RIAUBOOK.COM - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau akan kembali mengecek kebenaran Elva (16) yang ditemukan meninggal tenggelam di sungai. Kuat dugaan korban bunuh diri karena tidak di bully oleh teman-temannya di sekolah.
Ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Rudyanto kepada wak media di Kantor Gubernur Riau, Rabu (2/8/2017).
"Kita akan kroscek kebenaran berita ini, rencananya tadi saya mau ke sana, tapi kebetulan ada rapat OPD, jadi saya tunda dulu," kata Rudyanto.
Rudyanto menjelaskan dirinya sudah mendapat laporan dari Kepala SMA Negeri 1 Bangkinang terkait kasus tersebut. Sekolah membantah ada siswanya yang melakukan bully terhadap korban.
"Dia (korban-red) anak kelas X (kelas 1-red), baru 2 minggu masuk sekolah, logikanya kan tidak mungkin di bully," katanya.
Tapi menurutnya, Dinas Pendidikan tidak akan tutup mata terhadap kasus seperti ini, dirinya tetap akan melakukan kroscek langsung walaupun sudah mendapat laporan dari pihak sekolah.
Rencananya dirinya juga akan langsung ke sekolah tersebut melihat dan mendengar langsung apa sesungguhnya yang terjadi dari semua pihak.
Ditambahkannya, ini harusnya menjadi momentum bagi semua kalangan pendidik terutama wali kelas dan guru Bimbingan Konseling (BK) untuk memberikan perhatian lebih bagi sisanya, termasuk juga Kepala Sekolah dan orang tua.
Sebelumnya, Elva ditemukan meninggal dunia setelah nekat terjun ke Sungai Kampar. Korban ditemukan warga, Senin (31/762017) sekitar pukul 13.30 sejauh sekitar 1 km dari lokasi korabn terjun ke sungai. (RB/habir)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…