RIAUBOOK.COM - Polemik kian mencuat pasca disahkannya APBD Provinsi Riau tahun 2019 pada tanggal 30 November lalu, tidak terakomodirnya visi-misi gubernur terpilih Syamsuar, memicu aksi saling tuding antara tim transisi dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau dan Tim Penyusun Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Wakil Ketua Banggar DPRD Riau, Sunaryo mengatakan, tuduhan tim transisi mengisyaratkan bahwa APBD 2019 hanya mengakomodir pokok-pokok pikiran (Pokir) dewan saja.
Padahal, kata Sunaryo, tidak satu pun Pokir dewan masuk dalam APBD 2019, apalagi, pembahasan APBD dilakukan atas usulan murni TAPD dan dibahas secara bersama.
"Pembahasan itu antara gubernur dan dewan, jangan pula bilang dewan yang memutuskan, silahkan tanya sama gubernur, kita sudah coba akomodir dari awal, tim transisi sudah kita coba panggil, kita coba bicara, tapi mereka kan tak pernah bertemu dengan dewan juga, yang mana yang mau diprioritaskan kita tidak tahu," jelas Sunaryo.
Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Riau yang juga menjadi ketua TAPD Ahmad Hijazi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan usulan tim transisi untuk memasukkan visi-misi gubernur terpilih seperti dalam pembahasan APBD 2019.
"Tugas kita Pemprov adalah membahas kemudian mengusulkan ke Banggar DPRD, resmi, usulan kita ada semua, lengkap, karena apa? Kita KUA-PPAS sudah, RAKPD sudah, kalaulah sebelum KUA-PPAS dan sebelum RKPD, ada kesempatan kita memasukkan itu (visi-misi gubernur terpilih) ke dalam KUA-PPAS, ke dalam RKPAD, cuma masalahnya, waktu itu KUA-PPAS sudah diantar ke DPRD baru kemudian penetapan gubernur terpilih," kata Sekda kepada RiauBook.com, Selasa (4/12/2018).
"Oleh karena itu tetap kita bahas, maka kita undang Dirjen, kemudian ada surat penegasan Menteri, kita sudah persilahkan," tambahnya.
Sekda bahkan merasa jengkel, seolah usaha yang telah dilakukan Pemprov Riau selama proses penyusunan dan pembahasan APBD 2019 dinilai main-main.
"Kalau perlu saya buka ini faktanya, jangan main-main kita kalau urusan ini, kita serius, tidak ada main-main, ini bundel surat kita," kata Sekda sambil menunjukkan bukti administrasi.
Di antaranya, Sekda menunjukkan surat usulan kegiatan visi-misi Gubernur Terpilih beserta berita acara kesepakatan pemahaman bersama Tim Optimasi dan Implementasi Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih yang juga ditandatangani oleh Detri Karya sebagai Pengarah.
"Lengkap nih satu bundel, SPT-nya ada, kita serahkan lengkap, berita acara kesepakatan, menyepakati, kita sampaikan semua," kata Sekda.
"Pokoknya kalau dari kita sudah kita teruskan, selebihnya no coment, pokoknya kita sudah serius, waallahualam bisawaf lah, cuma Allah yang tahu apa isi hati kita," demikian Sekda. (RB/Dwi)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…