Riau Book - Pernyataan sikap Solidaritas Masyarakat Kabupaten Bengkalis yang menyorot Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis 2016-2021, ditanggapi Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, Senin (3/10/2016).
Salah satu poin yang paling disorot di RPJMD itu adalah tidak tercantumnya nomenklatur anggaran selama lima tahun untuk tiga kecamatan pemekaran baru yang telah disahkan Perdahnya.
Ketiga kecamatan baru itu adalah, Kecamatan Talang Mandau, Kecamatan Batin Selapan dan Kecamatan Bandar Laksamana.
SMKB menduga ada unsur kesengajaan Pemkab Bengkalis menvakumkan ketiga kecamatan itu untuk selama lima tahun.
Sebab, di RPJMd 2016-2021 tidak tercantum nomenklatur anggaran untuk ketiga kecamatan pemekaran tersebut.
Untuk itu, SMKB mendesak Pemkab Bengkalis segera memperbaiki RPJMD yang saat ini masih dibahas di DPRD Bengkalis.
Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Bengkalis melakukan konsultasi ke pemerintah pusat dan kemudian memperbaiki RPJMD 2016-2021 itu dengan memasukan nomenklatur anggaran untuk lima tahun tiga kecamatan itu.
"Mungkin terlupa, maklum kita kan manusian juga. Tapi, setelah kita konsultasikan ke pemerintah pusat anggarannya sudah kita masuk di dalam RPJMD," kata Amril usai melantik 74 pejabat di lantai IV Kantor Bupati dan sekaligus berterima kasih atas masukan dari SMKB. (Doang)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…