Jefry Noer Sosok Pemimpin Tak Pernah Letih Berbicara dan Bekerja

Riau Book - Siang itu, Senin (16/11/2015), ada ratusan orang termasuk puluhan wartawan yang menantikan kedatangan seorang Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama dua senator asal Riau, Maimanah Umar dan Gafar Usman.

Mereka melakukan berbagai kegiatan diwaktu luang sebelum kedatangan para senator di Kawasan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Karya Nyata, Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar.

Beberapa saat kemudian, suara serinai mobil pasukan pengawal dari kepolisian terdengar samar, semakin keras, mendekati dan memasuki lokasi perkarangan agrowisata itu. Di belakangnya, berbaris mobil dinas yang di dalamnya terdapat para senator dan sang bupati, Jefry Noer.

Mobil rombongan itu melintasi pintu gerbang menuju sebuah gedung bercat putih biru. Bangunan tersebut adalah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan Mandiri. Ada ratusan kaum ibu rumah tangga dan perempuan putus sekolah yang menikuti pelatihan menjahit di sana, mereka bersemangat, dan selalu bernyanyi ketika para tamu datang untuk mengetahui aktivitas mereka.

Jefry

Dengan langkah cepat, Jefry Noer yang baru saja turun dari mobil Toyota Alpard BM 1 F, membawa Irman Gusman dan senator lainnya ke bangunan sederhada itu. "Ini adalah tempat dilatihnya kaum ibu rumah tangga dan perempuan putus sekolah agar bisa terampil dalam menjahit dan mampu untuk menambah penghasilan suaminya kelak," kata Jefry kepada para senator.

Tiga senator berkacamata, Irman Gusman, Gafar Usman dan Maimanah Umar tesenyum melihatnya. "Luar biasa," kata Irman, diikuti dengan tepuk tangan pelan.

Senator itu kemudian dimintakan untuk memberikan motivasi agar peserta pelatihan lebih bersemangat bekerja. Kurang dari 20 menit, kunjungan itu usai. Para peserta pelatihan melepas rombongan dengan nyanyian yang khas. Tiga senator berkacamata itu pun pergi dengan senyum. Mereka kembali menaiki mobil bersama sang bupati.

Jefry Noer kembali membawa rombongan untuk meninjau lokasi lahan percontohan Program Rumah Tangga Mandiri Pangan Energi (RTMPE) yang berjarak sekitar 500 meter dari Gedung PKBM.

Para senator dan rombongan dibawa untuk "blusukan", melihat program kebanggaan Pemda Kampar tersebut. Jefry mengawalinya dengan memperkenalkan biourine yang diolah dari kencing sapi, kemudian memperlihatkan proses pembuatannya yang begitu simple. "Di sini semuanya dibalik, kotoran sapi dijadikan sebagai produk yang menjanjikan, sementara dagingnya limbah," kata Jefry.

Jefry

"Ada juga ayam alpu yang dikawinkan dengan pejantan bangkok. Seratus ayam alpu digabungkan dengan sepuluh ekor ayam bangkok, tujuannya agar telurnya bisa ditetaskan dan memberikan penghasilan yang lebih besar bagi keluarga RTMPE," kata Jefry kepada Irman Gusman.

Sang senator kemudian diperlihatkan sebuah kolam yang di dalamnya terdapat ribuan ikan lele. Jefry menaburkan pakan yang sebagian adalah hasil olahan dari kotoran sapi.

Simbiosis, hewan satu dengan hewan lainnya saling mendukung kehidupan hingga akhirnya menjadi penunjang ekonomi bagi manusia. Setidaknya itulah yang ingin ditunjukkan lewat Program RTMPE gagasan Jefry Noer.

Tidak cukup disitu, hasil olahan kotoran sapi dan ayam juga dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman seperti cabai dan bawang merah yang terbukti dapat tumbuh baik di tanah gambut. Lalu juga ada rumah jamur yang kini hasilnya dijadikan sebagai makanan khas Kampar.

Yang tak kalah penting adalah, kotoran sapi yang diolah menjadi biogas. Ketika pusat dipusingkan dengan susutnya sumber energi, Jefry lewat program simbiosisnya menciptakan energi yang bisa dihasilkan lewat metode sederhana. "Dan ini tidak mudah meledak seperti gas elpiji, karena tekanannya rendah," kata dia.

Semuanya komplit, berada dalam satu lahan yang luasnya hanya seribu meter per segi. "Masyarakat yang menjalankan program ini dengan sungguh-sungguh akan menjadi kaya raya, karena penghasilan per bulannya bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp25 juta. Dan tidak harus ketergantungan dengan produk pangan impor," kata Jefry.

Irman Gusman dan para senator berkacamata lainnya bukanlah orang yang pertama datang berkunjung untuk melihat program andalan untuk memberantas kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh tersebut.

Sebelumnya, sudah ada puluhan atau bahkan ratusan orang dari berbagai profesi mulai dari masyarakat biasa, hingga kalangan pejabat dan politikus bahkan pengusaha yang datang berkunjung ke kawasan P4S. Jefry Noer selalu menjelaskan kepada tamunya tentang program tersebut, dari "A sampai Z", di luar kepala.

Demi mewujudkan Kampar bebas dari kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh pada akhir 2016 mendatang, sang orator yang inovatif ini terus bergegas. "Ini semuanya tidak lepas dari peran serta para kepala dinas terkait yang senantiasa membantu dengan kerja keras mereka," kata Jefry dalam pidatonya diacara penyambutan para senator.

Jefry

Jafry Noer, sebagai orator dia tidak pernah letih untuk berbicara. Berbicara soal kemandirian dan kemajuan. Nyaris tidak pernah dia berucap tentang kegagalan, karena menurutnya kegagalan hanya dakat pada orang-orang yang tulang rusuknya panjang, sebutan bagi orang yang lebih dari pemalas.

Sebagai inovator dengan berbagai program potensial yang dijalankan saat ini, Jefry Noer juga tidak pernah letih untuk bekerja. Meski tidak sedikit orang-orang di sekililingnya yang mengaku berat mengikuti pola kerjanya, dia tetap berjalan, melintasi batas waktu hingga terwujud angan nyata tentang Kampar yang "Zero" kemiskinan.

Itu dilakukannya lewat program simbiosis yang menyatukan kehidupan antara simbion satu dengan yang lainnya, hingga terwujud mutualisme di masa yang akan datang. Semoga!

Oleh Fazar Muhardi

IKUTI KABAR HOT DARI KAMI DENGAN DOWNLOAD APLIKASI BERIKUT, GRATIS

foto

Terkait

Foto

Jurnalisme Kabut Asap, Dalam Bayang-bayang Bergerak Samar

Riau Book - Persoalan ikut mengabur. Jelaga menyaput akal sehat --membuka pintu atas masuknya prasangka. Praduga. Isu mengelepak dari kuduk…

Foto

Kebijakan Aneh bin Ajaib Tentang Kenaikan 400 Persen Tarif Parkir

Riau Book - Aneh bin Ajaib. Kalimat ini pantas untuk kebijakan Pemerintah Dearah Kota Pekanbaru, Riau, yang terkesan konyol. Aneh,…

Foto

Kisah Pak Raden dan Negeri yang Tak Peduli

Riau Book - Beberapa hari lalu, di sebuah acara makan siang bersama beberapa kawan, saya mengatakan, betapa negara ini tidak…

Foto

Kisah Heroik MPA Tanjung Leban, Padamkan Kebakaran Tanpa Gaji

Riau Book - Bagi Hermansyah, kepedulian terhadap lingkungan adalah harga mati, walau mati karena tak bergaji. Sementara bagi Harianto, loyalitas…

Foto

Ini Enam Sifat Orang Indonesia, Salah satunya Munafik, Bagaimana Anda?

Riau Book - Belanda mewariskan feodalisme yang sampai sekarang masih bertahan. Sistem pertahanan budaya —yang semula diagung-agungkan dengan istilah kearifan…

Foto

Parodi Media, Pers Pisau Bermata Dua

Di tangan seorang pengusaha atau politisi —media sedemikian multi-fungsi. Pers yang diibaratkan bagai pisau bermata dua: bisa disabetkan kepada apa…

Foto

Tahun Kambing Penuh Prahara Bagi SBY Menular ke Jokowi

Riau Book - Jang Imlek Tahun Kambing Kayu 2015 kian hari kian terasa. Pernak-pernik dan kostum Imlek serba merah mulai…

Foto

Ini Klaim Keberhasilan Presiden yang Selalu Disebut Plogo-plongo

Di 6 bulan kerja Presiden Jokowi ternyata banyak sekali tantangan yang datang dari berbagai sektor. Mulai dari beragam kebijakan, hingga…

Foto

Petak Umpet BNN dan Bandar Narkoba

Riau Book - "Mengapa lembaga yang menangani masalah narkoba dinamai Badan Narkotika Nasional? Dalam kamus bahasa Indonesia kalimat itu mengartikan…

Foto

Hukum Menyedihkan, Si Miskin Memilih Mati Menentang

Fakta menyedihkan tentang hukum di negeri ini. "Bukan cuma buta, namun tuli atas jeritan orang-orang benar yang tengah dalam kesusahan,"…

Foto

Wanita Mantan Ajudan, Diperkosa Kini Memperkosa

RiauBook - "Dulu saya seorang ajudan bupati di salah satu kabupaten di Riau. Namun semuanya hancur setelah peristiwa pemerkosaan menimpa…

Foto

Ini Cerita Cicak dan Buaya, Tidak Termasuk Semut

RiauBook - Seekor anak cicak baru saja dilahirkan belasan tahun silam. Beberapa waktu setelah cukup umur, dia bertanya pada ibunya:…

Foto

Padahal BPJS Bayar, Masyarakat Kurang Mampu Tetap Diarahkan ke Puskesmas

RiauBook.com - Kebijakan pemerintah berkaitan dengan kesehatan patut dipertanyakan. Selama ini masyarakat diminta untuk membayar iuran bulanan melalui program Jamainan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan