Riau Book - Penyelesaian konflik nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring batu dengan nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring rawai belum tuntas, Sabtu (14/1/2017).
Bahkan, sebulan belakangan ini saling serang terjadi. Baik di darat maupun di laut.
Pihak Polres Bengkalis melalui Polsek Bantan sudah mencoba fasilitasi agar kedua bela pihak menahan diri, namun, masih saja terjadi benturan.
Menanggapi situasi ini, Bupati Bengkalis Amril Mukminin sudah meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk membentuk tim menyelesaikan konflik tersebut.
"Kita sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan supaya membentuk tim," kata Amril usai meantik 672 pejabat eselon III dan IV, Rabu lalu.
Hanya saja, ungkap Amril, yang menjadi kendala karena DKP telah ditarik oleh provinsi.
"Jadi kewenangan itu yang menjadi persoalan karena telah ditarik oleh provinsi tadi. Sehingga SOTK yang kita laksanakan itu tidak maksimal untuk menentukan langkah-langkah yang perlu diambil karena kewenangan tadi tidak ada kepada kita (Kabupaten)," ujarnya.
Namun demikian, Pemda Bengkalis bersama aparat keamanan terkait yang selalu berkoordinasi dan terus menyampaikan informasi ke bawah.
"Mulai dari tingkat dinas, sampai ke desa dan kelurahan supaya keadaan tetap kondusif," pungkasnya.
Selain itu, Bupati Bengkalis telah melakukan langkah awal dengan melakukan beberapa kali pertemuan.
"Tetapi kita tidak serta-merta bisa mengambil tindakan tegas karena kalau menyangkut kriminal itu bukan urusan kita, tentu akan ditangani oleh aparat keamanan. Kita juga berupaya agar keadaannya bisa kondusif karena ini masyarakat kita semua," pungkasnya.
"Mohon maaf, sebetulnya ini semua terjadi adalah karena kita sendiri. Siapapun yang turun walaupun dari pusat sekalipun kalau memang tidak ada niat kita untuk merubah suasana menjadi lebih baik maka itu tidak akan terjadi. Masyarakat sendirilah menciptakan suasana yang kondusif, bagaimana kita bertetangga yang baik dan segala macamnya dari kita. Kita dari pemerintahan hanya bisa mengingatkan tetapi tidak mungkin pula kita menjaga selama 24 jam," ajak Amril Mukminin kepada masyarakat yang berkonflik. (Doang)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…