RIAUBOOK.COM - Sejumlah drainase di pusat kota Dumai, Riau, mengalami pendangkalan dan diduga menjadi penyebab terjadinya kebanjiran.
Pendangkalan tersebut terjadi diseluruh drainase yang ada, apalagi dikawasan pinggiran disepanjang jalan Datuk Laksamana kelurahan buluh kasap, demikian disampaikan Harris Surya Harahap selaku Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan ( LPMK ) Kelurahan Buluh Kasap ketika melakukan peninjauan bersama Pengurus kebeberapa titik drainase yang mengalami pendangkalan.
Dikatakan Haris Surya Harahap, sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, mengungkapkan, hampir seluruh drainase yang ada dikawasan tersebut mengalami pendangkalan, yang berasal dari bawaan lumpur dari hulu dan sampah-sampah yang dibuang masyarakat keparit sehingga tersumbatnya beberapa drainase dan gorong-gorong sehingga diperlukan perhatian dari pemerintah kota untuk dapat melakukan upaya normalisasi dan pengerukan lumpur secara menyeluruh sehingga dapat mengurangi masalah banjir di kota Dumai pada umumnya.
Disebutkannya, bahwa pemerintah kota sebaiknya lebih memfokuskan permasalahan pendangkalan beberapa drainase dibeberapa titik ini agar segera melakukan normalisasi drainase, karena menurutnya, inilah yang menjadi penyebab kebanjiran di sejumlah kelurahan yang berada dipusat kota Dumai.
"Harapan kami pada tahun ini dapat dianggarkan pada APBD perubahan pada tahun 2017 tahun ini," kata Haris, Selasa (29/8/2017)
Dikatakannya, Kelurahan Buluh Kasap yang merupakan sebagai pintu gerbang pendatang dari Kepulauan Riau dan manca negara, seharusnya menjadi pusat perhatian dari pemerintah kota Dumai terkait keindahan daerah yang berada dipesisir Provinsi Riau.
"Terkait masalah keindahan kawasan ini, kami sering menyampaikan permasalahan ini pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) baik tingkat kelurahan hingga ke tingkat kota, namun sampai saat ini belum terealisasi," katanya.
Disebutkannya juga, permasalahan tersebut telah disampaikan pihaknya saat pertemuan dengan Pemerintah Provinsi terkait program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).
"Kita berharap, permasalahan ini segera diatasi oleh Pemko Dumai, dan kami tak lebih berharap lagi kelurahan buluh kasap ini menjadi turun tingkat menjadi desa dikarenakan tidak pernah diperhatikan." katanya kembali.
Haris juga sering mengungkapkan pada setiap kesempatan bahwa desa aja kita upayakan untuk kita jadikan kota dan jangan sebaliknya yang sudah menjadi kota karena nggak diperhatikan kembali jadi desa. (RB/Iwan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…