RIAU BOOK- Di pintu masuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Selatpanjang sepekan menjelang Ramadan pedagang berbagai macam jenis bunga berjejer. Mereka menjajakan bunga dan berbagai rempah yang diracik dan dicampur untuk ditaburkan di kuburan oleh peziarah. Harganya hanya Rp5 ribu setiap kantong plastik dan tidak pernah naik sejak tahun 2010 lalu.
Sebelum Ramadan, selalu dimanfaatkan masyarakat yang beragama Islam dengan berziarah ke kuburan atau pusara kerabat masing-masing. Selain membacakan yasin, dan membacakan doa kepada keluarga yang telah meninggal lebih dulu, masyarakat juga melakukan tabur bunga dan menyiram kuburan.
Kebutuhan akan bunga oleh peziarah dimanfaatkan oleh sebagian kecil masyarakat untuk menjual racikan berbagai macam jenis bunga dan rempah itu. Umumnya masyarakat yang berjualan musiman itu telah sejak lama dan turun menurun menjalaninya.
Adapun dalam setiap kantong kresek plastik tersebut berisikan belasan rempah dan berbagai jenis bunga di antaranya, daun tapak leman halus, habilu (semacam lengkuas), urat rusa (lubuk siak), daun teh, limau purut, daun jeruk purut, daun pandan, serai wangi, bunga kenanga, bunga ros, bunga cempaka, bunga kamboja, kencur jantan. Berbagai bunga dan rempah tersebut dibaluri oleh minyak wangi dengan merk air mata duyung.
Seperti yang dilakoni Winda (31) warga Selatpanjang ini telah lama menjual bunga untuk peziarah di Taman Pemakaman Umum Sri Bijuangsa di Jalan Kesehatan Selatpanjang.
Dalam kesibukannya memotong daun pandan, Jumat (3/6) pagi di depan TPU dia mengaku telah 28 tahun melakoni berjualan bunga tersebut. Dia mewarisi berjualan tersebut dari orang tua dan neneknya.
"Setiap tahun kami berjualan di sini dan telah lama. Saya berjualan ini sejak kelas 5 SD," kata dia.
Winda menyebutkan bahwa berjualan bunga tersebut dilakukannya setiap 7 hari sebelum memasuki bulan Ramadan. Dia buka sejak pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.
Dengan harga Rp5 ribu setiap bungkus bunga tersebut dia bisa mendapatkan uang mulai dari Rp50 ribu sampai dengan ratusan ribu rupiah. Jumlahnya tidak menentu, namun diakuinya penghasilan akan semakin besar ketika semakin dekat memasuki Ramadan.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…