RIAUBOOK.COM - Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau menggelar razia di sejumlah Kelab malam dan tempat karaoke serta rumah kos masyarakat di Kota Pekanbaru sejak Sabtu siang hingga Minggu (26/11/2017) pukul 04.00 Wib. Hasilnya, 93 orang pengunjung Kelab malam dan penguni kos positif narkoba.
‎Kabid Pemberantasan dan Penindakan BNNP Riau AKBP Haldun mengatakan, langkah awal razia mereka lakukan di sejumlah kosan yang dicurigai sebagai tempat tinggal pengguna narkoba.
‎"Di kosan itu semua penghuni kita tes urine, hasilnya ada 35 orang positif pengguna narkoba. Rinciannya, 11 orang laki-laki, dan 24 orang perempuan," ujar Haldun kepada riaubook.com.‎
Rumah kos itu sebagiannya ditempati para wanita dan pria muda yang diduga kerap menjadi pengunjung setia tempat hiburan malam. Adapula mes wanita pendamping lagu atau biasa disebut LC atau PL, yang ikut dirazia petugas BNN.
"Kita razia di kos Bonanza, Kkos gang Jati, kos RP Club, kos MP Club, kos mes Hotel Furaya, kos pekerja Paragon‎ Karaoke, Kos di kawasan Jondul Baru. Tempat-tempat itu kita curigai, makanya kita razia. Dan hasilnya lumayan banyak positif pengguna narkoba," kata Haldun.
Tak berhenti disitu, petugas BNN Riau melanjutkan razia pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 hingga keesokan harinya pukul 04.00 Wib di sejumlah tempat karaoke dan hiburan malam.
Di lokasi ini, sebanyak 58 orang positif sebagai pengguna narkoba setelah dilakukan tes urine.‎ Terdiri dari 34 laki-laki dan 24 orang perempuan.
"Adapun tempat hiburan malam di Pekanbaru yang kita razia di antaranya Arena KTV,RP Club, Star City, C7 KTV, Sago KTV, Permata, Paragon,‎MP Club, Furaya, Nangka Sari KTV dan Family Box jalan Nangka," jelas Haldun.
Menurut Haldun, kegiatan razia yang diberi nama Operasi Bersinar tersebut juga didukung tim gabungan sebanyak 38 orang yang terdiri dari BNNP Riau 27 orang, Ditres Narkoba Polda Riau 5 orang, POM TNI AD 2 orang, POM TNI AU 2 orang, dan Propam Polda Riau 2 orang.
"Jadi total 93 orang positive pengguna narkotika dan semuanya dibawa ke kantor BNNP Riau untuk dilakukan pengembangan. Setelah itu akan dilakukan asesmen oleh petugas Rehab BNN. Tujuan semua ini agar Riau tidak ada lagi peredaran narkoba," ‎pungkas Haldun. (RB/San)‎
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…