RIAUBOOK.COM - Dorongan kuat dari masyarakat di dua Kecamatan, yakni di dapil 2 meliputi Kecamatan Tapung Hulu dan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, membuat Abu Zamer menyatakan siap untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar.
"Atas dorongan itu, Insha Allah saya siap maju sebagai wakil rakyat di Kabupaten Kampar ini," kata Abu Zamer, Selasa (9/4/19), saat ia mengingat perkataannya pada masa sebelum pencalegkan dimulai.
Caleg yang diusung Partai Amanat Nasional ( PAN) itu menceritakan, rasa risau lah yang membuatnya terpanggil dan bertekad untuk menjadi wakil rakyat di Kampar, karena banyak aspirasi masyarakat di dapilnya tersebut tidak tersampaikan dengan baik ke pemerintah daerah.
"Dua kecamatan ini, boleh dikatakan untuk hal pembangunan masih belum mendapatkan dengan baik jika dibandingkan di kecamatan lainnya," katanya.
Caleg yang bernomor urut 7 itu juga mengatakan, jika ia terpilih menjadi wakil rakyat nanti, ia akan memperjuangkan sekolah gratis untuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu di Kabupaten Kampar.
"Masih banyaknya masyarakat miskin di daerah ini, tentu itu akan berdampak pada pendidikan anaknya. Masyarakat miskin dan anak yatim harus bisa sama dengan masyarakat yang mampu untuk mengenyam pendidikan, ini nanti yang akan kita perjuangkan di gedung rakyat nanti," katanya lagi.
Selain itu, bidang kesehatan juga menjadi sorotannya, banyak masyarakat yang kurang mampu tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dari pemerintah, untuk itu ia bertekad jika amanah rakyat diberikan ke beliau, ia akan memperjuangkan masyarakat kurang mampu mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dari pemerintah.
Selain bicara di bidang pembangunan, bagi pria yang saat ini berumur 41 tahun itu, berjuang untuk kemaslahatan umat juga menjadi prioritas beliau, beliau bertekad masyarakat Kabupaten Kampar bisa menjadi masyarakat yang taat kepada tuhan yang maha esa.
"Yang jelas, sejauh ini saya berserta tim dan masyarakat telah melakukan sosialisasi ke masyarakat lain, mereka bergerak dengan hati nurani mereka, bergerak dengan tidak mengenal lelah agar perjuangan bersama ini bisa membuah hasil yang diinginkan bersama," akui ayah 3 anak itu.



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…