RIAUBOOK.COM - Ketua Umum Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Provinsi Riau H Nurzahedi, menegaskan bahwa IKTD bukan organisasi politik.
Hal itu ditegaskan dalam acara pelantikan pengurus OKTD Kota Pekanbaru priode 2018-2023, Ahad (16/9/18).
Pelantikan ini ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dan penyerahan bendera pataka IKTD dari Eddy Tanjung kepada Taufik Arrakhman di hadapan seluruh pengurus dan ratusan undangan.
Pelantikan yang digelar di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, Jl Diponegoro, Pekanbaru ini, dihadiri rombongan dari Pemkab Tanah Datar, yakni Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Tanah Datar Imran, Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Riau Darmansyah, anggota DPRD Riau Markarius Anwar, Sekretaris Kota Pekanbaru M Noer, dan Herman Nazar (pengurus IKMR Riau).
Selain itu juga hadir Dewan Penasehat IKTD Pekanbaru Prof Dr Syafrinaldi, SH, MH, MCL, Hj Eva Nora, SH, Letkol Yulfiendri Yunus, SPd, sejumlah pengurus IKTD kabupaten dan kota se-Riau, tokoh-tokoh masyarakat Riau dan ratusan undangan yang memadati Balai Serindit.
Ketua Umum IKTD Riau Eddy Tanjung dalam sambutannya usai melantik pengurus menegaskan, IKTD bukanlah organisasi politik. "Tapi IKTD yang sudah ada sejak tahun 1968 ini, didirikan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota dan dengan warga Riau yang berasal dari suku lain," tegas Eddy Tanjung yang juga anggota DPR RI Dapil Riau 2.
Untuk itu, kata Eddy, ketua dan jajaran pengurus IKTD yang baru dilantik harus bisa menciptakan kebersamaan dan persatuan dalam organisasi. "Jangan sampai gara-gara organisasi kita malah terpecah belah. Organisasi lah perekat kita untuk bersatu dan memupuk tali silaturahmi," ujar Eddy yang sudah memimpin IKTD sejak tahun 2002 silam.
Kendati IKTD bukan organisasi politik, katanya, tapi IKTD harus mampu memberikan warna dalam kehidupan politik dan kemasyarakatan dengan berpegang kepada falsafah hidup, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.
Sementara, Ketua IKTD Pekanbaru Taufik Arrakhman usai dilantik mengatakan, sebagai orang yang didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting di IKTD Pekanbaru, dirinya berharap bimbingan dari para penasehat, tokoh-tokoh masyarakat dan dari unsur Forkopimda Pekanbaru.
"Tantangan ke depan cukup berat, perlu kebersamaan dan saling bersinergi dalam memajukan IKTD, sehingga bermanfaat bagi anggota dan Kota Pekanbaru," ujar Taufik yang juga anggota DPRD Riau dari Partai Gerindra.
Dalam suasana pelantikan yang berlangsung meriah ini, ibu-ibu pengurus IKTD Pekanbaru juga unjuk kebolehan dengan menyanyikan mars IKTD.
Dalam kepengurusan IKTD Pekanbaru untuk periode 5 tahun ini, Taufik didukung oleh sekitar 107 orang pengurus harian. Di antaranya, Sekretaris Zulkarnain Piliang, Bendahara Asmen, 14 wakil ketua bidang, seperti Yusril Sabri, SH, MH, sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM. Yusril sendiri merupakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Pekanbaru. Kemudian juga terdapat nama Ir Darma Zakri (Wakabid Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan), H Chaidir (Wakabid Rohani dan Sosial), M Asrar Rais, SE, MM (Wakabid Hubungan Antar Lembaga Pemerintahan), Yasmin Zen, SE (Wakabid Hubungan Masyarakat) dan Mohammad Moralis, SPd (Wakabid Publikasi dan Media).
Sedangkan di jajaran Dewan Ninik Mamak ada nama Prof Dr Syafrinaldi, SH, MCL yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Riau (UIR), dan Indra B Syukur (mantan Ketua PHRI Riau) serta sejumlah tokoh masyarakat Riau lainnya yang berasal dari Tanah Datar. (RB/MC)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…