RIAUBOOK.COM - Calon Gubernur Riau yang diusung PDI Perjuangan dan Golkar Arsyadjuliandi Rachman menggunakan bahasa tradisional saat berkunjung ke pasar tradisional di Pekanbaru.
Arsyadjuliandi diketahui bisa menguasai beberapa bahasa, di antaranya bahasa Inggris, Indonesia, Melayu, Minang, dan Jawa.
Kemampuan berbahasa yang baik ini pun dimanfaatkan oleh Arsyadjuliandi Rachman saat bersosialisasi kepada masyarakat luas, khususnya saat melaksanakan kampanye di Pasar Dupa Tangkerang, Jalan Merpati Pekanbaru, Selasa (27/2/2018).
Alhasil, pria yang berpasangan dengan Suyatno ini menjadi mudah saja berbaur dengan masyarakat dari berbagai suku yang ada di Riau.
Berkali-berkali, ia pun terdengar menyesuaikan bahasa yang digunakannya untuk berkomunikasi dengan para pedagang di Pasar Dupa ini.
Seperti halnya, dia mengucapkan nomor urut empat yang merupakan nomor urut pasangannya pada Pilgubri 2018 dengan beragam bahasa seperti menyebut empat, ompek, ampek, dan papat.
"Bapak-ibu jangan lupa ya, pilih nomor empat. Nomor ampek," ucapkan kepada seorang pedagang yang diketahui bersuku Minang dan telah lama menetap di Riau.
Gaya berbahasa ini pun kembali menyesuaikan seketika saat Andi Rachman bertemu masyarakat yang berlainan suku. "Pripun kabare? Sehat buk? Kulo nomer papat, nomor empat. Mengko dipilih yo buk," kata Andi menggunakan bahasa Jawa totok.
Melihat sikap Calon Gubernur Riau yang rendah hati dan merakyat ini, masyarakat pun menjadi bersimpati. "Pak Andi Rachman ini mengayomi sekali. Semua masyarakat Riau dirangkul," ujar Ani, seorang pedagang sayuran di Pasar Dupa. (RB/MC)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…