RIAUBOOK.COM - Sidang kedua pedangdut Ridho Rhoma berlangsung hari ini, Selasa (11/7/2017) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Anak raja dangdut Roma Irama ini terjerat kasus penyalahgunaan narkotika.
Mengenakan kemeja putih, celana panjang hitam, dan kopiah putih, Ridho Rhoma berjalan sambil menunduk. Tak ada sepatah kata pun keluar dari mulut Ridho Roma. Dalam sidang kali ini, tim kuasa hukum Ridho Rhoma akan menyampaikan eksepsi.
Sebab, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang perdana, Selasa (4/7/2017) lalu, dianggap memberatkan pihak Ridho Rhoma.
Di hari yang sama, nama bintang sinetron anak langit, Amar Zoni juga harus berurusan dengan hukum dengan kasus serupa.
Tim Reserse Narkoba Unit I Subnit 2 Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat enemukan narkotika jenis ganja saat melakukan penggeledahan di kediaman Ammar Zoni di Pesona Khayangan, Sukmajaya, Depok.
Di dalam kamar Ammar Zoni, polisi menemukan satu toples daun ganja kering seberat 39,1 gram dan satu bungkus kertas putih berisi daun ganja kering.
Ditemukan juga satu alat isap sabu, yakni bong yang terbuat dari bekas botol obat batuk, satu sedotan, dan tujuh plastik klip kecil bening kosong bekas tempat menyimpan kristal putih sabu.
Selain itu, terdapat pula satu kotak kaleng berisi tiga bungkus kertas paper, enam batang rokok, dan korek api gas.
Selain Ammar Zoni, ditangkap dua asistennya, yakni M dan RH, yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tersebut.
Sementara itu, Ammar Zoni diketahui telah hampir setahun belakangan mengonsumsi ganja dan sabu.
Alhasil, tatkala tes urine juga telah menyatakan dirinya positif menggunakan ganja dan sabu, Ammar Zoni dikenakan Pasal 111 (1) Jo Pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 12 tahun. (tribunnews)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…