Bakal Seru Debat Capres Kali Ini, 'Head to Head Jokowi - Prabowo Bakal Mengejutkan?

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Debat Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto akan kembali digelar hari ini dengan prediksi bakal seru karena keduanya bakal memberikan kejutan.

Debat keempatPilpres 2019 akan diselenggarakan pada Sabtu, 30 Mei 2019 di Hotel Shangri-La.

Kedua capres tersebut akanhead to headdalam debat bertema ideologi, pemerintahan, keamanan, dan hubungan internasional.

Baik Prabowo dan Jokowi mengklaim menguasai tema debat ini. Lalu, apa yang akan ditonjolkan keduanya untuk menarik suara pemilih?

Juru Bicara Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syandzily menyebut, ada beberapa hal yang patut ditonjolkan Jokowi saat debat. Misalnya, dalam hal ideologi, Pemerintahan Jokowi telah membentuk Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Ini adalah wadah yang bertugas melakukan pembinaan ideologi Pancasila agar menjadi pandangan, pedoman dan pegangan hidup bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kemudian Indonesia juga sebagai (negara dengan) penduduk muslim terbesar di dunia, telah menunjukkan kekhasannya sebagai Islam yang toleran, Islam yang sakinah.Nah, itu menunjukkan keunggulan dari Jokowi," ujar Ace kepadaLiputan6.comdi Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Selain itu, kata Ace, Jokowi juga telah membuat perppu tentang larangan organisasi masyarakat anti-Pancasila.

"Tindakan itu dilakukan dalam rangka melindungi Pancasila dan NKRI. Langkah pembubaran HTI kemudian dibenarkan menurut ketentuan hukum hingga ke tingkat kasasi Mahkamah Agung," kata dia.

Kemudian, kata Ace, di bawah kepemimpinan Jokowi, Indonesia dipercaya menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019-2020. Kemudian, dalam hal perlindungan warga negara, kata Ace, Jokowi telah menyelesaikan 73.503 kasus yang menjerat WNI di luar negeri.

Dalam debat, kata Ace, kebebasan Siti Aisyah juga akan ditonjolkan Jokowi sebagai bentuk keberhasilan diplomasi Indonesia terhadap perlindungan WNI di luar negeri.

Siti Aisyah sempat diperkarakan di Negeri Jiran, Malaysia dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Itu (kebebasan Siti Aisyah) salah satu di antara keberhasilan diplomasi Indonesia. Perlindungan terhadap warga negara di luar negeri itu adalah bagian dari hubungan internasional, peran yang dimainkan oleh pemerintah di luar negeri," kata Ace.

Lalu, mengenai tata kelola pemerintahan, kata dia, Jokowi telah memangkas LNS (lembaga non struktural) dengan mengintegrasikan dengan kementerian, sistem pemerintahan berbasis elektronik sepertionline single submission(OSS), deregulasi dan debirokratisasi untuk mempermudah usaha.

Kemudian, reformasi perencanaan dan penganggaran sepertimoney follows program, peningkatan kesejahteraan ASN, dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Itulah, kata Ace, yang akan menjadi andalan Jokowi saat debat keempat ini.

Sementara, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani mengatakan pihaknya telah memberikan masukan terkait tema ideologi kepada Jokowi untuk debat besok.

"Tapi sekali lagi ini akan tergantung pertanyaan nanti yang keluar apa, itu hal-hal yang terkait deradikalisasi dan kontra-radikalisasi," kata Arsul.

Menurutnya ada beberapa penekanan dalam bernegara. Sehingga suatu paham yang beredar di masyarakat tidak langsung disebut radikal. Karena itu, lanjut Arsul, TKN meminta Jokowi untuk lebih menekankan permasalahan deradikalisasi.

"Itu yang kira-kira kita ingin kami mengusulkan ke Pak Jokowi untuk di-highlight. Tetapi tentu harus nyambung dengan pertanyaannya. Kalau enggak nyambung, enggak bisa juga," pungkas Arsul.

Prabowo Juga Menguasai

Di sisi lain, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferdinand Hutahaean mengklaim, Prabowo juga sangat menguasai tema debat keempat ini.

"Seorang mantan jenderal paham betul hubungan internasional," kata Ferdinand kepadaLiputan6.comdi Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Saat debat nanti, kata Ferdinand, Prabowo akan lebih banyak menonjolkan kelemahan Jokowi. Menurutnya, di masa pemerintahan Jokowi peran Indonesia di dunia internasional hampir hilang.

"Beliau (Jokowi) tidak mengambil peran di dunia internasional. Beliau punya keterbatasan komunikasi, terlihat di berbagai forum internasional beliau tidak nyaman," ujar Ferdinand.

Di sidang umum PBB, kata Ferdinand, Jokowi juga tidak hadir. "Dulu kita menjadi penentu di forum PBB, banyak negara yang mendengarkan pendapat kita. Kita akan mengembalikan peran Indonesia itu," kata dia.

Sementara, kata Ferdinand, Prabowo tidak akan menonjolkan kontribusinya di dunia internasional dalam debat. Sebab, kata dia,mantan Danjen Kopassus ituakan fokus pada kinerja Jokowi.

"Saya kira tidak akan menonjolkan Pak Prabowo, intinya saat debat nanti akan menyampaikan kepada publik kelemahan dan kekurangan Jokowi dan akan memberi solusinya," ucap Ferdinand.

Prabowo, kata Ferdinand, akan memberikan kejutan kepada Jokowi saat debat. "Pak Prabowo akan sedikit menyentil, nanti pokoknya akan membuat Pak Jokowi kaget," tandas Politikus Partai Demokrat itu.

Kemudian, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Fadli Zon mengatakan, dalam debat besok, Prabowo akan lebih banyak improvisasi.

"Saya kira ini bagian dari Pak Prabowo bukan hanya menguasai teori tapi yang mengalami gitu ya. Saya kira itu nanti lebih banyak spontanitas dari Pak Prabowo," kata Fadli.

Fadli mengatakan, Prabowo sangat menguasai materi pertahanan dan kemananan. Lanjutnya, dengan pengalamannya di militer justru akan memberi keuntungan dalam debat capres melawan Jokowi.

Politikus Partai Gerindra ini juga yakin Prabowo akan memberikan debat berbasis data yang nyata. Bukan data atau konsep yang salah.

"Ya bukan debat managerial. Jadi debat presidential itu ya debatnya itu elegan dan juga bicara tentang satu filosofis. Konsep atau visi misi bukan data-data, yang kemudian data-datanya pun salahgitu," ucapnya.

Sangat Penting

Pengamat politik dari Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) Arya Fernandes mengungkapkan, tema debat capres kali ini sangat penting.

Sebab, bakal ada banyak pertanyaan dari masyarakat. Misalnya, pengisian jabatan sipil oleh TNI. Beberapa waktu lalu, Jokowi mengangkat Letnan Jenderal TNI Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang seharusnya dijabat oleh sipil.

"Lalu soal transparansi, reformasi birokrasi, juga soal seleksi ASN berdasarkan aspek meritokrasi, atau isu tentang jual beli jabatan misalnya," kata Arya kepadaLiputan6.comdi Jakarta.

Kemudian, kata Arya, dalam tema luar negeri, hal yang bakal disoroti adalah soal posisi Indonesia pada perang dagang antara Amerika dan China.

"Juga posisi Indonesia dalam misi perdamaian Palestina atau peran Indonesia dalam konflik Rohingya," kata dia.

Isu-isu tersebutlah yang akan disorot oleh publik, untuk itu, kata Arya, debat keempat ini menjadi kesempatan kedua kandidat itu untuk menarik pemilik suara.

"Itu harus menjadi catatan dua kandidat gimana mereka mampu menarik perhatian. Karena debat ini punya daya tarik luar biasa," tandas Arya.

Pengamat politik dari Universitas Islam negeri Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno juga menilai debat keempat ini sangat penting bagi kedua calon presiden.

Sebab, dengan mengangkat tema ideologi, keduanya bisa menjelaskan soal kabar adanya isu ancaman terhadap Pancasila. Di mana selama 6 bulan berkampanye, banyak berseliweran isu bahwa Prabowo didukung oleh kelompok radikal anti-Pancasila sementara Jokowi didukung oleh islam moderat.

"Dalam debat keempat ini, menjadi momentum untuk menjelaskan apakah benar ada kelompok yang ingin membangkitkan ideologi yang merongrong Pancasila," kata Adi kepadaLiputan6.com.

Kemudian, kata Adi, debat keempat ini bisa dimanfaatkan kedua calon untuk menarik dukungan. Bagi Jokowi, kata dia, pembubaran HTI bisa jadi senjata untuk menunjukkan kesuksesannya dalam menjaga ideologi Pancasila.

"Jokowi bisa sesumbar adasuccess story, dapat menunjukkan tidak ada kompromi untuk kelompok radikal," kata dia.

Sementara Prabowo, belum ada hal yang bisa ditonjolkan. "Kalau Jokowi soal pembubaran HTI, kita akan melihat bagaimana Prabowo akan mengatasi hal ini dalam debat," ujar dia.

Untuk itu, menurut Adi, bagimana kedua kandidat menjelaskan soal isu ideologi ini akan sangat menentukan arah dukungan pemilik suara.

Jokowi Tak Persiapan Khusus

Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengaku tak memiliki persiapan khusus menjelang debat Pilpres, yang digelar Sabtu 30 Maret 2019 besok. Bahkan, Jokowi juga tak melakukan simulasi untuk menghadapi debat antar-capres ini.

"Enggak lah (simulasi), dulu (debat) awal itu saja dengan Kiai Haji Ma'ruf Amin kami melakukan simulasi, biasa saja," ucap Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat, Jumat (29/3/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun telah menyiapkan data seputar tema debat.

"Ya tergantung pertanyaannya, kalau enggak ditanya data masa dikeluarin data," ucap Jokowi.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Rosan Roeslani, menjelaskan Jokowi tidak melakukan persiapan debat lantaran padatnya jadwal kampanye. Namun, Rosan memastikan bahwa Jokowi pasti akan siap dalam menghadapi debat capres nanti.

"Ya, kalau debat capres bapak presiden sih tidak ada persiapan yang khusus karena ini kan yang sudah beliau lakukan sehari-hari ya, dalam kegiatan beliau," tutur Rosan.

Meski disibukkan dengan kampanye, Rosan mengaku bahwa Jokowi pastinya sudah menyiapkan kejutan untuk masyarakat yang akan menyaksikan debat.

Ia pun meminta agar masyarakat bersabar untuk melihat langsung bahasan yang akan disampaikan Jokowi saat debat.

"Ya kalau kita ceritain nanti enggak seru, silakan nanti disaksikan langsung saat debatnya ya," tandas Rosan.

Sementara, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferdinand Hutahaean mengatakan, Prabowo tak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi debat keempat ini. Bahkan saat ini Prabowo masih kampanye di Karawang dan Bogor.

"Tidak ada persiapan, beliau hanya melihat fakta dan data yang lewat saja," kata Ferdinand kepada Liputan6.com di Jakarta.

Sementara,Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir mengatakan, Jokowi memanfaatkan sisa waktu jelang debat keempat dengan melakukan simulasi, Jumat (29/3/2019) malam. Kesempatan itu dia gunakan di sela-sela kesibukannya usai menghadiri kampanye terbuka di sejumlah daerah.

"(Agenda malam ini) simulasi saja. Beliau bisa simulasi sekalian juga mulai melihat bahan-bahan yang akan menjadi bahan debat," ujar Erick Thohir di The Hall, Senayan City, Jakarta.

Erick mengatakan Jokowi tidak memiliki persiapan khusus menghadapi debat melawan Prabowo Subianto pada Sabtu 30 Maret nanti. Apalagi kampanye terbuka sudah dimulai.

"Kita tahu beliau sama saya sendiri kan baru mendarat tadi malam, dan sulit lah dalam kampanye terbuka kalau kita tidak mempersiapkan juga waktunya sangat mepet, bahkan kita itu sudah menjalankan satu hari bisa dua provinsi, bisa satu titik, dua, tiga kegiatan," tutur Erick.

Sementara, Juru Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Nizar Zahro mengatakan persiapan khusus memang tak perlu dilakukan karena Prabowo sangat menguasai tema debat keempat.

"Pak Prabowo sangat familiar dengan tema nanti. Beliau dibesarkan sebagai militer sehingga sangat menguasai persoalan-persoalan yang berkaitan dengan ideologi, pemerintahan, keamanan, pertahanan dan hubungan internasional," kata Nizar.

Sama dengan sebelumnya, debat kali ini juga memiliki 6 segmen. Pada segmen pertama adalah penyampaian visi-misi, sementara segmen kedua dan ketiga berupa pertanyaan dari tim panelis. Selanjutnya segmen keempat merupakan debat ekploratif. Segmen kelima menjadi ajang kedua kandidat saling mengajukan pertanyaan bebas yang mengacu pada tema. Ditutup dengan segmen keenam yang merupakan pernyataan penutup dari kedua kandidat.

Beberapa stasiun televisi yang menyelenggarakan debat adalah Metro TV, SCTV, dan Indosiar. Debat Capres keempat ini akan digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Berbeda dengan debat sebelumnya yang dipandu oleh Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas, pada debat keempat kali ini dipandu oleh Retno Pinasti dan Zulfiqar Naghi.

Retno Pinasti adalah pembawa berita SCTV ini adalah alumni UGM, Yogyakarta. Pada tahun 2014, wanita dengan potongan rambut sebahu ini pernah memperoleh penghargaan Best Talkshow Presenter Nominee dalam KPI Awards.

Sedangkan Zulfiqar Naghi adalah presenter berita FOKUS Indosiar. Ia mengawali kariernya sebagai model, bintang iklan hingga pemain sinetron sebelum akhirnya terjun ke dunia berita.

Tahun 2013 ia bergabung dengan Indosiar dan membuat program Jeng Patrol yang kini hadir sebagai salah satu program unggulan di News Indosiar.

Sumber Liputan6

foto

Terkait

Foto

Titiek Soeharto di Solo: Memimpin Itu Sudah Menjadi Jiwa Prabowo Sejak Muda

RIAUBOOK.COM, SOLO - Tanggung jawab dan beban moral Prabowo menjadikannya tersentuh untuk memimpin dan membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa besar…

Foto

Prabowo Dibilang Jadi Pemenang di Pilpres, Tetapi yang Dilantik 'Lawannya'

RIAUBOOK.COM - Saat melakukan kampanye di Kabupaten Karawang Jawa Barat, Capres Prabowo subianto mengaku ada pihak yang mengatakan dirinya yang…

Foto

Donny Kesuma: Saya Wakafkan Diri Saya

RIAUBOOK.COM - Lama tak muncul di layar televisi, artis Donny Kesuma kini mengenakan rompi Partai Berkarya dan terdaftar sebagai calon…

Foto

Kampanye Capres, Jokowi Diburu Ponsel, Prabowo Lempar Topi

RIAUBOOK.COM - Jadwal kampanye Capres RI 01 dan 02 masih berlangsung, terakhir Joko Widodo (Jokowi) berkampanye di Dome Balikpapan, Kalimantan…

Foto

Mbak Tutut: Rajin Berkunjung ke Pesantren Adalah Salah Satu Amanat Pak Harto

RIAUBOOK.COM, BONDOWOSO - Selalu menyediakan waktu untuk mengunjungi alim ulama dan para santri penuntut ilmu agama di berbagai pesantren merupakan…

Foto

Jokowi: Saya Pernah Jadi Karyawan di Aceh, Pindah ke Politik

RIAUBOOK.COM - Calon Presiden RI nomor 01, Joko Widodo (Jokowi), dalan cuitannya mengungkap kecintaannya terhadap Tanah Aceh yang pernah disinggahinya…

Foto

Prabowo Bertemu Sahabatnya John Gluba Gebze, 'Kesetiaan NKRI yang Tak Diragukan'

RIAUBOOK.COM - Calon Presiden Republik Indonesia nomor 02 Prabowo Subianto bertemu dengan seseorang yang diakuinya sebagai sahabat lama, John Gluba…

Foto

Caleg Berkarya Hence Carlos: Buat Program Sederhana Tapi Bisa Dijalankan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Hence Carlos Kaparang, calon legislatif (caleg) Partai Berkarya daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta I, mengatakan caleg partai…

Foto

Mbak Tutut Semangati Kaula Muda Percaya Diri, Berkarya Demi Bangsa dan Negara

RIAUBOOK.COM - Siti Hardiyanti Rukmana, lebih akrab dipanggil Mbak Tutut, mendorong generasi muda untuk senantiasa menyiapkan diri menerima estafet kepemimpinan…

Foto

KPU Siak Minta Caleg Juga Kampanyekan Tanggal Pencoblosan

RIAUBOOK.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siak Ahmad Rizal meminta kepada Calon Legislatif (Caleg), agar ikut mengkampanyekan tanggal pencoblosan…

Foto

KPU Siak Temukan 612 Surat Suara Rusak

RIAUBOOK.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siak sudah selesai melakukan pprosespelipatan surat suara untuk Pemilu 17 April mendatang, dalam proses…

Foto

Ini Respon Pemantau Pemilu Asing soal Tagar INA Election Observer SOS

RIAUBOOK.COM - Pemantau pemilu International dari Asian Network for Free Election (ANFREL) Lestari Nurhayati menilai, tanda pagar (tagar) Indonesia Calls…

Foto

Caleg Nurfitria: Partai Berkarya Ingin Majelis Taklim Punya Wakil di Parlemen

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Nurfitria Farhana, calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Berkarya, berharap ada wakil majelis taklim di parlemen…

Foto

Tommy Soeharto: Sektor Pertanian Negara Tetangga Maju, Indonesia Jalan di Tempat

RIAUBOOK.COM, CIANJUR - Ketua Umum Partai Berkaya Tommy Soeharto, Senin 25 Maret 2019, mengunjungi Kabupaten Cianjur untuk memberikan bukti program…

Foto

Titiek Soeharto: Banyak Rakyat Miskin, Posyandu Jadi Garda Terdepan

RIAUBOOK.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyampaikan agar warga yang tinggal di…

Foto

Partai Berkarya akan Bangun Pesantren Mandiri, Tommy Soeharto: Kerjasama dengan IPB

RIAUBOOK.COM - Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto, berjanji membangun pesantren mandiri atau eko pesantren dengan program pendidikan berbasis internet.…

Foto

Andi Rachman Perintahkan Kader Golkar Siak Berkerja Keras, Target Harus Menang Pileg 2019

RIAUBOOK.COM - Ketua DPD I partai Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman memerintahkan kepada seluruh kader Golkar untuk berkerja keras, agar pada…

Foto

Golkar Siak Targetkan 10 Kursi di Pileg 2019, Posisi Ketua DPRD Kembali Jadi Incaran

RIAUBOOK.COM - Pengurus DPD II Golkar Siak, Ahad (24/3/19) resmi dilantik ketua DPD I Partai Golkar Riau Arsyadjuliandi Rachman atau…

Foto

Andi Rachman Lantik Adiknya Jadi Ketua DPD II Golkar Siak

RIAUBOOK.COM - Ketua DPD I partai Golkar Arsyadjuliandi Rachman atau Andi Rachman melantik adiknya Juni Rachman sebagai ketua DPD II…

Foto

Bukti Partai Berkarya Bangun Ekonomi Rakyat, Caleg Sarimaya: Koperasi Mustika Anggotanya Ratusan Ribu

RIAUBOOK.COM - Partai Berkarya terus mengepalkan sayapnya, layaknya garuda yang menjadi lambang persatuan dan kebhinekaan Republik Indinesia, demikian filosofi bangkit…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan