RIAUBOOK.COM - Data terakhir tahun 2016 dari Ikaboga Riau menyebutkan ada sekitar 500 jenis kuliner khas Riau. Sebuah angka yang sangat fantastis. Apalagi terjadi kenaikan dari tahun ke tahun yang cukup menggembirakan.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman saat pembukaan Riau Food Festival digelar pada tanggal 23 — 25 Mei 2017 di Hotel Royal Asnof dan Laman Bujang Mat Syam, Bandarserai, Pekanbaru.
Ini merupakan potensi yang luar biasa untuk dikembangkan dan diangkat menjadi lahan ekonomi kreatif, mendukung pariwisata Riau. Di beberapa daerah destinasi wisata, kuliner menjadi bagian terpenting dari tujuan wisata. Baik sebagai oleh-oleh maupun sekedar dinikmati sebagai sajian khas daerah.
"Ketika wisatawan atau pengunjung (baik wisatawan asing maupun lokal) datang ke Riau, kebutuhan pertama yang dicari adalah makanan di samping tempat tinggal tentunya," ujarnya.
Jika memiliki berbagai bentuk ragam kuliner, tentu hal pertama yang akan dipilih untuk kebutuhan makan adalah kuliner khas daerah.
Ada yang ingin sekedar merasakan/mencicipi dan ada yang menjadikannya sebagai oleh-oleh. Artinya, jika mampu membaca dan memanfaatkan kondisi ini, akan menjadi lahan ekonomi kreatif yang sangat menguntungkan.
Kegiatan Riau Food Festival bersifat pembinaan Kuliner Riau diikuti seluruh perwakilan kabupaten/kota se-Riau dan pelaku kuliner Riau. Bertindak sebagai instruktur adalah Chief Aiko (Jakarta), Hj. Dinawati, S. Ag, MM (Riau) dan Hj. Armi Surya Juliastuty, M.Pd (Riau). (RB/MCR)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…