Pos Polisi Dibakar, Puluhan Pemuda di NTT Digebukin dan Dijebloskan ke Penjara

Riau Book -Aksi pembakaran pos polisi di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berbuntut panjang. Sekitar 20 pemuda di wilayah setempat terluka akibat dianiaya polisi yang bertindak brutal.

Ketua RT 30 Kelurahan Oesapa, Mince Mandala, kepada sejumlah wartawan, Jumat (25/12) petang, mengecam aksi brutal yang dilakukan oleh polisi karena salah satu korban penganiayaan itu adalah anak kandungnya yang bernama Lukas Dethan.

Aksi anarkistis polisi itu, lanjut Mince, terjadi pasca-terbakarnya pos polisi Oesapa. Puluhan pemuda yang tidak tahu-menahu menjadi sasaran amukan polisi.

"Usai pos polisi terbakar, polisi dari Turjawali dengan menggunakan puluhan sepeda motor dan dua mobil masuk ke dalam lingkungan kami dan menyisir semua pemuda di wilayah kami," kata dia.

"Saat itu, bunyi tiang listrik begitu keras sehingga kami yang berada di dalam rumah pun keluar, termasuk anak saya yang sedang bermaingame," kata Mince.

Pada saat anaknya keluar rumah, polisi yang datang secara bergerombol menangkap dan menganiaya anaknya dan puluhan pemuda lainnya. Selain disiksa, para pemuda diseret lalu dibawa ke atas mobil polisi.

Bukan hanya itu, kata Mince, dua orang perempuan, salah satunya adalah istri anggota TNI, ditampar dan dicekik oleh polisi, termasuk juga sejumlah anak kos yang sedang tertidur pulas. Pintu kamar mereka digedor dan ditarik paksa dan dianiaya hingga babak belur.

"Ada juga pemuda yang sedang menunggu bus untuk mudik ke kampungnya juga ikut dipukul polisi. Ada empat pemuda yang luka berat, sedangkan lainnya luka ringan dan lebam," kata Mince.

Mince sempat menegur para polisi agar bisa menghargai dirinya sebagai Ketua RT, tetapi tetap tak digubris.

"Pada saat saya tegur polisi karena anak saya disiksa bersama para pemuda lainnya, polisi malah suruh saya untuk masuk rumah. Saya bilang saya ini Ketua RT dan juga anak polisi, jadi saya tidak takut sama kalian dan mau mati pun saya tidak takut," ujar Mince.

Saat ini, kata Mince, anaknya bersama para pemuda lainnya masih ditahan di sel Mapolres Kupang Kota untuk menjalani pemeriksaan lanjutan."Tadi saya kunjungi anak saya, dia bilang, 'mama tolong doa kasih saya dulu.' Saya juga meminta polisi untuk keluarkan anak saya dari sel sekarang karena dia tidak bersalah," katanya.

Akibat tindakan brutal polisi itu, Mince mengaku tak bisa merayakan Natal tahun ini dengan baik.Dia berharap pimpinan polisi segera bersikap dan menindak tegas anggota yang telah meresahkan warga.

Menurut dia, polisi seharusnya bersikap baik terhadap warga dengan melakukan pendekatan secara persuasif sehingga warga pun bisa menerima dengan baik.

"Terhadap kejadian ini, kami meminta kepada Pak Kapolri dan Kapolda NTT untuk menindak tegas anggota polisi dari Polres Kota, khususnya Turjawali, yang bertindak seperti preman dan tak berperikemanusiaan," katanya.‎

Sementara itu, Kapolres Kupang Kota AKBP Budi Hermawan membantah telah melakukan perbuatan tersebut. Dia mengatakan, tindakan yang sudah dilakukan oleh anggotanya itu sudah sesuai dengan prosedur tetap guna mengamankan situasi yang tidak kondusif.

"Mereka (para pemuda Oesapa) malam itu kebut-kebutan dan bikin tiga arena trek-trekan. Anggota pos pengamanan yang berjaga di Pos Polisi Oesapa sudah menegur para pemuda secara berulang-ulang tapi tidak berhenti, malah semakin menjadi-jadi dan mereka mengejek anggota, bahkan melempari anggota dengan batu," beber Hermawan.

Anggota pos pengamanan, lanjut Hermawan, lalu meminta bantuan aparat dari Polsek Turjawali yang saat itu lagi membereskan trek-trekan di tempat lain.Tak berapa lama kemudian, personel dari Turjawali pun turun dan mengamakan dua unit sepeda motor karena menggunakan knalpotracing.

Aparat Polsek Turjawali yang berjumlah 10 orang dan anggota pos pengamanan berjumlah lima orang kemudian dilempari sehingga terjadi saling baku lempar antara pemuda dengan polisi.

Karena saat itu jumlah pemuda sangat banyak dan polisi sedikit, maka polisi kemudian mundur. Pada saat mundur itulah, para pemuda bersama warga menyerang Pos Polisi dan merusak serta membakar bangunan itu.

Bahkan, kata Hermawan, ada anggota yang melarikan diri dan sepeda motornya dibakar massa.Bantuan dari anggota polisi yang datang beberapa saat kemudian, lalu mengejar para pemuda tersebut dengan menyisir ke sejumlah titik dan berhasil menangkap beberapa orang pemuda.

