Pusat Studi Kepolisian dan Lingkungan Diresmikan, Perkuat Pemolisian Berbasis Riset

RIAUBOOK.COM - Universitas Riau (UNRI) bersama Polda Riau meresmikan Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan sebagai langkah memperkuat kolaborasi dunia akademik dan kepolisian dalam menghadapi persoalan keamanan, hukum, dan lingkungan.

Peresmian yang berlangsung di Universitas Riau, Jumat (18/9/2026), dirangkaikan dengan kuliah umum bertema Pemolisian dalam Social Engineering yang menghadirkan Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Komjen Chryshnanda Dwilaksana.

Rektor Universitas Riau Sri Indarti mengatakan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, integritas, kepedulian, dan tanggung jawab generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan.

Menurutnya, persoalan keamanan, ekonomi, pendidikan, hukum, dan lingkungan saling berkaitan sehingga membutuhkan pendekatan lintas disiplin.

Melalui pusat studi tersebut, UNRI dan Polda Riau diharapkan dapat mempertemukan tradisi keilmuan dan penelitian dengan pengalaman empiris kepolisian untuk menghasilkan solusi serta rekomendasi kebijakan berbasis data dan bukti.

"Pusat studi ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, kepolisian, pemerintah, dan masyarakat sekaligus melibatkan mahasiswa dalam memahami persoalan nyata di lapangan," ujar Sri.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa pembentukan pusat studi tersebut merupakan langkah mempertemukan ilmu pengetahuan dengan pengalaman empiris kepolisian dalam menjawab persoalan masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki kekuatan dalam pengembangan pengetahuan dan penelitian, sementara kepolisian berhadapan langsung dengan dinamika keamanan, hukum, sosial, ekonomi, teknologi, hingga lingkungan.

"Persoalan yang ditemukan di lapangan harus dikaji secara bersama dengan universitas untuk kemudian menghadirkan strategi dan solusi yang aktif dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat," kata Herry.

Ia berharap pusat studi tersebut mampu membangun hubungan berkelanjutan antara penelitian akademis dan praktik kepolisian sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar bertumpu pada pengetahuan.

"Pusat studi yang kita resmikan hari ini saya harap dapat menghasilkan data, data menjadi dasar penelitian, penelitian melahirkan pengetahuan, pengetahuan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan, dan kebijakan kembali memperkuat praktik kepolisian," ujarnya.

Herry menilai, Riau merupakan laboratorium strategis bagi pengembangan kajian kepolisian dan lingkungan. Persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), penambangan emas tanpa izin, kerusakan mangrove, hingga ancaman terhadap satwa liar menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari keamanan masyarakat.

Karhutla, misalnya, tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan, pendidikan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025–2026, Polda Riau menangani 119 laporan polisi terkait Karhutla dengan 131 tersangka dan total luas lahan terbakar mencapai 3.853,23 hektare.

Kondisi tersebut menjadi dasar pengembangan Green Policing, paradigma pemolisian ekologis yang tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum setelah kerusakan terjadi, tetapi juga mengedepankan pencegahan, pembangunan kesadaran, kolaborasi, dan pemulihan lingkungan.

Herry berharap pusat studi ini dapat memperkuat fondasi keilmuan Green Policing sehingga perlindungan lingkungan tidak bergantung pada figur tertentu, melainkan berkembang menjadi kesadaran dan praktik kelembagaan yang berkelanjutan.

"Pembangunan tetap harus berlangsung untuk kesejahteraan masyarakat, namun kita tidak boleh mengorbankan masa depan kita semua," tegasnya.

Dalam kuliah umum tersebut, Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Komjen Chryshnanda Dwilaksana menilai kolaborasi UNRI dan Polda Riau merupakan gerakan moral dan sosial yang memiliki makna lebih luas daripada sekadar pembentukan lembaga kajian.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan bagian dari social engineering atau rekayasa sosial yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembentukan manusia yang memiliki kepekaan, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

"Ini sebetulnya suara moral, ini gerakan moral, dan juga gerakan sosial. Ini social engineering, bukan sekadar untuk infrastrukturnya, tetapi juga untuk manusianya," kata Chryshnanda.

Ia menjelaskan, perlindungan lingkungan harus dimulai dari kesadaran bahwa kualitas kehidupan manusia sangat bergantung pada kondisi ekosistem tempat manusia hidup.

Karena itu, Green Policing tidak boleh dipahami sebatas kegiatan penanaman pohon atau penghijauan.

"Green Policing atau Pusat Studi Lingkungan ini bukan sekadar gerakan tanam, tapi ini gerakan menumbuhkan rasa, rasa memiliki, rasa ikut bertanggung jawab, rasa mencintai, rasa untuk bagaimana ada kepekaan, kepedulian, dan bela rasa," ujarnya.

Chryshnanda menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk kesadaran tersebut, terutama di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang semakin pesat.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan kualitas manusia, kemampuan berpikir, moralitas, dan penghormatan terhadap kehidupan.

Dalam konteks kepolisian, ia menilai kalangan akademisi memiliki peran penting untuk memastikan praktik pemolisian tetap berorientasi pada kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban.

Ia mengingatkan bahwa tindakan kepolisian yang hanya bersifat praktis tanpa dukungan konsep dan teori tidak akan bertahan dalam jangka panjang.

"Tindakan-tindakan pragmatis ini ketika hanya level aplikasi atau pelaksanaan tugas di lapangan tanpa didukung konseptual, apalagi teoretikal, ini tidak akan bertahan lama," tegasnya.

Karena itu, Chryshnanda berharap pusat studi tersebut mampu mengembangkan pengalaman lapangan menjadi pengetahuan ilmiah yang memperkuat praktik kepolisian, penegakan hukum, dan perlindungan lingkungan.

Ia juga mendorong mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan untuk berani berpikir kritis dan memahami bahwa setiap kebijakan memiliki konsekuensi terhadap kehidupan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

"Suara-suara moral dari Universitas Riau untuk kaitan lingkungan, ini memang harus lantang. Tidak bisa hanya buat bicara pelan, tidak bisa. Karena harus keras. Karena kita harus menyadarkan," ujarnya.

Kolaborasi UNRI dan Polda Riau diharapkan menjadi fondasi pengembangan pemolisian berbasis ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat kesadaran ekologis dalam membangun keamanan masyarakat yang berkelanjutan. []

foto

Terkait

Foto

BRK Syariah Percepat Digitalisasi Keuangan 22 Puskesmas di Inhil

RIAUBOOK.COM - Digitalisasi tata kelola keuangan fasilitas kesehatan terus didorong Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama PT Bank Riau Kepri…

Foto

Polda Riau Perkuat Gerakan Bersama Tangani Karhutla Melalui Riau Cerah Presisi

RIAUBOOK.COM - Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Provinsi Riau masih menjadi perhatian serius.Untuk Menjaga Riau tetap cerah bukan…

Foto

Gajah Binaan PLG Minas Bernama Diego Mati di Usia 17 Tahun

RIAUBOOK.COM - Kabar duka kembali datang dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas, Kabupaten Siak, Riau. Diego, gajah Sumatera jantan berusia…

Foto

Polsek Kandis Cek Lahan Jagung, Perkuat Dukungan Polri untuk Ketahanan Pangan Nasional

RIAUBOOK.COM - Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polsek Kandis, Polres Siak. Salah satunya melalui kegiatan pengecekan dan pemantauan…

Foto

Sindikat SIM Palsu Dibongkar, Tiga Pejabat Polres Siak Diberikan Penghargaan

RIAUBOOK.COM - Jaringan pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang beroperasi lintas wilayah Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru berhasil dibongkar jajaran…

Foto

Polda Riau Musnahkan 6.317,62 Gram Sabu, 113 Butir Ekstasi dan 3 Pcs Etomidate

RIAUBOOK.COM - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau melakukan pemusnahan barang bukti narkoba, sebanyak 6.317,62 gram sabu, 113 butir ekstasi,…

Foto

Tercatat, 4.737 Titik Hotspot Tersebar di Wilayah Sumatera

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 4.737 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera berdasarkan data pemantauan BMKG Pekanbaru yang dirilis pada…

Foto

Liga Pesisir II BRK Syariah: Bukan Sekadar Perebutan Piala, Tapi Memperkuat Satu Keluarga

RIAUBOOK.COM - Bukan hanya soal mencetak gol dan mengangkat piala. Liga Pesisir II BRK Syariah menjadi ruang bagi insan PT…

Foto

Salat Istisqa di Lokasi Karhutla Indragiri Hulu

RIAUBOOK.COM – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo meninjau langsung penanganan kebakaran hutan…

Foto

Resmikan SLB Cahaya di Kampar, Begini Pesan Herry Heryawan

RIAUBOOK.COM - Bagi anak-anak berkebutuhan khusus, sebuah ruang belajar bukan sekadar tempat untuk membaca, menulis dan berhitung. Di sana, kepercayaan…

Foto

BRK Syariah Perkuat Kesiapsiagaan Anambas, Serahkan Pompa dan Tangki Air untuk Masyarakat

RIAUBOOK.COM - Ketika kebutuhan air muncul dalam situasi darurat, kecepatan menjadi salah satu kunci. Karena itu, PT Bank Riau Kepri…

Foto

Hari Ini Titik Hotspot Terbanyak Ada di Indragiri Hulu

RIAUBOOK.COM - Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, menjadi wilayah dengan titik panas atau hotspot terbanyak di Riau berdasarkan data…

Foto

BRK Syariah Raih Runner Up Aulia Padel Tournament 2026

RIAUBOOK.COM - Tim padel PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) berhasil membawa pulang gelar runner up pada Aulia Padel…

Foto

Bukan Sekadar Menangkap, Noki Loviko Ingatkan Orang Tua Selamatkan Anak dari Pengaruh Narkoba

RIAUBOOK.COM - Pemberantasan narkoba bukan semata tentang menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti.Dibalik setiap penindakan, ada upaya lebih besar untuk…

Foto

Sindikat Pembuat dan Pengedar SIM Palsu di Riau Dibongkar Polres Siak, 8 Tersangka Diamankan

RIAUBOOK.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak berhasil membongkar jaringan pemalsuan Dokumen Surat Izin Mengemudi (SIM) lintas wilayah yang…

Foto

KPK Umumkan Identitas Delapan Tersangka Terkait OTT di Lingkungan ATR dan BPN

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan identitas delapan tersangka dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian Agraria…

Foto

Serdik Sespimti Polri Bekali Mahasiswa UIR Soal Karhutla dan Green Policing

RIAUBOOK.COM - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau tidak cukup hanya dihadapi dengan pemadaman. Pencegahan, kesadaran masyarakat hingga…

Foto

Warga Keluhkan Kabut Asap yang Masih Menyelimuti Kota Pekanbaru

RIAUBOOK.COM - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Pekanbaru, Riau. Kondisi tersebut membuat jarak pandang dan kualitas udara…

Foto

Kapolsek Kandis Turun Langsung Meninjau Lahan Jagung Ketahanan Pangan

RIAUBOOK.COM - Di antara hijaunya hamparan tanaman jagung, langkah kepolisian terus bergerak. Bukan sekadar menjaga keamanan, personel Polsek Kandis, Polres…

Foto

Kualitas Udara Pekanbaru Masih Memburuk hingga Selasa Pagi, Sangat Tidak Sehat

RIAUBOOK.COM - Kualitas udara di Kota Pekanbaru kembali memburuk pada Selasa (15/9/2026) pagi.Konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 143,4 mikrogram per…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan