RIAUBOOK.COM - Kedatangan Bupati Siak, H Syamsuar ke Konsulat Malaysia dengan tujuan menyegerakan pembangunan Kota Kembar Siak-Melaka dan Siak-Terengganu disambut hangat Konsulat Malaysia untuk Riau Hardi Hamdi di Pekanbaru, Senin (15/05/2017).
Uniknya, kunjungan ini disebut-sebut sebagai kunjungan pejabat Bupati pertama di kantor perwakilan Kerajaan Malaysia di Provinsi Riau tersebut.
"Andai kecik telapak tangan, nyiru kami tadahkan," seru Hardi Hamdi, menirukan bidal orang tua-tua melayu dahulu.
Hamdi kemudian bertutur bahwa hubungan Siak dengan Malaysia ini cukup unik. Sebab kata dia, Negeri Istana punya ikatan sejarah tidak hanya satu kerajaan saja di Malaysia, tapi dengan tiga kerajaan sekaligus.
Secara tidak langsung, ikatan sejarah dan budaya ini menguntungkan bagi pengembangan pariwisata dan pelestarian warisan budaya melayu bagi Indonesia dan Malaysia.
"Siak punya tempat sejarah yang membanggakan, banyak orang baik saya maupun wisatawan asal Malaysia amat terkesan dengan Istana Aserayah El-Hasyimiyah, Balairung Sri, Tepian Bandar Sungai Jantan, berikut tata kota yang rapi bersih dan nyaman sangat menarik bagi wisatawan," sebut Hamdi.
Untuk itu, pihaknya akan berupaya menjembatani penjajakan kerjasama itu dengan sasaran menggenjot angka kunjungan asal wisatawan Malaysia ke Indonesia. Ia juga optimis target 10 persen dari 11,6 juta kunjungan wisatawan negeri Jiran dapat tercapai.
"Kita lihat trending wisatawan asal Malaysia ke Riau meningkat drastis. Tahun lalu lebih dari 3000 orang wisatawan perbulan datang kemari, semoga tahun ini lebih ramai lagi," harapnya.
Sebagai langkah awal, pihaknya juga akan mengundang Kabupaten Siak untuk turut serta ambil bagian dalam helat Festival Jelajah Budaya Nusantara, yang akan ditaja Agustus mendatang.
Sempena kegiatan silaturrahim yang ditutup dengan pertukaran cinderamata dan foto bersama tersebut, kedua pihak saling bertukar fikiran terkait gagasan kerjasama yang akan dikembangkan.
Beberapa isu yang menjadi topik pembahasan diantaranya upaya menghidupkan kembali jalur transportasi kapal cepat Siak-Melaka, tindaklanjut DMDI, kerjasama sektor pariwisata dan investasi bidang industri, serta tindak lanjut pengembangan etape lintas negara ke Melaka pada iven balap sepeda tahunan Tour de Siak (TDSi), yang telah dirintis sebelumnya oleh Pemprov Riau.
Hasil kunjungan ini, diharapkan juga dapat membuka jalan bagi kepentingan rakyat Riau, sebab dari sejumlah kabupaten dan kota yang ada, tercatat belum ada daerah yang telah menjajaki kerjasama dengan Malaysia melalui Kantor Konsulatnya di Pekanbaru. (RB/Agus)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…