RIAU BOOK- Ribuan siswa dari berbagai sekolah dan masyarakat memadati ruangan Masjid Agung Dahrul Ulum di Jalan Siak, Kepulauan Meranti untuk mendengarkan tausiyah agama oleh ustaz Muhammad Rahman MA, dari Tafakuh Study Club Pekanbaru.
Setelah tausiyah selesai, seribuan siswa dan siswi yang memadati masjid keluar dan membentuk barisan sesuai dengan susunan sekolah masing-masing. Mereka berjejer dengan membawa spanduk dan karton bertuliskan Marhaban Ya Ramadan dan berbagai kalimat positif agar melaksanakan berbagai kegiatan yang baik dalam menyambut dan mengisi Ramadan.
Barisan siswa di depan Masjid Agung atau di Jalan Siak Selatpanjang tersebut merupakan pelaksanaan pawai untuk mengelilingi Kota Selatpanjang. Sehingga semua masyarakat bisa melihat dan menyaksikan pawai dalam rangka menyambut Ramadan tersebut.
Bersamaan dengan itu dilaksanakan juga sunatan massal yang diikuti 50 anak dari berbagai daerah di Kepulauan Meranti. Pelaksanaan sunatan massal tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis.
Berbagai rangkaian kegiatan yang berakhir pada sekitar pukul 10.00 WIB tersebut merupakan tarhib atau sama dengan marhaban atau perayaan selamat datang pada bulan Ramadan yang dilaksanakan oleh Yayasan Fitrah Madani (YFM) Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan para generasi muda atau sesuai dengan tema pelaksanaannya yakni Bersama Generasi Emas Meranti (Bergema).
"Kita menganggap generasi muda kita adalah sebagai generasi emas yang akan menjadi estafet dari generasi saat ini. Makanya kita menyambut bulan ramadhan dengan perayaan besar, karena bulan ramadhan adalah bulan yang sangat mulia bagi kita umat islam," ungkap Ketua YFM, Ustadz Ahmad Fauzi didampingi sejumlah pengurus kepada sejumlah wartawan usai kegiatan di sekretariat YFM di jalan Siak Selatpanjang.
Menurutnya dalam melaksanakan berbagai kegiatan tersebut juga dalam rangka mengubah pola pikir masyarakat di Kepulauan Meranti, khususnya di Kota Selatpanjang, bahwa Ramadan adalah bulan terbaik dari seluruh bulan. Jadi penyambutannya juga harus lebih spesial.
"Kalau masyarakat kita masih banyak menilai bahwa Idul Fitri yang lebih baik. Makanya kita ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa Ramadan yang paling mulia dan paling dinantikan dari bulan-bulan lainnya," ujarnya.
Ustaz Fauzi menjelaskan juga bahwa kegiatan perayaan menyambut Ramadan, baru kali ini dilakukan di Kota Selatpanjang. Dia optimis kegiatan serupa dan lebih meriah lagi akan dilakukan pada tahun-tahun berikutnya.
"tahun depan akan kita coba membuat lebih baik dan lebih banyak kegiatan lagi seperti lomba baca alqur'an, lomba rebana, nikah massal dan lainnya dalam rangka memeriahkan penyambutan ramadhan, insya allah," tambahnya.
Dirincikannya dalam pelaksanaan sunatan massal, YFM khusus mengundang anak-anak yang kurang mampu dan dari berbagai daerah mualaf. Terutama daerah binaan dari YFM seperti Desa Sokop, Sonde, Dusun Banau dan lainnya.
"Alhamdulillah petugas medis yang membantu pelaksanaan sunatan massal yang terdiri dari mantri dan dokter dari berbagai pusat kesehatan di Kepulauan Meranti menyambangkan dan mensedekahkan tenaga dan kemampuan mereka dalam kegiatan ini. Termasuk dukungan berbagai pihak dan beberapa pengusaha, sehingga pelaksanaan bisa berjalan dengan baik," sebutnya.
Ditambahkan Ketua Panitia, Dasuki bahwa kegiatan tersebut juga mengundang pemerintah kabupaten, di mana Wakil Bupati, Drs H Said Hasym membuka kegiatan pawai dan tausiyah agama yang diberikan kepada siswa. Setidaknya ada sebanyak 10 sekolah yang mengikuti dan mendukung kegiatan tersebut.
"Kami juga melaksanakan penggalangan dana untuk syiria, dan terkumpul sebanyak Rp4.650.000. Uangnya juga sudah kita transfer ke rekening sahabat Al Aqso Pekanbaru," ungkap Dasuki.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkannya akan semakin membuat masyarakat di Kepulauan Meranti lebih bergembira dan antusias dalam menyambut Ramadan dengan sukacita.
"Kita siap menggelar kegiatan lebih baik dan lebih meriah lagi nantinya. Sehingga Kota Selatpanjang bisa menjadi rujukan dalam kemeriahan penyambutan Ramadan, paling tidak di Riau. Sehingga daerah ini bisa lebih diberikan keberkahan," optimisnya.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…