RIAUBOOK.COM - Pesawat militer Myanmar mengalami kecelakaan, jatuh di Laut Andaman. Sebanyak 108 tentara dan keluarganya jadi penumpang di pesawat yang jatuh di perairan Teluk Benggala tersebut.
Dikatakan sumber militer Myanmar, seperti dilansir AFP dan Reuters, Kamis (8/6/2017), diantara para korban terdapat lima jenasah anak-anak dan empat jenazah wanita.
"Jenazah korban masih dibawa ke pantai terdekat," sebutnya.
Pesawat militer buatan China jenis Y-8-200F itu hilang kontak pada Rabu (7/6/2017) siang, selang 29 menit setelah lepas landas dari Kota Myeik menuju Yangon. Pesawat tengah mengudara pada ketinggian 18 ribu kaki (5.485 meter) di atas Laut Andaman saat hilang kontak.
Sembilan kapal militer, lima pesawat militer dan dua helikopter Myanmar dikerahkan untuk mencari jenazah korban dan puing pesawat. Sejumlah kapal nelayan membantu upaya pencarian. Pesawat militer ini disebut 122 orang yang terdiri atas 108 tentara dan keluarga serta 14 awak.
Sebanyak 108 tentara dan keluarganya yang ada di dalam pesawat ini, terdiri atas 58 penumpang dewasa, 15 penumpang anak-anak dan 35 tentara.
Jenazah para korban ditemukan di perairan yang berjarak 35 kilometer dari kota pantai Launglon, Myanmar bagian selatan. Sebuah roda pesawat, dua jaket pelampung dan beberapa tas berisi pakaian, yang diyakini berasal dari pesawat militer yang jatuh, ditemukan lebih awal.
Lebih dari 40 ambulans dan petugas medis dikerahkan ke kota nelayan Sanlan, untuk menangani segera jenazah korban yang telah dievakuasi. (dtc)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…