Riau Book - Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman atas nama Menteri Dalam Negeri telah melantik 4 pasang bupati dan wali kota pemenang Pilkada serentak yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Gedung Balai Serindit Komplek Kediaman Gubernur, Pekanbaru, Rabu (17/2).
Empat kepala daerah itu adalah Zulkifli-Eko Suharjo (Walikota dan Wakil Walikota Dumai), Amril Mukminin-Muhamad (Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis), Yopi Arianto-Khairizal (Bupati dan Wakil Bupati Indragiri Hulu) serta Irwan Nasir-Said Hasyim (Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti). Mereka akan menjadi kepala daerah masa jabatan 2016-2021.
Sebelumnya ketika kampanye, empat pasang kepala daerah itu telah mengumbar visi misi untuk pembangunan di daerahnya masing-masing yang bakal ditagih masyarakat. Plt Gubernur Riau berharap janji-janji itu tidak sekedar janji, namun ditepati hingga menyejahterakan masyarakat.
Berikut adalah janji-janji politik empat kepala daerah itu;
Zulkifli-Eko Suharjo
Zul As-Eko dilantik oleh Plt Gubernur Riau.
Zulkufli AS atau yang akrab disapa Zul As bersama Eko sebelumnya mengumbar janji untuk berbagai perbaikan Kota Dumai.
Salah satunya adalah membuka lapangan kerja yang luas. Menurut mereka, selama ini untuk lapangan pekerjaan di perusahaan yang ada di Dumai masih menggunakan pekerja lokal 70 banding 30 pekerja luar.
"Tapi nanti jika terpilih memimpin Dumai kembali saya akan jadikan 100 persen pekerja lokal," kata Zul As saat kampanye dulu.
Zul As juga berjanji akan mengatasi masalah kemiskinan yang akan disusun lewat program yang khusus menangani kemiskinan dan progam pendidikan gratis.
"Kami juga akan melanjutkan pembangunan sarana air bersih. Saat ini pembangunan sarana air sudah mencapai 85 persen. Tapi untuk saat ini pembangunan sarana air bersih terhenti pekerjaannya," kata Zul As.
Untuk diketahui terhentinya penbangunan sarana air bersih disebabkan pengerjaan menggunakan sistem multiyears, dimana pada saat menjabat sebagai Wali Kota Dumai, periode 2005-2010, pembangunan masih tahap ketiga.
"Pengerjaan air bersih masih tahap ketiga. Disebabkan pergantian jabatan maka proyek terhenti. Tidak ada masalah dalam pengerjaan. Jika nanti menjadi pemimpin Dumai, satu tahun tersisa akan kita selesaikan sesuai empat tahap sistem multiyears," kata dia yang diamini saat diwawancarai usai pelantikan, Rabu (17/2).
Amril Mukminin-Muhamad
Amril Mukminin (tengah)
Sementara itu Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis Amril Mukminin-Muhamad juga memiliki visi misi membangun darahnya secara merata.
"Jika kita (Amril-Muhammad) nantinya terpilih jadi bupati, akan berlaku adil kepada masyarakat tanpa membeda bedakan RAS untuk program program kita," kata Amril saat musim kampanye dulu.
Dihadapan simpatisan, Amril berjanji akan memperbaiki sejumlah jalan yang rusak, khususnya untuk kawasan Kota Duri.
"Jika musim kemarau, jalan-jalan di Duri penuh debu, jika musim penghujan jalan tersebut berlumpur. Jika kita terpilih, jalan-jalan itu akan diaspal," kata Amril.
Dia bahkan juga berjanji akan memindahkan kantor Disdukcapil Bengkalis ke Duri sebagai upaya pemerataan pembangunan dengan membagi pusat pemerintahan menjadi dua.
"Penduduk Kabupaten Bengkalis yang berada di Kecamatan Mandau dan Pinggir sebanyak 60 persen, jika kita terpilih nanti, kita akan memindahkan kantor Disdukcapil ke Duri dengan tidak mengabaikan kecamatan-kecamatan lain," kata dia.
Amril juga mengatakan, akan membangun kantor perwakilan dinas di Kota Duri. "Namanya kantor pelayanan terpadu satu pintu, yang fungsinya akan melayani semua urusan dinas yang ada di Kabupaten Bengkalis. Dan mengenai pendidikan, kita akan membantu warga yang kurang mampu untuk membelikan segala keperluan untuk sekolah, dan akan membantu para guru-guru honor untuk menyamakan gaji guru honor di sekolah swasta maupun disekolah negeri," katanya.
