RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Sejumlah nama muncul sebagai kandidat kuat untuk menempati posisi sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ini menjadi perhatian publik.
Pasalnya, Dewas ini ikut berperan menjadikan KPK mempunyai taring atau 'macan ompong' dalam pengusutan dan penyelidikan kasus korupsi.
Saat ini beredar di media sosial Whatsaap sejumlah nama yang disebut-sebut masuk dalam susunan Dewan Pengawas pilihan Presiden Jokowi.
Beredar daftar kandidat anggota Dewan Pengawas @KPK_RI : Tumpak (Ex KPK), Romli A (Dosen), Indriyanto (Dosen), Harkristuti (Dosen), Gayus Lumbun (Ex Hakim Agung/Politisi), Adi Togarisman (Ex JAM di Kejagung), Budiman TR (Jurnalis), Markus (Dosen)."
Pesan ini juga dikirim via aplikasi Whatsapp ke Tribunnews.com.
Menyikapi hal ini, Juru Bicara Presiden Fadjroel ‎Rahman meminta publik bersabar, menunggu pengumuman langsung dari Presiden Jokowi.
"Kita tunggu pelantikan dewan bersama pelantikan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi ya, sabar‎," ucap Fadjroel saat dikonfirmasi pers, Kamis (12/12/2019).
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Adi Toegarisman turut disebut-sebut bakal menempati posisi sebagai Dewas KPK.
Ketika dikonfirmasi Adi Toegarisman mengatakan, tidak berwenang menjawab apakah akan mendapatkan kepercayaan tersebut.
"Itu tidak saya bahas, karena bukan wewenang saya," kata dia, ditemui di kantor Kejaksaan Agung, Selasa (10/12/2019).
Dia menegaskan akan siap menjalankan tugas apabila dipercaya sebagai Dewas KPK.
"Saya pikir kita ini kan aparatur sipil negara. Perintah apapun kalau benar menurut undang-undang saya jalani," tambahnya.
Sumber tribunnews



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…