RIAUBOOK.COM - Pekanbaru sebagai Ibu Kota Riau sekaligus pusat pemerintahan sudah sepantasnya dipantau oleh kamera CCTV selama 24 jam untuk mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan di jalana.
"Terjadinya pengrusakan baliho partai baru-baru ini harus dijadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga untuk tidak terjadi lagi. Kota Pekanbaru sudah beranjak maju, sudah saatnya dipasang CCTV di tiap sudut kota memantau kegiatan masyarakat yang terjadi," kata Legislstor Riau yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I, Taufik Arrakhman di Pekanbaru, Jumat (21/12/2018).
Kata dia, Kota Pekanbaru telah ada program pemasangan CCTV atau kamera pengintai ini yang monitornya di Polresta dan Dishub.
"Tapi sekarang saya tidak tahu apakah masih ada atau berfungsi atau tidak. Karena kelemahan kita selama ini diperawatan, sudah dipasang tidak bisa dirawat," kata dia.
Politisi Gerindra ini mengatakan lagi, Kota Pekanbaru sudah berkembang pesat, dan jumlah penduduknya sudah lebih satu juta jiwa.
Tentu, kata dia, tindakan kejahatan akan meningkat juga, dan kalau ada CCTV tentu akan mudah terpantau dengan cepat.
"Jadi kalau yang lama sudah ada, tinggal memperbanyak lagi. Terutama ditempatkan di tempat-tempat yang strategis atau pusat keramaian," dia menambahkan.
Dengan adanya kamera pemantau tersebar dibeberapa sudut kota, lanjut dia, maka tingkat kenyamanan masyarakat akan lebih terjaga, karena pelaku kejahatan akan berpikir dua kali untuk berbuat tidak baik.
"Ini dipastikan akan sangat membantu masyarakat dalam menciptakan rasa nyaman di masyarakat. Tapi memang anggaran dibutuhkan tidak saja pengadaan tapi juga perawatannya," kata Taufik. (RB/MCR)



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…