"Ya, namanya kantornya di rusak tentunya anggota akan bertindak seperti itu dan secara tegas kita amankan para pemuda. Sudah empat orang pemuda yang ditahan di dalam sel Mapolres Kota Kupang, dan mereka sekarang sedang diperiksa secara intensif," kata Hermawan. (kompas.com)

foto

Terkait

Foto

Nekat! Bandar Narkoba Asal Aceh Nekat Kirim Ganja Via Jasa Pengiriman Paket

Riau Book - Berbagai cara yang digunakan oleh bandar narkoba untuk mengelabui petugas. Salah satunya adalah dengan cara mengirimkan ganja…

Foto

Dua Begal Rampok Mahasiswa UIN Saat Selesaikan Tugas Kuliah, Berikut Kronologisnya

Riau Book - Dua bandit begal merampok seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru saat korban sedang menyelesaikan…

Foto

Ditunggu, Gerakan KPK Zaman Jokowi Dalam Operasi Tangkap Tangan

Riau Book - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memasuki masa transisi era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Para pimpinan yang…

Foto

Maksimalkan Kinerja, KPK Diminta Buka Cabang di Daerah

Riau Book -Ketua LPPM Unisba, Edi Setiadi mengatakan, sebaiknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk KPK daerah.Usulan tersebut ia berikan karena…

Foto

Pesisir Riau Rawan Penyelundupan Narkoba, Berikut Datanya Rentang Januari-November 2015

Riau Book - Wilayah pesisir Provinsi Riau selama ini kerap menjadi pintu masuk penyelundupan narkoba. Hal ini disebabkan panjangnya garis…

Foto

Dilaporkan Kasusnya tak Diproses, Pendemo Tuding Kejati Riau Jadi Antek 'Trio Rachman'

Riau Book -Puluhan massa dari Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Pemantau (Gempar) Riau berdemonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Massa…

Foto

Gandeng stakeholder, DKPP Perluas Pengetahuan Peradilan Etik

RiauBook - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) gandeng stakeholder sebagai upaya memperkenalkan peradilan etik. Ramenya isu sidang etik MKD DPR…

Foto

Punya Sabu Ratusan Juta Rupiah, M Dibekuk Petugas di SPBU Labersa

Riau Book -Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau membeku pengedar narkotika berinisial M di Jalan Labersa, Kecamatan Siak Hulu,…

Foto

Ribuan Pengedar Narkoba Dibekuk, Lima Diantaranya Divonis Mati

Riau Book -Selama tahun 2015, sebanyak 1.579 pengedar narkotika berbagai jenis dibekuk di Provinsi Riau. Lima diantaranya mendapat vonis mati…

Foto

Polresta Telusuri Sepak Terjang Terduga Teroris YS di Pekanbaru

Riau Book -Salah satu terduga teroris yang diamankan Densus 88 Anti Teror di beberapa lokasi pernah tinggal di kawasan Marpoyan…

Foto

Empat Tersangka Bansos Bengkalis Diserahkan Penyidik ke Kejati Riau

Riau Book -Setelah Rismayeni dan Hidayat Tagor, giliran dua tersangka dugaan korupsi Bansos lainnya, Purboyo dan Tarmizi diserahkan penyidik Direktorat…

Foto

Setara Institute: Peradilan Pilkada tidak mampu memberikan keadilan elektoral

RiauBook - Direktur Riset Setara Institute, Ismail Hasani menilai persidangan Mahkamah Konstitusi terkait perseliaihan hasil suara pilkada bakal ada sedikit…

Foto

Langgar Kode Etik, Dua Penyelenggara Pemilu Daerah Ini Diberhentikan Tetap

RiauBook - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) berhentikan dua penyelenggara pemilu. Kedua penyelenggara tersebut adalah Ketua KPU Dharmasraya Kasasi dan…

Foto

WahSalah Satu Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 Warga Pekanbaru

Riau Book - Ternyata salah satu dari sembilan terduga teroris yang diamankan di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat…

Foto

Polisi Ungkap Penyelewengan 13.250 Kilogram Pupuk Subsidi

Riau Book - Jajaran Kepolisian Resor Rokan Hulu, Provinsi Riau berhasil mengungkap penyelewengan pupuk bersubsidi dengan barang bukti berupa 265…

Foto

Taukah Anda? Kerugian Materil Lakalantas Riau Capai Rp5,8 Miliar

Riau Book - Taukah anda bahwa kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari hingga November 2015 mencapai RpRp5.864.650.000? …

Foto

PHP Pilkada Inhu, Pelalawan, Kuansing, Rohul siap-siap disidangkan di MK

RiauBook - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerima permohonan pendaftaran penanganan sengketa pemilu daerah (Pilkada). Dari 135 permohonan perkara yang terdaftar…

Foto

Tengku Azmun Jaafar Dijebloskan ke Lapas Pekanbaru

Riau Book - Mantan Bupati Pelalalwan, Tengku Azmun Jaafar yang merupakan tersangka kasus perluasan lahan perkantoran Bhakti Praja pada Selasa…

Foto

Selama Tahun 2015, 625 Nyawa Warga Riau Melayang di Jalan

Riau Book -Selama tahun 2015, sebanyak 625 nyawa melayang karena kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan paling banyak dialami pengendara sepeda motor,…

Foto

Hmmm, Empat Warga Asing Diduga Jajakan Diri Lewat Prostitusi Online

Riau Book - Empat warga asing diringkus petugas Imigrasi Kelas 1 Khusus Ngurah Rai, Bali karena menjalankan praktik prostitusi online.…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan