RIAU BOOK- Buruknya pelayanan PLN berupa tidak kuatnya arus listrik di wilayah Rokan Kiri serta listrik sering mati, membuat masyarakat hilang kesabaran. Masyarakat mengancam akan melakukan demo besar-besaran. Hal tersebut disampaikan salah seorang tokoh muda Kecamatan Ujungbatu, H Eko Hendra, Kamis (26/5). Menurutnya, sudah banyak masyarakat (konsumen) PLN mengaku dirugikan dengan kondisi listrik di Rokan Hulu, terutama wilayah Rokan Kiri.
"Dalam sepekan ini saja, ada sekitar tiga kejadian listrik mati total hingga berjam-jam dan bahkan hingga satu malam suntuk. Ini tentu membuat konsumen merasa tidak adil dan benar-benar dirugikan," katanya.
Mantan anggota DPRD Rokan Hulu ini juga menyampaikan, kalau dirinya menerima banyak keluhan dari konsumen baik Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kunto Darussalam dan juga termasuk Tandun serta Kabun. "Ternyata bukan konsumen PLN Ujungbatu yang benar-benar gerah dengan seringnya listrik padam dan arus tidak memadai, tapi konsumen 4 kecamatan lainya juga ternyata sudah marah," jelasnya.
H Eko Hendra menjelaskan, ada kesan konsumen 5 kecamatan di Rokan Hulu seperti dianak tirikan. Karena, selain sering mengalami listrik padam, juga arus yang masuk tidak memadai. "Sampai kapan kami seperti ini. Apa bedanya kami dengan konsumen lain yang ada di Riau. Kenapa tidak ada tindakan stakeholder," tanyanya.
H Eko Hendra mengaku sudah berkoordinasi dengan konsumen PLN di 5 Kecamatan. Ia juga menyatakan sudah menyiapkan beberapa tuntutan kepada PLN. "Salah satu tuntutan kita, bila PLN tidak bisa memenuhi arus maksimal, kita minta dispensasi pembayaran. Kalau konsumen punya kewajiban, tentu konsumen juga punya hak," tegasnya.(RB)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita
Riau



Riau Pesisir: Merancang Garis Depan Kemakmuran
SAYA menulis catatan ini bukan dari ruang seminar, tapi dari jalan lintas ke Dumai yang hampir tiap pekan saya lewati.…