RIAUBOOK.COM - Ternyata tidak saja dalam hal komitmen pemberian beasiswa bagi mahasiswa yang tinggal disekitar perusahaan untuk menjalani bangku kuliah di Sekolah Tinggu Teknologi Pelalawan (ST2P) yang kurang direspon perusahaan di Kabupaten Pelalawan.
Komitmen tentang pembangunan taman kota di meredian jalan juga tidak terealisasi sesuai MoU.
Dari 43 Perusahaaan yang ada baru 3 perusahaan saja yang telah melaksanakan komitmen CSR/PKBL ke 3 perusahaan tersebut adalah PT Sari Lembah Subur (SLS) dan PT Bumi Siak Pusako (BSP) yang telah selesai dalam pengerjaan, sedangkan PT Bentu masih dalam tahap pekerjaan.
Sedangkan dalam proses pemilihan lokasi baru dilakukan 3 perusahaan yakni PT Arara Abadi, PT RAPP dan Bank Riau Kepri (BRK). Sisanya hingga saat ini belum terlihat adanya partisipasinya.
Melihat kondisi yang masih belum terlihatnya komitmen pihak perusahaan terhadap MoU yang telah disepakati, membuat Bupati Pelalawan HM Harris terlihat risau.
"Saya jelas sangat kecewa melihat ketidak seriusan perusahaan dalam menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah Pelalawan," ujar Harris, saat memimpin Rapat Koordinasi dan sinkronisasi mitra CSR/PKBL Kabupaten Pelalawan Tahun 2017 yang berlangsung di Kantor Bappeda lantai II perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci, Senin (27/11/2017)‎.
Dalam kesempatan itu juga Bupati Harris meminta kepada Bappeda untuk dapat merescedule acara tersebut kembali mengingat tidak aspriatifnya para pemimpin perusahaan dalam menyikapi MoU yang telah disepakati.
"Kita tidak permasalahkan siapa yang hadir, tapi komitmen yang telah disepakati dalam menjalankan progam CSR/PKBL untuk membangun taman kota di meredian jalan yang bertujuan demi keindahan kota,"ungkapnya.
Disampung rasa kecewa terhadap tidak adanya sedikitpun perhatian perusahaan terhadap program pemerintah, Bupati Harris juga menyampaikan bahwa akan mengevaluasi perizinan perusahaan tersebut.
"Bila memang tetap tidak juga mempunyai komitmen untuk bekerja sama kita akan kejar agar program ini tuntas. Bila perlu evaluasi perizinannya," kata Harris dengan jelas.
Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Syahrul Syarif saat dimintai tanggapannya atas arahan dan petunjuk Bupati Harris tadi, menyebutkan akan melakukan koordinasi dan konsoludasi sekaligus mengumpulkan kembali para pemimpin perusahaan dalam mewujudkan komitmen jepakatan gang telah dibuat.
"Kita akan coba melakukan komunikasu ulang agar orogram tersebut dapat berjalan," ujar Syarul seraya menambahkan bahwa tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan evaluai perizinan yang merdka punya. (RB/ton)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…