RIAU BOOK- Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang mengakui masih ada kapal yang membandel dengan tidak melengkapi dengan alat keselamatan. Sehingga hal itu akan mengancam jiwa penumpang yang menaikinya.
Bahkan diakui juga beberapa kapal malah mengelabui petugas yang melakukan pengecekan terhadap kapal. Saat pengecekan memiliki alat keselamatan seperti life jacket, lifebuy dan lainnya. Namun, saat beroperasi, sejumlah peralatan tersebut tidak tersedia di kapal.
Seperti diakui oleh Isna Warga Gogok Kecamatan Tebingtinggi Barat rabu (1/6) kemarin. Dia menyebutkan bahwa terdapat salah satu kapal tujuan Bengkalis, tidak dilengkapi life jacket sesuai dengan jumlah penumpang.
"Life Jacket hanya ala kadarnya saja. Sementara perjalanan dari Selatpanjang ke Bengkalis memiliki gelombang yang besar, sebab melalui Tanjung kongkong yang langsung berhadapan dengan Selat Malaka," sebutnya.
Selain itu terkadang selalu membawa penumpang dengan over kapasitas. Hal itu sangat mengancam jiwa para penumpang.
Kepala KSOP, Ali Imran mengaku bahwa memang masih banyak kapal penumpang yang membendel. Namun pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap sejumlah armada kapal kebakarangkatan dari Kota Selatpanjang. Terutama mengecek alat keselamatan penumpang.
"Kita sudah melakukan pengecekan beberapa waktu lalu. Tetapi memang ada beberapa yang membandel. Saat kita cek mereka lengkap. Namun dilaporkan lagi bahwa mereka tidak lengkap. Padahal ini semua untuk keselematan penumpang yang mereka bawa," katanya.
Ali Imran juga berjanji akan terus melakukan kontrol dan monitoring terhadap kelengkapan alat-alat keselamatan penumpang di setiap kapal penumpang. Terutama menjelang arus mudik lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah.(RB)
| Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…