Penjual Orang Utan dari Aceh Terima Divonis Bersalah

Riau Book -Dua penjual Orang Utan dari Aceh ke Pekanbaru, Ali Ahmad dan Awaluddin pasrah dijatuhi vonis 2 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Keduanya tidak mengajukan banding begitu Ketua Majelis Hakim Ahmad Setyo Pudjoharsoyo mengetuk palunya.

"Tidak yang mulia (menempuh proses hukum selanjutnya," kata Ali dan Awaluddin menjawab pertanyaan hakim terkait sikapnya terkait vonis tersebut, Selasa (22/3/2016) petang.

Dalam vonis itu, keduanya juga diwajibkan membayar denda Rp 80 juta. Jika tidak dibayar, keduanya wajib menjalani hukuman kurungan selama 3 bulan.

Sementara terdakwa lainnya, Khairi Rosa alis Oca yang bertugas sebagai sopir juga tak mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru. Dia juga menerima vonis ini, sama seperti dua terdakwa lainnya.

Dalam kasus ini, Oca divonis lebih ringan dari dua terdakwa. Dia hanya divonis 2 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp 80 juta, subsidair 3 bulan kurungan.

Berbeda dengan para terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Riau Erminda Wati masih berpikir-pikir untuk mengambil sikap.

"Masih pikir-pikir yang mulia," ucap Minda.

Dalam vonisnya, Ali dan Awaluddin dinyatakan majelis hakim melanggar Pasal 40 ayat (2) juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a undang-undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Sebelumnya, terdakwa Ali Ahmad dan Awaluddin dituntut 3 tahun penjara, sementara terdakwa Oca dituntut JPU dengan hukuman berbeda, yaitu 2 tahun 6 bulan penjara.

Tuntutan berbeda itu lantaran JPU menilai Khairi tidak terlibat secara langsung dalam aktivitas perdagangan tiga bayi Orang Utan yang diungkap Polda Riau beberapa waktu lalu.

Khairi Roza dalam hal ini diketahui sebagai pemilik mobil sekaligus supir yang disewa oleh dua terdakwa Ali Ahmad dan Awaludin. Dia dinyatakan melanggar Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Ketiga terdakwa tersebut ditangkap Polda Riau pada 7 November 2015 silam. Dari tangan ketiga warga asal Aceh itu, polisi mengamankan tiga bayi Orang Utan yang dibawa menggunakan sebuah minibus.

Kini, dua dari tiga bayi Orang Utan tersebut dikabarkan mati pada Desember 2015 dan awal Januari 2016 lalu. Hal itu diutarakan drh Yeni sari SOCP yang merawat bayi Orang Utan tersebut.

Ia mengatakan bahwa penyebab kematian Orang Utan bernama Sultan itu akibat adanya peluru pada bagian hidung yang berdekatan dengan mata. Sementara kematian Raja masih belum diketahui penyebabnya karena menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

Dia menduga bahwa kematian Raja bisa saja disebabkan karena penyakit menular dari manusia, apalagi saat diserahkan ke SCOP, kondisi satwa itu dalam kondisi stress karena menempuh perjalan panjang dari Aceh ke Riau sehingga memengaruhi imunitas.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Temukan Catatan di Australia, Polisi Sebut Jessica Pernah Coba Bunuh Diri

Riau Book -Polisi menemukan sejumlah catatan kriminal milik Jessica KumalaWongso di Australia. Di antaranya dugaan percobaan bunuh diri.‎"Saya kira dapat…

Foto

Swasta dan Pelajar Pelanggar Terbanyak Operasi Simpatik di Inhu

Riau Book - Karyawan swasta dan Pelajar merupakan pelanggar lalu lintas terbanyak di Kabupaten Indragiri Hulu. Data tersebut terbukti selama…

Foto

FITRA Wanti-wanti Pemprov Riau Soal Pembayaran Eskalasi 10 Persen

Riau Book -Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan DPRD Riau atas pembayaran Eskalasi…

Foto

Sidang ditunda, Keluarga Korban Pembunuhan Mengamuk

Riau Book- Untuk kesekian kali, sidang kasus pembunuhan Anwar (31), warga Desa Tangga, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat,…

