RIAUBOOK.COM - Hari ini, Selasa (23/5/2017), Sandiaga Uno menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Direktur Utama PT Duta Graha Indah (DGI) Dudung Purwadi (DPW).
"Direncanakan pemeriksaan saksi Sandiaga Uno untuk tersangka DPW," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Senin (22/5/2017) kemarin.
Sandiaga dipanggil untuk bersaksi, selaku Mantan Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Pemeriksaan hari ini untuk dua kasus yang berbeda. Pertama, yakni dugaan korupsi pada pengadaan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Jakabaring, Palembang di Pemprov Sumatera Selatan (Sumsel).
Kemudian dugaan korupsi pengadaan alat kesahatan (Alkes) Rumah Sakit Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana, Bali.
DPW diketahui telah ditahan untuk kasus korupsi Alkes RS Udayana. Sementara itu, PT DGI juga disebutkan pernah terlibat dalam pusaran kasus pembangunan Wisma Atlet Jakabaring, Palembang, Sumsel.
PT DGI diketahui sempat berhubungan dengan Nazaruddin. Nazaruddin, pemilik Permai Grup, memainkan proses tender dalam proyek Wisma Atlet Jakabaring yang disiapkan untuk SEA Games.
DPW pun sempat mengaku mendekati mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu untuk bisa terlibat. Nazaruddin pun menunjuk PT DGI untuk mengerjakan sejumlah proyek yang tengah dikerjakannya.
Aliran uang didapat berbagai proyek Permai Grup ini kemudian pernah juga dibidik oleh KPK. Salah satunya kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pembelian saham PT Garuda Indonesia yang dilakukan oleh Permai Grup.
Dalam kasus tersebut, Sandiaga juga pernah diperiksa dalam kapasitas sebagai Komisaris PT DGI pada 2013. Kali ini, dia juga dipanggil dalam kapasitas yang sama.
"Salah satu (terkait) posisi (Sandiaga) dulu sebagai komisiaris. Apa yang mau disampaikan (penyidik), belum dapat kami sampaikan saat ini," kata Febri.
Dia pun mengakui, komisi antirasywah tengah mendalami dan mengembangkan kasus dugaan korupsi Permai Grup yang banyak melibatkan PT DGI. Febri juga menambahkan, pemeriksaan terhadap Sandiaga tidak berhubungan dengan statusnya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih.
"Kita pisahkan proses politik dan hukum. Kita jalan di proses hukum saja," tandas Febri. (mi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…