RIAUBOOK.COM - Hari Pertama diadakannya Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) yang diselenggarakan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Riau berlangsung dengan tidak kondusif, Senin (14/5/2018) di Halaman Parkir Hotel Furaya, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Masyarakat yang hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik harus berdesakan, saling dorong, bahkan adu mulut dengan yang lainnya.
"Woi.. Antrilah, jangan main potong aja, kami dari pagi udah antri, ini petugasnya gimana sih, kok gak bisa ngatur, harusnya dipasang pembatas lah, kalau seperti ini antrian dibelakang tidak bergerak," kata warga.
Sarana dan prasarana yang disediakan oleh panitia belum memadai untuk mengakomodir jumlah masyarakat yang mencapai ribuan orang, jumlah panitia yang hanya puluhan orang dan ketidak sigapan panitia dalam melihat kondisi dilapangan, membuat masyarakat geram.
Beberapa panitia yang berjaga hanya terlihat berdiri tegak dan tidak mampu mengingatkan masarakat yang memotong antrean sewaktu merekam data.
Ninta (22) warga Jalan Bukit Barisan I, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru yang ikut dalam antrian mengatakan, harusnya pihak penyelenggara bisa lebih sigap untuk menertibkan kondisi antrian, karena banyak orang tua berusia lanjut yang ikut antri mengurus KTP tersebut.
"Kalau saya lihat ini tidak kondusif, harusnya panitia menyediakan nomor antrian, paling tidak pembataslah, biar kondusif, penjaganya juga harusnya jangan nyantai aja, banyak yang motong antrian tapi mereka cuma berdiri aja, disini banyak orang tua yang ikut antri, kasian mereka, harusnya panitia bisa lebih sigap," Kata Ninta kepada RiauBook.com.
GISA yang diselenggarakan mulai hari ini rencananya akan berlangsung selama dua hari, penyelenggaraan hari pertama dimulai pada pukul 8.30 -16.00 WIB, sementara esok (15/5/2018) penyelenggaraan GISA dimulai pukul 8.30-13.00 WIB.
Dalam penyelenggaraannya, panitia melayani pembuatan surat keterangan(Suket) dan KTP yang belum jadi dengan syarat membawa foto copy surat keterangan dan foto copy Kartu Keluarga (KK), panitia juga melayani pembuatan KTP yang telah rusak dan pembuatan KTP karena hilang, syaratnya dengan melampirkan foto copy KK, foto copy KTP dan fisik KTP lama.
Panitia juga melayani pembuatan KTP karena holang dengan syarat melampirkan foto copy KK dan Surat Keterangan dari Kepolisian.
Penyerahan hasil cetak KTP Elektronik akan dilakukan pada tanggal 17 Mei 2018 di jalan Pepaya no.63. (RB/Dwi)



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…