Riau Book - Kawasan Riau pesisir menjadi sorotan karena merupakan akses masuknya berbagai bentuk kejahatan dari luar, termasuk akses masuknya barang ilegal, dan barang berbahaya termasuk narkotika. Lemahnya pengawasan karena masih mengandalkan petugas kepolisian khususnya Polisi Perairan.
Insiden masuknya kapal asing ke wilayah perairan indonesia di kawasan pesisir Riau, hingga terakhir berbuntut pada pemusnahan dua unit kapal asal Malaysia yang melanggar batas wilayah, menjadi catatan tersendiri akan rawannya kawasan pesisir.
Polair Polda Riau saat ini memiliki sejumlah kapal patroli yang memantau keamanan kawasan pesisir. Keberadaan kapal patroli ini sungguh dirasakan manfaatnya untuk penangkal masuknya barang, atau pun orang secara ilegal dari luar negeri.
Keberadaan kapal patroli tersebut masih dirasa kurang, akan tetapi keberadaan kapal patroli ini belum bisa ditambah pada tahun 2016. Pola penguatan dan strategi pengamanan tahun ini di wilayah pesisir dilakukan jajaran Polda khususnya Pol Air dengan meningkatkan kemampuan aparatnya.
"Kita tahun 2016 ini belum ada penambahan armada (kapal patroli,red). Masih diinformasikan bentuknya seperti penguatan petugas yang ada terlebih dulu," ungkap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Minggu (10/1).
Penguatan personil dilakukan khusus di kawasan pesisir. "Siak, dan hampir sama di Meranti juga demikian," tutur Guntur.
Mengenai jumlah kapal patroli yang ada saat ini, Guntur tidak mengingatnya secara pasti. Akan tetapi jumlah kapal patroli masih dalam kategori yang perlu penambahan.
"Jumlah pastinya tidak hafal saya. Tetapi kita masih butuh (tambahan,red)," urainy.
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…