RIAUBOOK.COM - Setya Novanto menyembunyikan buku catatan miliknya saat akan menghadiri sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.
Terdakwa kasus dugaan korupsi e-KTP ini mengaku melakukannya agar isi buku tersebut tak diketahui awak media.
"(Buku catatan) diumpetin. Kalian bisa tahu itu isinya kan," kata Setnov sebelum sidang dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018) seperti dilansir RiauBook.com dari laman liputan6.
Mantan Ketua DPR ini biasanya membuka catatan miliknya sebelum sidang. Catatan tersebut diduga berisikan nama-nama penerima bancakan proyek senilai Rp 5,9 triliun itu. Kini buku catatan itu tak terlihat di tangannya.
"Kalian bisa pancing-pancing di belakangan, ketahuan kesorot deh isinya," kata Setnov.
Saat dipertegas isi catatan tersebut merupakan penerima uang e-KTP, Setnov tak mau menjelaskan lebih jauh. Dia juga hanya tertawa saat dipertegas apakah penyidik KPK sudah mengetahui catatan itu.
"Diumpetin sekarang. Sudahlah, sudah (mau) mulai (sidang) ya," ujar Setnov.
Tak hanya soal kasus korupsi e-KTP, Setnov juga berkomentar tentang kisruh yang dihadapi Partai Hanura. Setnov menyarankan agar tak terjadi dualisme kepemimpinan di partai besutan Wiranto itu.
"Ya seperti dulu Golkar, kita kumpulkan, dari mulai yang senior, generasi muda kita kumpulkan semua, supaya bisa akur. Semua demi kepentingan bangsa dan negara," jelas Setnov.
Menurut dia, jika terjadi perpecahan dalam sebuah partai yang tak kunjung selesai, salah satu cara menanggulanginya adalah dengan saling mengalah antara satu dengan yang lainnya.
"Ya, harus ada yang saling mengalah gitu," kata Setnov.
Apalagi, kisruh di internal Partai Hanura terjadi menjelang Pemilu 2019. Setnov berharap, petinggi Partai Hanura tak mengorbankan para kader dan anggota lainnya.
"Kita harapkan Hanura bisa hadapi pilkada dan pilpres, kita harapkan suasananya bisa sama. Mudah-mudahan Hanura juga bisa selesai dengan cepat, karena kalau sudah perpecahan itu kita Golkar juga mengalami, yang kasihan itu adalah anggota-anggotanya," pungkas Setnov. (RB/lp6)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…