RIAUBOOK.COM - Menghadapi bulan ramadhan dan perayaan hari raya Idulfitri, dinstruksikan kepada pihak terkait agar melakukan pengawasan yang ketat. Pengawasan dimaksudkan agar menjamin semua angkutan penumpang teresebut laik berlayar dan dengan kelengkapan sesuai ketentuan.
Terutama angkutan kapal Kempang yang akan menyeberangkan masyarakat dan hilir mudik menjelang maupun dalam perayaan hari raya.
Semua kempang yang beroperasi harus diperiksa terlebuh dahulu,apakah sudah sesuai standar keselamatan. Baik ukuran body maupun mesin serta kemampuan tekongnya.
"Kita tidak mau dalam menghadapi lebaran nanti atau sedang merayakan lebaran terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan.
Masalah ini agar benar-benar diperhatikan, sehingga pelaksanaan ibadah puasa dan perayaan hari raya idulfitri bisa dilaksanakan penuh dengan sukacita," kata Wakil Bupati Meranti, Riau, dalam rapat koordinasi menghadapi ramadhan dan idulm fitri mendatang, Rabu (10/5/2017).
Pengusaha Kempang kata Said, harus mematuhi semua aturan yang dikeluarkan oleh pihak terkait.
"Saya minta instansi terkait dapat memanggil semua pengusaha kempang dan lakukan pengecekan kondisi fisik dan mesin dan fasilitas pendukung keamanan di laut," kata Said menegaskan.
Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti Drs. Hendra Putra, S.IP MSi menyebutkan angkutan laut di atas 7 GT menjadi wewenang Kesyahbandaran.
"7 GT ke bawah kewenangan Dinas Perhubungan, dan kami akan melakukan koordinasi dengan Camat serta para Kades-kades yang memiliki transportasi kempang.
Sedangkan khusus  untuk menangani angkutan lebaran secara umum dalam waktu dekat juga akan digelar rapat teknis dengan semua pihak terkait," kata Hendra menerangkan.
Syahbandar Kepulauan Meranti Usman Ys, melalui Helmi menyebutkan pihaknya telah melakukan uji petik setiap kapal yang beroperasi. Untuk uji petik itu sendiri sudah dimulai dan akan berakhir tanggal 15 Mei mendatang.
"Kami telah melakukan uji petik semua kapal penumpang angkutan laut dan uji petik ini akan berakhir tanggal 15 Mei mendatang," kata Helmi.
Helmi juga berharap setiap olah gerak kapal terutama yang akan membawa penumpang sanhat diharapkan kerjasamanya. Sehingga setiap keberangkatan melalui proses resmi, agar semua dapat berjalan sesuai aturan,"tambah Helmi.
Rapat koordinasi tersebut digelar di ruang rapat kantor bupati, dengan melibatkan instansi teknis lainnya serta para pihak pengambil kebijakan, dipimpin Wakil Bupati Drs H.Said Hasyim. (RB jos)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…