Sederetan Kasus Pedofilia Kelas Berat Terungkap, Termasuk Orang Jepang

RIAUBOOK.COM - Sejumlah kasus pedofilia kelas berat terungkap ke publik hanya dalam satu hari bahkan membuat tercengang adalah perlakuan WS, alias Babeh yang menyodomi 41 anak di Tangerang, Banten.

Dengan dalih punya ajian semar mesem dan kesaktian menyembuhkan orang sakit, pria yang berprofesi jadi guru honorer sekolah dasar (SD) itu menjerat korbannya. Para bocah polos dipancing ke sebuah gubuk kecil, dijadikan objek nafsu bejatnya.

Ada lagi kasus pedofilia yang menjerat seorang warga negara Jepang. Tersangka Ando Akira disodori anak-anak jalanan oleh muncikari yang masih buron. Kini WNA itu ditahan di Polres Jakarta Selatan.

Dan ternyata, bukan hanya pria yang bisa jadi predator seksual. Video mesum perempuan dewasa dan seorang bocah seumuran SD yang viral, jadi buktinya.

Rentetan kasus pedofilia bikin para orangtua ketar-ketir, khawatir bukan kepalang soal keselamatan anak-anak mereka.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait pun ikut geram. Ia mendesak penegak hukum untuk menjadikan kejahatan seksual terhadap anak sebagai kejahatan pidana luar biasa (extravordinary crime). Pelakunya pantas dihukum berat.

Arist meminta, semua predator seksual dituntut dengan UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Di dalamnya terdapat hukuman yang bisa bikin jeri para penjahat seksual: seumur hidup, mati, juga kebiri. "Itu termasuk kejahatan pidana luar biasa," kata dia seperti dilansir RiauBook.com dari Liputan6.com.

Pria yang lahir di Pematang Siantar itu berpendapat, tuntutan hukuman mati atau kebiri bagi penjahat seksual akan menimbulkan efek jera. Pemidanaan berat, kata Arist, juga penting untuk memutus mata rantai kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia.

"Ini demi anak-anak Indonesia. Jangan sampai kasus-kasus seperti ini terus terjadi," kata dia.

Sejauh ini, menurut Arist Merdeka Sirait, belum ada predator seksual atau pedofil yang dikebiri, meski aturan hukum sudah tersedia.

Radar Anti-Pedofil

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial, Nahar sepakat, hukuman kebiri dapat efektif membuat jera para pelaku pedofilia di Indonesia. Namun, ia mengingatkan, sanksi itu membutuhkan proses panjang.

"Hukuman itu bisa diberlakukan setelah pidana pokok. Prosesnya panjang," ucap Nahar saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (5/1/2018).

Ia menambahkan, pelaku pedofilia terhadap 41 anak di Tangerang bisa berpotensi mendapat hukuman kebiri bahkan mati. Apalagi, tersangka Babeh melakukannya berkali-kali.

"Bakal ada (kebiri) kalau dia melakukan berulang kali. Ini contoh kasus di Kabupaten Tangerang, ini residivis dengan modus sama. Hakim bisa memaksimalkan hukumnya," ujar dia.

Untuk mencegah anak menjadi incaran predator seksual, Nahar menambahkan, peran keluarga dan lingkungan terdekat sangat penting.

Upaya preventif kasus pedofil telah dilakukan pengurus RT 03, RW 08, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Warga membentuk Tim Radar Antipedofil.

Tim tersebut terdiri dari 14 warga. "Lingkungan kami mengkhawatirkan karena banyak kontrakan, padat sekali. Ada lebih dari 2 ribu anak di wilayah kami," kata Ketua RT 03, Muhammad, yang menjadi salah satu inisiator gerakan tersebut.

Tim bertugas berkeliling, untuk menyadarkan warga bahwa para predator seksual mengintai anak-anak. Mereka juga mengadvokasi anak yang jadi korban kejahatan seksual.

Tim mendapat dukungan dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang dipimpin oleh Seto Mulyadi, atau yang akrab dipanggil Kak Seto.

Kak Seto mengatakan, munculnya gerakan warga menandakan bahwa masyarakat saat ini telah sadar bahaya kejahatan seksual yang mengintai setiap saat.

"Ini bukti positif bahwa kita sesungguhnya kian tangguh menghadapi kejahatan seksual terhadap anak. Jika ada kejadian masyarakat melaporkan, media memberitakan, polisi melakukan penindakan," kata dia.

Kak Seto juga menambahkan, kerugian yang diderita anak korban pedofilia tidak dapat diukur dengan materi. Pasalnya, anak akan mengalami trauma yang berkepanjangan.

Namun, ia menambahkan, sebuah studi di Amerika Serikat, menemukan bahwa kerugian per anak sedikitnya adalah US$ 180 ribu atau Rp 2,56 miliar.

