RIAUBOOK.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan sebagian hasil seleksi "fit and proper test" untuk sejumlah calon direksi Bank Riau Kepri (BRK).
"Minggu lalu sudah kita serahkan hasilnya," kata Ketua OJK Riau, Yusri lewat telekomunikasi, Rabu (22/7/2020) siang.
Dengan keluarnya hasil tersebut demikian Yusri, walaupun belum seluruhnya, tetapi setidaknya dapat meningkatkan "good governance" atau manajemen yang solid dan bertanggung jawab.
Kemudian, lanjut dia, tentunya dapat melengkapi direksi Bank Riau Kepri yang selama ini mengalami kekosongan.
"Kami berharap Bank Riau dapat menjadi motor penggerak ekonomi di Riau mengingat ruh pendirian bank ini adalah menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat Riau," kata Yusri.
Namun Yusri menjelaskan, bahwa hasil
"fit and proper test" belum semuanya, mengingat masing-masing calon direksi itu ada dua, jadi ada yang sudah dan ada juga yang belum.
Walau demikian, kata Yusri para pemegang saham sudah dapat menyelenggarakan Rapat Umum (RUPS) untuk hasil yang saat ini dan kemudian dilaksanakan lagi RUPS untuk hasil selanjutnya.
Mengenai siapa-siapa calon direksi yang telah keluar hasilnya, Yusri enggan menjabarkannya.
"Untuk nama-nama atau hasilnya, saya lupa. Silahkan saja konfirmasi ke Bank Riau," katanya.
Dihubungi terpisah, Sekretaris Perusahaan (Sekper) BRK Jazuli yang turut menjadi calon direktur dana dan jasa belum bersedia mengangkat telepon wartawan.
Gubernur Riau Syamsuar yang dihubungi mengatakan pihaknya akan mengkonfirmasi informasi hasil seleksi OJK tersebut.
"Belum tahu, nanti saya coba tanya ke Bank Riau," katanya.
Begitu pun dengan Asisten I Pemprov Riau Ahmad Syah Harrofie yang sempat menjabat sebagai Ketua Tim Pansel Direksi BRK mengaku belum mengetahui informasi itu.
"Saya belum tahu itu, tapi memang tugas kita cuma sampai pada tahap seleksi yang kemudian diserahkan ke OJK. Setelah itu kami tidak ada wewenang lagi," kata Ahmad Syah.
Dari penulusuran, terdapat enam calon direksi BRK, masing-masing untuk direktur utama yakni Andi Buchori dan Nizam Putih.
Kemudian Denny Mulia Akbar dan Said Syamsuri sebagai calon direktur operasional. Terakhir, MA Suharto dan Muhammad Jazuli sebagai calon direktur dana dan jasa.
Profile
Calon Dirut BRK Andi Buchori saat ini menjabat sebagai direktur kepatuhan di Bank Muamalat, dia memiliki sertifikasi syariah dan pengalaman dunia perbankan yang mumpuni.
Sementara itu Nizam Putih merupakan mantan 'orang dalam' BRK yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Dana dan Jasa.
Untuk calon Direktur Operasional (DirOps) BRK, incumbent Denny Mulya Akbar harus bersaing ketat dengan Said Syamsuri yang saat ini menjabat sebagai Pindiv Syariah BRK.
Kemudian untuk calon Direktur Dana dan Jasa BRK, M Jazuli yang saat ini menjabat sebagai Pindiv Sekper BRK bersaing dengan MA Suharto yang merupakan salah satu petinggi Bank Mega Syariah. (fzr)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…