RIAUBOOK.COM - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) supaya dapat bersinergi dengan Satuan Kerja (Satker) kementerian/lembaga di daerah setempat, dalam rangka optimalisasi kegiatan pembangunan dan efisiensi anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Selain itu, dirinya juga berharap instansi vertikal di Riau bisa melaksanakan program sesuai dengan target yang diharapkan.
"Kita juga berharap program-program tersebut bisa bersinergi dengan capaian yang diharapkan oleh Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dan tentu kita bekerja dalam harus melihat target indikator yang akan kita capai," kata gubernur
Lanjut dia, misalnya dalam mengejar pertumbuhan ekonomi atau meningkatkan indeks pembangunan manusia dalam mengurangi pengangguran dan kemiskinan.
"Kita berharap instansi vertikal di kementerian/lembaga, termasuk kita yang diundang dalam pembahasan APBN selalu berpedoman pada target yang sudah di tentukan, supaya ada sinergi dan efisiensi dalam menggunakan anggaran pemerintah baik APBN dan APBD," tuturnya.
Terkait dengan itu, dirinya mengaku, pada awal tahun 2017 pihaknya telah mengundang perwakilan Satker, Kantor Wilayah (Kanwil), Badan dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberi masukan.
"Bayangin, terakhir delapan bulan lalu saya pernah bertanya kepada Kanwil Ditjen Perbendaharaan yang ada di Provinsi Riau, berapa sebenarnya belanja Satker Pusat yang ada di Riau, ternyata itu lebih dari Rp 7 triliun untuk sekian Satker yang ada di Riau.
Makanya kita juga beri masukan dari sisi internal kita, kita minta kepada OPD melakukan komunikasi yang intensif dengan mitranya yang dari Kementerian, seperti halnya Perindustrian, Pertanian dan Perikanan, Kesehatan, jadi dengan begitu kita bisa efisiensi dan bisa mengoptimalkan anggaran yang terbatas, pendapatan yang menurun ini bisa dilakukan antisipasi dengan adanya sinergi," gubernur menjelaskan.
Dirinya berharap, sinergitas tersebut bisa menjadi penopang dalam kegiatan pembangunan, mengingat kondisi keuangan daerah yang hingga saat ini masih menjadi perhatian.
"Yang kita harapkan, kepala dinas OPD itu sama, bersinergilah dengan instansi vertikal maupun horizontal, karena kita tidak tahu kondisi keuangan kita kedepan bagaimana, mudah-mudahan saja harga Minyak Bumi membaik, harga CPO stabil, kita terus berdoa," demikian gubernur. (RB/Dwi)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…