RIAUBOOK.COM - Maskapai Malaysia Airlines MH128 mengalami insiden percobaan pembajakan oleh salah satu penumpangnya sesaat setelah lepas landas dari Australia untuk menuju Kuala Lumpur. Penumpang yang diketahui merupakan warga negara Sri Lanka itusempat dibawa ke fasilitas pemeriksaan kesehatan jiwa di Melbourne, Australia.
Selanjutnya, pria berusia 25 tahun itu langsung ditangkap dan menjalani pemeriksaan atas dugaan gangguan mental.
"Ia sudah membeli tiket untuk penerbangan setelah dipersilakan pulang dari Pusat Medis Monash di Clayton," tutur Kepala Komisioner Kepolisian Negara Bagian Victoria, Graham Ashton, mengutip dariSydney Morning Herald, Kamis (1/6/2017).
Ia menambahkan, pria itu sempat akan ditanyai setelah dinyatakan fit untuk interogasi oleh pusat medis. Pria Sri Lanka itu juga akan dikenakan pasal sekaligus menghadapi persidangan di Pengadilan Magistrat Melbourne. Akan tetapi, pria itu kemudian dibebaskan dan dipersilakan pergi.
"Kami tidak lagi menganggapnya sebagai insiden terorisme. Kami sempat mengira terorisme berdasarkan laporan dan penilaian awal. Kemudian kami menetapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan gangguan kesehatan mental," sambung Graham Ashton.
Sebagaimana diberitakan, pria itu membawa alat yang diklaim sebagai bahan peledak saat memaksa masuk ke kokpit. Alat tersebut kemudian diketahui sebagaipowerbank. Akibat insiden tersebut, operasional penerbangan di Bandara Tullamarine sempat terganggu. (okz)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…