetap Kurus Apakah Cacingan? Belum Tentu!

Riau Book - Sebagian orang tua tentu panik melihat badan si kecil tidak kunjung berkembang meski makannya udah banyak tapi…

Foto

Cara Tapat Hilangkan Jerawat

Riau Book - Masalah yang hampir seluruh remaja alami salah satunya adalah kulit berjerawat, dan sebagian tak ingin menggunakan produk…

Foto

Anda Kebanyakan Duduk? Nah Baiknya Kurangi Jika Tak Ingin Menderita Sakit

Riau Book - Gaya hidup modern memaksa kita untuk lebih banyak duduk dibanding bergerak, dan tahukah bahwa hal itu memberikan…

Foto

Dianjurkan Setelah Sahur Tidur Lagi, Kalau Tidak Ini Resikonya

Riau Book - Selama ramadan sebelumnya apa yang Anda lakukan setelah sahur? Apakah tidur kembali atau langsung melaksanakan aktivita harian?…

Foto

Hati-hati Dengan Makanan dan Minuman yang Berwarna Mencolok

Riau Book - Selama bulan suci Ramadhan ini, masyarakat harus mewaspadai setiap makanan dan minuman yang berwarna lebih mencolok atau…

Foto

Masyarakat Harus Bijak Memilih Makanan saat Berbuka

Riau Book- Datangnya bulan suci ramadhan merupakan hal yang dinanti oleh umat muslim. Dimana dalam satu tahun, ramadhan hanya datang…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan