RIAUBOOK.COM - Pimpinan dan anggota DPRD Kepulauan Meranti melakukan rapat dengar pendapat dengan pengusaha di bidang kehutanan yang ada di Kepulauan Meranti.
Hal itu berkaitan dengan janji perusahaan pemegang HTI yang beroperasi di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ketua DPRD Fauzi Hasan SE, yang memimpin rapat tersebut didampingi oleh Wakil Ketua Muzamil serta turut dihadiri oleh para anggota Komisi yang membidangi pembangunan tersebut meminta penjelasan dari masing-masing perusahaan yang hadir.
Wan Jack dari PT RAPP menjelaskan hal ikhwal pelaksanaan pembangunan areal tanaman kehidupan bagi masyarakat desa yang terdapat di Pulau Padang.
Menurut Wan Jack, perusahaan selama ini telah melakukan pembangunan kebun karet sebagai perwujudan tanaman kehidupan yang disepakati sebelumnya.
"Saat ini sebagian masih dalam proses pembangunan dan sebagian sudah siap dilaksanakan. Kami akan memberikan data lengkap terkait pelaksanaan tersebut termasuk dengan titik koordinatnya nanti," terang Wan.
Sementara itu, dari PT NSP yang menghadiri adalah Budi Setyo Utomo selaku membawahi Humas mengatakan, kewajiban perusahaan untuk membangun kebun tanaman kehidupan di Tebingtinggi Timur itu seluas 1.100 Ha. Dan saat ini yang sudah rampung pembangunannya dan siap diserahkan kepada masyarakat seluas 325 Ha.
"Mengenai sisanya akan segera dilaksanakan, sehingga janji perusahaan yang akan mewujudkan pembangunan tanaman kehidupan tersebut akan terwujud dengan baik," kata Budi.
Sementara itu, Camat Tebingtinggi Timur Tunjiarto mengungkapkan, PT NSP semestinya tidak melakukan kredit dalam pembangunan tanaman kehidupan tersebut.
"Sementara yang baru terbangun hanya seluas 325 Ha. Masyarakat kami berharap hendaknya perusahaan segera mewujudkan pembangunan tersebut dengan luas 1.100 Ha tersebut sehingga antara perusahaan dan masyarakat sekitar menjadi mitra yang saling menguntungkan," sebut Camat.
Diakhir pertemuan, Ketua DPRD Fauzi Hasan mengucapkan kepada perusahaan agar pada pertemuan tanggal 30 Mei mendatang hendaknya masing-masing pemegang izin dapat memberikan penjelasan yang secara komprehensif terkait tanggungjawab perusahaan tersebut.
"Kita akan melakukan pertemuan pada bulan puasa ini dan diharapkan agar pemimpin perusahaan atau pejabat yang dapat mengambil kebijakan supaya turut berkenan hadir pada pertemuan tersebut," pungkas Fauzi.
Khusus kepada PT Sumatera Riang Lestari dari peserta rapat juga berharap agar Ibu Paulina dan Syamsul bisa hadir dalam pertemuan tersebut. (RB/Jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…