Foto

IRT di Pekanbaru Gagalkan Aksi Pelaku Jambret, Ini Kronologinya

Riau Book- Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama, Nurjaya (46) berhasil menggagalkan pelarian pelaku jambret yang merampas kalungnya di seputaran…

Foto

Akhirnya, Anak Buah Ganjar Prabowo Sekolah di KPK Agar tak Korupsi APBD

Riau Book - Sebanyak 17 kepala daerah yang terdiri dari bupati dan wali kota di Provinsi Jawa Tengah, mengikuti pelatihan…

Foto

Pengelola Pesantren di Limbungan Tak Percaya Andris Terlibat Jaringan Cirebon, Ini Alasannya

Riau Book - Pengelola pesantren di Jalan Limbungan Ujung, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Irwen Nasrul tidak percaya H Andris terlibat…

Foto

Hujan Deras, Jalur SM Amin Pekanbaru Banjir, Begini Kondisinya

Riau Book- Hujan deras yang terjadi belakangan ini mengakibatkan ruas Jalan SM Amin kecamatan Tampan, Pekanbaru banjir. Ketinggian air mencapai…

Foto

'Dikibus' Warga, 2 Pejudi Song di Kampar Diamankan

Riau Book - Jajaran Polsek Perhentian Raja Polres Kampar mengamankan 2 tersangka pelaku judi jenis song di lokasi kebun pisang…

Foto

Operasi Simpatik, Polresta Pekanbaru Tindak 1.750 Pelanggar, Satu Korban Luka

Riau Book - Operasi simpatik 2016 yang digelar selama 21 hari oleh Polresta Pekanbaru resmi berakhir, Senin (21/3/2016). Sebanyak 1.750…

Foto

Pengelola Pesantren di Limbungan Kecewa Polisi Letuskan Senjata di Lingkungan Sekolah

Riau Book -Pihak pesantren di Limbungan Ujung yang digrebek Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri kecewa karena adanya letusan senjata api…

Foto

Diburu Bareskrim ke Pekanbaru, Siapaka H Andris Terduga Jaringan Narkotika Cirebon?

Riau Book -H Andris, terduga pengendali transportasi narkotika dari Malaysia ke Cirebon melalui Selat Panjang, dikenal sebagai orang dermawan di…

Foto

Jaringan Narkotika Cirebon, Bareskrim Gagal Ciduk Donatur Pesantren Meski Bertatap Muka

Riau Book -Tim Khusus NIC Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri menggrebek sebuah pesantren di Jalan Limbungan Ujung, Pekanbaru, Riau terkait…

Foto

Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Meningkat, Ini KOmentar Meity Jacobus

Riau Book- Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kota Ambon terus mengalami peningkatan. Terhitung sejak Januari hingga Maret 2016 saja…

Foto

Dua Pelaku Curat ditangkap Polisi saat Transaksi Motor Bodong

Riau Book- Jajaran Polsek Senapelan Pekanbaru membekuk dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukum mereka, Senin (21/3/16) kemarin.…

Foto

Geluti Bisnis Narkoba, ditangkap Polisi, Seorang Mahasiswa dipenjara

Riau Book- Aparat kepolisian mengamankan seorang mahasiswa berinisial, SE (25) warga Jalan Pinang Merah, Pekanbaru. Ia ditangkap saat duduk diatas…

Foto

Curi Mobil Majikan, Tukang Cat Ditembak Polisi

Riau Book- Dua warga asal Desa Prenduan, Kecamatan Peragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ditembak anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan…

Foto

Pesta Narkoba, Empat Pelaku diamankan, Satu diantaranga Wanita

Riau Book- Polisi mengamankan empat orang pelaku narkoba yang diduga sedang melakukan pesta narkoba jenis sabu-sabu di wilayah kecamatan Senapelan,…

Foto

Pelaku Penganiayaan di Arena Entertainment ditangkap Polisi

Riau Book- Polsek Sukajadi mengamankan, AP yang diduga sebagai pelaku penganiayaan di Arena Entertaiment Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Selain tersangka,…

Foto

Seorang Suami Tega Aniaya Istrinya dengan Gelas Kaca

Riau Book- Ar seorang suami tak lagi pulang ke rumah. Pasalnya ia melarikan diri karena dicari-cari polisi. Pria ini terlibat…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan