RIAUBOOK.COM - Akademisi Universitas Riau Saiman Pakpahan menilai bakal calon Bupati Bengkalis Kasmarni dan Bagus Santoso yang baru saja resmi mendapat dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merupakan pasangan ideal untuk meraih suara dalam pesta rakyat serentak di Negeri Junjungan.
"Jika keduanya berhasil mendapat cukup dukungan, maka duet tersebut akan menjadi pasangan ideal," kata Saiman di Pekanbaru, Minggu (21/6/2020).
Kasmarni dan Bagus Santoso pada Sabtu tadi malam (20/6) resmi mendapatkan dukungan dari partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang tersebut. Dengan demikian, mereka juga resmi telah mengantongi tiga kursi, dari total 10 kursi yang dibutuhkan untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah serentak Desember 2020 mendatang.
Saiman mengatakan jika mereka berhasil mendapatkan dukungan dari partai pengusung, maka keduanya menjadi pasangan yang akan menguasai lumbung suara Kabupaten Bengkalis. Saiman yang juga pengamat politik itu mengatakan Kasmarni yang merupakan warga Kecamatan Pinggir jelas akan menjadi modal besar baginya.
Selain itu, Saiman juga menyoroti sebagian keluarga Kasmarni tinggal di Kecamatan Mandau dan menjadi tokoh masyarkat di wilayah kaya sumber daya alam tersebut. Menurutnya, dua wilayah itu jelas menjadi kekuatan utama pasangan tersebut untuk bertarung.
"Belum lagi Bagus Santoso, yang telah dua kali menjadi anggota DPRD Bengkalis dan kini menjadi anggota DPRD Riau. Bagus berasal dari Pulau Bengkalis juga diharapkan mampu mengamankan suara dari tempat asalnya. Suara pasangan ini tidak akan menumpuk di satu tempat saja," ujarnya.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan surat dukungan pencalonan untuk Bupati Bengkalis kepada istri Bupati Bengkalis non-aktif, Amril Mukminin, Kasmarni.
Tak hanya mendukung Kasmarni, DPW PKB Riau juga menduetkan Kasmarni dengan politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Bagus Santoso, sebagai Calon Wakil Bupati Bengkalis.
Dengan resminya PKB mencalonkan Kasmarni-Bagus Santoso, maka duet maut ini sudah mengantongi 10 kursi sebagai syarat maju sebagai pasangan calon menantang pasangan lainnya. Selain PKB, pasangan itu juga diperkirakan akan didukung PAN, dan PBB.
"Ibu Kasmarni seorang berintegritas. Apalagi selama ini kami lihat perhatian kepada masyarakat sangat tinggi," jelas Ketua DPW PKB Riau, Abdul Wahid, Sabtu malam, 20 Juni 2020.
Kasmarni-Bagus menerima Surat Keputusan (SK) dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Abdul Wahid mengatakan, keputusan mengusung pasangan tersebut didasari PKB melihat sosok Kasmarni sebagai figur berintegritas dan semangat tinggi memperhatikan dan memajukan Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, usai menerima SK pencalonan dari PKB ini, Kasmarni mengucapkan terima kasih. Ia berjanji bila terpilih, akan menjalankan amanah diberikan.
"Terima kasih, saya sudah diberikan kepercayaan PKB, mendukung saya maju di Pilkada Bengkalis. Saya akan jaga amanah diberikan PKB," kata Kasmarni.
Bagus Santoso turut hadir dalam penyerahan tersebut menambahkan, meskipun saat ini telah didukung PKB, PAN, dan PBB, tidak tertutup kemungkinan akan ada partai lain yang ikut bergabung.
"Kita masih terbuka dengan partai lain. Saat ini sedang dalam tahap komunikasi. Tunggu saja. Kalau sudah final, nanti kita kabari partai akan bergabung," jelas Bagus.
Sebagai informasi, PKB saat ini memiliki 3 kursi di DPRD Bengkalis, PAN 6 kursi, serta PBB 1 kursi. Sehingga total sudah kantongi 10 kursi.
Selain Abdul Wahid, hadir dalam penyerahan SK Dukungan tersebut Ketua Dewan Syuro KH. Abdul Rahman Qoharuddin, Sekretaris Ade Agus Hartanto, Ketua DPC PKB Misliadi, Sekretaris Irmi Syakip Arsalan, serta jajaran pengurus DPW PKB Riau. (ist)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…