RIAUBOOK.COM - Ramalan yang mengerikan untuk tahun depan, 2020, Donald Trump akan tuli dan menderita penyakit mematikan pada tahun 2020, Vladimir Putin kembali menghadapi upaya pembunuhan, dan Eropa bersiap untuk serangan kimia dari kelompok ekstremis Muslim.
Demikian ramalan mistikus Bulgaria, Vaba Vanga yang sebelumnya memprediksi tragedi 9/11.
Ramalan Baba Vanga ini kembali ramai di kalangan aktivis teori konspirasi jelang pergantian tahun.
Meninggal pada tahun 1996, catatan ramalan Baba Vanga tertulis sampai tahun 5079 dan untuk tahun mendatang ramalannya menyoroti penguasa Gedung Putih, Kremlin dan Eropa.
Dikutip Dari DailyMail kemarin, meski mendapat prediksi buruk, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin setidaknya bisa berkaca dari prediksi tahun lalu yang meski sangat mirip tapi faktanya tak terbukti.
Secara spesifik Baba Vanga menyebut tahun 2020 nanti Trump akan menderita tumor otak yang membuatnya tuli bahkan buktn tak mungkin berakhir fatal.
Ia juga meramalkan upaya pembunuhan terhadap Putin dengan pelaku masih orang dalam Kremlin. Namun ia tidak secara tegas menyebut apakah pemimpin Rusia itu selamat atau tidak.
Ramalan Baba Vanga lainnya yaitu "pasukan ekstremis Muslim" yang akan menyerang Eropa dengan senjata kimia.
Sebelumnya peramal buta ini telah berkali-kali mengungkap tentang kejatuhan Eropa tapi sejauh ini tidak ada bencana besar yang terjadi di sana.
Tapi untuk klaim bahwa Eropa akan "lenyap" pada tahun 2016 kini dikaitkan dengan keputusan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa melalui Brexit.
"Ramalan ulangan" Baba Vanga lainnya terkait upaya pembunuhan Putin.
Satu-satunya kasus yang menonjol terjadi pada 2012. Setelah itu orang nomor satu Rusia itu selalu memastikan pengamanan tingkat tinggi di sekitarnya, termasuk membawa serta pasukan sniper ke mana pun pergi.
Di luar nasib sang presiden Rusia diperingatkan Baba Vanga untuk bersiap menghadapi meteor raksasa.
Baba Vanga yang meninggal di usia 85 tahun 1996 dijuluki Nostradamus dari Balkan.
Dia secara misterius kehilangan penglihatannya pada usia 12 tahun saat terjadi badai besar. Keluarganya menduga ia akan meninggal setelah ditemukan dengan kondisi mata tertutup rapat dan terkubur tanah.
Dia kemudian mengklaim mendapatkan kembali penglihatan yang disertai kemampuan melihat masa depan.
Mereka yang percaya mengklaim Baba Vanga menjadi satu-satunya yang meramalkan serangan 9/11 pada tahun 2001 dengan mengatakan dua burung baja akan menyerang saudara-saudara kita di Amerika.
"Mengerikan! Mengerikan! Saudara-saudara kita di Amerika akan jatuh setelah diserang burung-burung baja. Serigala akan melolong di semak-semak dan darah orang tak berdosa tumpah.."
Demikian kutipan ramalannya yang paling dikenal. Percaya atau tidak dan sangat mungkin kebetulan saja, tetap saja para aktivis teori konspirasi kadung menjadikannya referensi.
Peristiwa lain yang diprediksi oleh Baba Vanga di masa mendatang yaitu bebasnya umat manusia dari kelaparan dunia pada tahun 2028, Mars akan dihuni sejumlah koloni yang mampu mengembangkan senjata nuklir pada tahun 2256 dan Bumi tidak dapat lagi dihuni pada tahun 2341.
Sedangkan di masa lalu tpatnya tahun 1979, dia diyakini sudah memprediksi berkuasanya Putin. Kepada penulis Valentin Sidorov ia mengatakan Rusia akan menjadi penguasa dunia setelah Eropa menjadi gurun.
"Semua akan mencair seperti es, hanya satu yang tidak tersentuh, kemuliaan Vladimir, kemuliaan Rusia," katanya.
Well, percaya atau tidak..
Sumber galamedia



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…