"Silakan kalikan dengan jumlah anak yang menjadi korban dari kejahatan pedofil," kata Kak Seto. Itu belum termasuk trauma yang diderita seumur hidup. (RB/lp6)

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

15 Orang Jadi Korban Gagal Berangkat Umroh Jo Pentha Travel

RIAUBOOK.COM - Tercatat ada 15 orang yang menjadi korban gagal berangkat umroh dari Perusahaan Jo Pentha Travel Wisata setelah pembayaran…

Foto

Polisi Amankan Lebih Rp900 Juta dan Tangkap 3 Pembobol Brankas BRI

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 3 pelaku pembobol brankas Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Kotabaru Seberida, Kecamatan Keritang, Rabu (3/1/2017) berhasil diamankan…

Foto

IRT di Siak Terlibat Narkoba, Ditangkap Saat Sembunyikan Sabu di Kertas Koran

Foto

Terjadi 682 Kejahatan di Inhu

RAUBOOK.COM - Sepanjang tahun 2017 Kepolisian Resort (Polres) Inhu telah menangani sebanyak 682 kasus, jumlah perkara tersebut menurun dibanding dengan…

Foto

Bagi-bagi Kupon Ternyata Pungli, Polisi Siak Tangkap Pelakunya

RIAUBOOK.COM - Polres Siak mengamankan seorang yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) di jalan Sungai Naga Kampung Perawang Barat, Kecamatan…

Foto

LBH Pekanbaru Merilis Ada 6 Terdakwa yang Divonis Bebas oleh Hakim Pengadilan Selama 2017

RIAUBOOK.COM - Posko Pemantau Peradilan Riau dan Alumni Sekolah Anti Korupsi (SAKTI) ICW 2017 Riau sepanjang tahun 2017 mencatat…

Foto

Sepanjang 2017, Pengadaan Barang dan Jasa Jadi Lahan Basah Korupsi ASN Riau

RIAUBOOK.COM - Alumni Sekolah Anti Korupsi ICW Noval Setiawan mengatakan bahwa dari 99 perkara yang masuk ke Pengadilan Negeri Tindak…

Foto

Operasi Premanisme, Polisi Pekanbaru Amankan Pelaku Balap Liar

RIAUBOOK.COM - Puluhan remaja yang diduga pelaku aksi balap liar di lokasi di Stadion Utama, Jalan Nagasakti, Panam, Pekanbaru, Riau,…

Foto

Polisi Inhil Gagalkan Penyelundupan ‎Ratusan Handphone Asal Batam

RIAUBOOK.COM - Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, berhasil menggagalkan penyelundupan 'handphone' asal Batam, Provinsi Kepulauan…

Foto

Narapidana di Kampar Bawa Narkoba, Setelah Dikembangkan Ada 13 Napi Terlibat

RIAUBOOK.COM - Peredaran narkotika dan obat terlarang di Kabupaten Kampar, Riau, kian menjadi-jadi, bahkan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Foto

Materai Palsu Beredar di Kampar, Pelakunya Ngaku dari Kantor Pos

RIAUBOOK.COM - Unit Reskrim Polsek Siak Hulu menangkap seorang tersangka yang menjual dan mengedarkan materai palsu di Kilometer 21 Jalan…

Foto

Apa Kaitan Kejahatan Ciber Saracen dengan Pilpres 2014? Bareskrim: Itu Isu

RIAUBOOK.COM - Kasus kejahatan cyber kian mengancam stabilitas negara, salah satu yang berhasil ditangani kepolisian adalah sindikat Saracen.Sejauh ini Badan…

Foto

PK OC Kaligis Dikabulkan Mahkamah Agung

RIAUBOOK.COM - Terpidana kasus dugaan suap Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, OC Kaligis mendapat angin segar setelah Mahkamah…

Foto

Satu Lagi Artis Ketangkap Pakai Narkoba, Ini Orangnya

RIAUBOOK.COM - Jaringan narkotika dan obat terlarang terbukti berkali-kali telah sampai ke berbagai kalangan bahkan kalangan artis papan atas.Kali ini…

Foto

Sebanyak 13 Kilogram Sabu Diblender Polisi Bengkalis

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 13 kilogram sabu diblender polisi di halaman Polres Bengkalis, narkoba itu merupakan barang bukti dari hasil pengungkapan…

Foto

RAPP Hormati Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta

RIAUBOOK.COM - PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) menghormati putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta hari ini.RAPP bermaksud…

Foto

Umurnya Baru 13 Tahun, Tapi Dia Pelaku Begal

RIAUBOOK.COM - Polisi menangkap seorang bocah inisial AT (13) pelaku begal terhadap karyawan kontraktor perusahaan bubur kertas di Kabupaten Siak,…

Foto

Gara-gara Minuman, Seorang Pemuda di Inhu Ditusuk 2 Liang

RIAUBOOK.COM - Hanya gara-gara minta minuman, seorang pemuda di Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, harus…

Foto

Tiga Politisi PDI Perjuangan Dipastikan KPK Masih Ada di Dakwaan Kasus e-KTP

RIAUBOOK.COM - Tiga politisi PDI Perjuangan yang disebut-sebut hilang dalam dakwaan tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, dipastikan…

Foto

Terkait Terduga Begal Tewas Dihajar, Kapolda: Aksi Main Hakim Sendiri Tidak Bisa Ditorelir

RIAUBOOK.COM - Terkait aksi massa yang main hakim sendiri terhadap Viki (20) karena disangka sebagai begal di Kampar pada Sabtu…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan