RIAUBOOK.COM - Lagi-lagi, kasus dugaan cabul tenaga pendidik ke anak didiknya kembali terungkap, baru beberapa hari oknum kepsek SD ditangkap atas kasus cabul ke muridnya, kini seorang guru honorer DI salah SMP di Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, ditangkap atas kasus yang sama.
Kapolres Siak AKBP Ahmad David, Jumat (1/3/19) menjelaskan, 27 Februari kemarin sekira pukul 15.00 WIB, sepulang dari sekolah dan telah berada di rumah, korban bercerita kepada orang tuanya bahwa ia menjadi korban seperti oknum Kepala Sekolah SD Negeri 12 Buana Makmur beberapa hari lalu.
"Kemudian orang tua korban ini bertanya, siapa (pelakunya)? Korban menjawab "pak PSN (inisial)"," kata Kapolres menjelaskan.
Setelah itu, korban meminta kepada orang tuanya agar tidak diceritakan kepada orang-orang.
"Korban ini dicabuli pelaku dengan diemut dan dihisap alat kelaminnya," kata Kapolres.
Tidak terima anaknya menjadi korban pencabulan, orang tuanya melaporkan kejadian itu di Polres Siak.
"Menurut pengakuan korban, ada 6 anak lainnya yang juga menjadi korban pencabulan yang dilakukan oleh pelaku," tutur Ahmad David.
Mendapat laporan tersebut, Kamis (28/2/19) personel polisi langsung melakukan pencarian terhadap diduga pelaku pencabulan tersebut. Dan berhasil mengamankan di sekolah tempat pelaku mengajar.
"Kejadian ini berlaku dengan rentan waktu 2016 sampai 2019, pelaku mencabuli korban di rumah pelaku," kata Kapolres.
Saat ini pelaku, ditahan di Mapolres Siak guna proses lebih lanjut.
Penangkapan oknum guru diduga melakukan pencabulan terhadap anak didiknya sudah 2 kali terjadi di Siak dalam rentan waktu seminggu ini, pertama DM (48) oknum kepsek SD 12 Buana Makmur Kecamatan Dayun, ditangkap setelah diduga ia mencabuli anak didik laki-laki sebanyak 12 orang. (RB/Agus)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…