RIAU BOOK- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Kesehatan hingga saat ini belum ada menerima laporan adanya makanan dan minuman berbuka puasa yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks maupun rhodamin B.
Oleh karena itu, bagi umat muslim yang membeli persiapan menu berbuka puasa maupun sahur Ramadan yang berada di desa maupun di ibukota kecamatan, harus teliti dan jeli memilih makanan dan minuman yang dibutuhkan untuk pelengkap menu berbuka.
Sebab sejumlah pasar Ramadan yang menjual menu berbuka puasa banyak menjual es cendol, rumput laut, lauk pauk, penganan, sayuran, makanan dan lain sebagainya yang membuat umat muslim yang sedang berpuasa tergiur.
''Sejauh ini kita belum ada menemukan adanya laporan masyarakat terhadap makanan berbuka puasa yang mengandung bahan berbahaya. Warga harus teliti membeli menu makanan di pasar Ramadan,'' ungkap Kepala Dinkes Rohul drg Grifino Dahlihardy melalui Kasi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Rohul Untung Nasution, Kamis (9/6), terkait menu makanan dan minuman berbuka puasa yang dijual pedagang di Rohul.
Untuk mengawasi kesehatan makanan dan minuman berbuka puasa agar tidak mengandung bahan yang berbahaya, lanjut Untung, Diskes Rohul sudah menempatkan petugas sanitarian Puskesmas Penyehatan Lingkungan di 16 kecamatan se-Rokan Hulu.
Dia meminta kepada pedagang yang menjual makanan dan minuman berbuka puasa di pasar Ramadan maupun pasar kaget, agar membuat makanan berbuka puasa dengan menggunakan bahan-bahan sesuai ketentuan dan tidak menggunakan bahan yang mengandung zat berbahaya karena dapat merugikan kesehatan masyarakat.(RB)
| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…