Terkait dibidang kesehatan, Amril berjanji akan memberi kemudahan bagi warga yang sakit dalam mendapatkan pelayanan.
"Selama ini yang berlaku bagi warga yang mau berobat harus mengurus administrasi terlebih dahulu, sementara warga sudah sekarat. Jika kita terpilih, kita akan memberi kemudahan, berobat dulu, administrasi bisa diurus belakangan. Rumah sakit kita kan ada, selagi warga tersebut terdaftar di Kabupaten Bengkalis," katanya diumbar saat kampanye dulu.
Ditemui usai pelantikan, rabu (17/2), Amril menyatakan siap untuk memenuhi janjinya itu.
"Tidak cuma itu, progam air bersih, listrik akan dibangun merata. Kemudian perusahaan-perusahaan ditekan untuk merekrut putra daerah dibidang tenaga kerja, serta memberdayakan ibu-ibu di bidang home industri. Ini juga menjadi visi dan misi kami," katanya.
Yopi Arianto-Khairizal
Yopi Arianto dilantik oleh Plt Gubernur Riau.
Berbeda dengan yang lain. Selesai dilantik menjadi Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Yopi Arianto merencanakan melanjutkan reformasi birokrasi yang telah dimulai pada saat pelantikannya pada tahun 2010.
"Seperti yang telah saya lakukan pada pelantikan tahun 2010, tentunya melakukan reformasi birokrasi termasuk karakter para birokrasinya, seperti program pak presiden kita yaitu revolusi mental, jadi harus dilakukan juga revolusi mental birokrasi pemerintahan Kabupaten Indragiri Hulu," ujar Yopi Aprianto usai dilantik.
Setelah beberapa saat tidak menjabat sebagai Bupati Indragiri Hulu, Yopi Aprianto bertekat akan mengajak para pejabat pemerintahan di Kabupaten Indragiri Hulu untuk kembali berkerja keras membangun Indragiri Hulu setelah dirinya telah resmi dilantik.
Yopi Aprianto juga mengomentari Sekda Indragiri Hulu yang lebih dulu dilantik sebelum dirinya. "Sekda yang baru dilantik sangat memprihatinkan, seharusnya saya yang melantik Sekda ini," ujar Yopi Aprianto.
Lanjut Yopi, saat tahun terakhir menjadi Bupati Indragiri Hulu, dia telah membuka assesment. Dan muncullah nama yang sudah terpilih, salah satu namanya yaitu Agus Rianto. Yang sangat saya sayangi, kenapa 7 hari di hari H pelantikan bupati definitif itu dilaksanakan oleh pejabat bupati. Seharusnya bupati definitif yang melantik pejabat-pejabatnya.
Dan untuk staff, PNS, pejabat setempat, akan dievaluasi untuk 6 bulan kedepan. "Evaluasi dilakukan bukan untuk merubah aturan tetapi mengubah manusianya supaya lebih baik lagi," ujar Yopi Aprianto.
Irwan Nasir-Said HasyimIrwan Nasir menjadi satu-satunya bupati pertama di daerah itu yang terpilih dua kali. Dia memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun Kabupaten Kepulauan Meranti.
Visinya adalah menjadikan Kepulauan Meranti sebagai kawasan niaga yang maju dan unggul menuju masyarakat madani.
Untuk menuju visi tersebut, dia menyokongkan dengan sejumlah misi yakni;
1. Mewujudkan penataan birokrasi pemerintahan yang efisien dan efektif.
2. Menurunkan tingkat kemiskinan melalui swasembada hasil-hasil pertanian, perikanan dan peternakan.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat dalam rangka pengembangan ekonomi lokal.
4. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas.
5. Meningkatkan infrastruktur dasar dalam rangka merangkai pulau, termasuk revitalisasi air bersih dan peningkatan elektrifikasi.
6. Mendorong investasi dalam rangka penciptaan lapangan kerja dan penciptaan nilai
tambah ekonomi.
7. Meningkatkan pembinaan mental spiritual dalam rangka mewujudkan masyarakat yang berakhlakul kharimah.
Ditanyai usai pelantikan, Irwan juga berjanji akan mengajak seluruh perusahaan di Meranti untuk sama-sama membangun daerah sehingga masyarakatnya sejahtera secara merata.
"Jangan ada lagi perusahaan bakar hutan, menolak pekerja lokal dan harus mempekerjakannya. Yang tidak mau ikut aturan silahkan hengkang," kata dia. (RB/Fazar Muhardi)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau




Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…