RIAUBOOK.COM- Tidak beberapa lama lagi, di seluruh dunia bagi warga Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari Jumat (16/2/2018) mendatang. Jika kita lihat dari kalender lunar (Imlek), Tahun ini berdasarkan siklus 12 shio, adalah tahun anjing unsur tanah.
Untuk di Riau khususnya Kota Pekanbaru, berbagai rangkaian kegiatan sempena Imlek ini sudah dipersiapkan oleh Panitia Imlek Bersama yang terbentuk dari berbagai ormas Tionghoa dan lembaga keagamaan yang ada di Pekanbaru ini.
Kegiatan tersebut diantaranya, perlombaan Seni Baca Puisi, Pidato, Karaoke dan Mengarang dalam bahasa Mandarin tingkat pelajar SD hingga SMA pada tanggal 3-4 Februari 2018 di Mal SKA Pekanbaru.
Ketua Panitia Imlek Bersama yang diwakili oleh Djohan Oei mengatakan pada hari Sabtu digelar lomba Baca Puisi, Pidato dan Mengarang. Sementara Minggu (4/2) baru dilaksanakan lomba karaoke Mandarin bagi pelajar yang bertemakan tahun baru Imlek dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Semua peserta yang telah mendaftarkan diri mengikuti perlombaan ini sekitar sebanyak 140 peserta, dan acara ini pada prinsipnya terbuka selain marga Tionghoa," kata Djohan Oei, Sabtu (3/2) di Mall SKA Pekanbaru.
Harapan yang hendak kita capai adalah, selaku pelajar yang merupakan anak bangsa dan generasi muda selain untuk mengenal budaya Tionghoa, juga dalam rangka menyemarakan tahun baru Imlek dan juga ajang bagi mereka untuk mengembangkan potensi dirinya.
Sementara Kamin mewakili ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ( PSMTI ) Provinsi Riau menambahkan, kompetisi ini juga ajang untuk mendorong serta mengasah wawasan budaya Tionghoa dan juga dalam berbahasa Mandarin.
"Apalagi di Era Globalisasi ini Bahasa Mandarin masuk dalam bahasa Internasional yang harus kita kuasai. Disamping dapat mengenal dan melestarikan budaya tradisi warisan leluhur Tionghoa yang dapat memperkaya budaya bangsa dan NKRI, mereka juga belajar tentang Bhinneka Tunggal Ika sebagaimana tema yang ditetapkan oleh Panitia." uangkap Kamin.
Melalui acara ini, diharapkan kepada generasi muda agar bisa lebih menghargai nilai-nilai budaya Tionghoa, sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Kami sangat mendukung acara seperti ini secara berkelanjutan," ujar Kamin yang diamini oleh Djohan Oei dan Ket Tjing selaku panitia bidang media. (RB/Ferizal)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…