RIAUBOOK.COM - Komisi X DPR RI yang terdiri dari 14 orang melakukan pertemuan dengan Pemerintah provinsi Riau untuk melaksanakan reses terkait fungsi legislasi, budgeting, dan pengawasan implemengasi peraturan Perundang-undangan, Senin (30/7/2018) di Ruang Melati, Kantor Gubernur Riau.
Reni Marlinawati yang memimpin pertemuan tersebut mengatakan, kedatangan Komisi X DPR RI kali ini bertujuan untuk menanyakan hal- hal terkait bidang kerja yang ditangani oleh pihaknya, mulai dari sektor pendidikan, pariwisata, kebudayaan hingga aspirasi daerah.
Beberapa pertanyaan yang diajukan oleh komisi X diantaranya adalah jumlah total anggaran Dinas Pendidikan pada tahun 2018, proses dan evaluasi sistem penerimaan murid baru, pelaksanaan dan pengelolaan pelestarian cagar budaya, ekonomi kreatif, pariwisata dan soal perawatan sarana olah raga yang ada di Riau.
"Kami juga ingin menanyakan apakah para pemangku kepentingan sudah mengetahui undang-undang nomor 3 tahun 2017 tentang sistem perbukuan dan undang-undang nomor 5 tentang pengajuan kebudayaan, serta sejauh ini bagaimana implementasi kedua undang-undang tersebut, selain itu juga soal perawatan fasilitas olahraga yang pernah dipakai pada Iven Islami solidarity," kata Reni.
Terkait dengan kebudayaan, Wakil Gubernur Riau mengatakan pihaknya telah mencanangkan Muatan Lokal Budaya Melayu.
Selain itu, Wan Thamrin juga mengatakan saat ini Riau juga tengah fokus pada pengembangan pariwisata berbasis budaya, karena hasil produksi minyak "Bumi Lancang Kuning" tidak mampu lagi untuk menopang pendapatan daerah.
"Masalah Pariwisata, saya sampaikan saat ini produksi minyak kita terus menurun, suka tidak suka, mau tidak mau, kita harus merambah pada sektor pendapatan lain, bagaimanapun minyak tidak bisa diperbaharui, insyaallah kita sedang mengembangkan pariwisata," kata dia.
Dia menuturkan, Provinsi Riau punya segudang potensi untuk pengembangan pariwisata baik dari potensi alam, maupun peninggalan benda atau tak benda.
"Kondisi ketergantungan terhadap sumber daya alam harus dikurangi, kita tidak lagi bisa bergantung terhadap itu, makanya mau tidak mau kita sedang fokus pada pengembangan pariwisata," Wan Thamrin berujar. (RB/Dwi)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…