Layaknya PNS, Pelacur di Daerah Ini Bekerja 5 Hari Sepekan, 2 Hari Jatah Suami

Riau Book - Banyak cara mencari uang untuk meningkatkan kekuatan ekonomi keluarga. Tapi sebagian wanita memilih jual diri. Bahkan sebagian telah direstui sang suami. Mereka bekerja layaknya PNS, lima hari sepekan 'ngantor', 2 hari libur khusus melayani suami.

Munculnya "cewek kinjeng" atau PSK jalanan berkendara motor ternyata menyimpan berbagai fakta tersembunyi. Selain beberapa di antaranya mendapat restu suami untuk menjadi PSK, ternyata mereka mengenal musim laris.

Pasangan Anggodo-Menur (samaran) bercerita mereka memilih bekerja sendirian tanpa muncikari agar hasil yang diperoleh bisa maksimal. Bahkan setelah tiga tahun menjalankan aksi di jalanan Kota Semarang, kini mereka sudah mampu membangun sebuah rumah di tanah warisan orang tua di Jepara. Sebuah toko kelontong juga melengkapi persiapan mereka meniti masa depan.

"Kuncinya, selama di kota harus sederhana. Bedak aja pake Viva yang murah. Tapi kalau lipstik saya tetap pakai Revlon. Harganya Rp 130 ribu. Biar enggak luntur," kata Menur dalam perbincangan dengan pers, Sabtu, 9 April 2016.

Cemburu

Bagaimana perasaan suami saat mendapati istrinya ditiduri pria lain?

Anggodo bercerita terjunnya Menur menjadi "cewek kinjeng" memang sempat membuatnya cemburu. Itulah sebabnya, sebelum deal dengan pelanggan, ia akan marah saat melihat istrinya diraba-raba calon pelanggan.

Anggodo merelakan tubuh istrinya ditiduri, tapi tidak di depan matanya. Menur sendiri berusaha menjaga komitmen. Ia akan jual mahal kepada calon pelanggannya ketika berembuk di bawah pohon angsana, di Jalan Tanjung, tempat ia biasanya mangkal.

Kisah Getir Budak Seks Era Jepang

Hubungan suami-istri antara Menur dan Anggodo tergolong normal. Biasanya dalam waktu seminggu, Menur akan mengambil libur bekerja selama dua hari. Saat itu dia gunakan untuk melayani suaminya.

Agar tak merusak suasana, ketika di tempat tidur mereka tidak membicarakan mengenai pekerjaan. Sebaliknya, justru mereka akan berbicara mengenai mimpi-mimpi mereka.

"Meskipun saya juga tahu selain dengan saya, suami saya juga tidur dengan teman-teman saya. Tapi saya percaya itu hanya tubuhnya," kata Menur.

Musim Laris

Anggodo, sang suami, bercerita bahwa mereka tak pernah pulang kampung saat menjelang Lebaran sekali pun. Alasannya sepele, pasaran sedang ramai.

"Kalau Ramadan kan panti pijat dan karaoke tutup. Sunan Kuning dan Gambilangu juga tutup. Saat itu justru malah laris," kata Anggodo.

Menurut Anggodo, selain banyaknya penyedia PSK yang tutup, saat Ramadan adalah saatnya para urban pulang kampung. Dan momentum itu adalah waktu yang tepat mencari mangsa.

"Saya mangkal sambil ngojek. Istri saya juga sambil ngojek. Nanti di jalan dia akan merayu. Sasarannya yang mudik sendirian," kata Anggodo.

Selain momentum Lebaran, perhelatan politik juga menjadi musim laris bagi para cewek kinjeng ini. Vina, cewek kinjeng lainnya, menjelaskan ketika ada perhelatan politik, baik pilkada maupun kongres partai atau apa pun namanya, ia kebanjiran order.

Di saat-saat seperti itu, biasanya Vina memanfaatkan jaringannya. Seorang satgas partai yang menjadi pelanggannya selalu membantunya. Komisinya maksimal 20%. Itu sudah cukup besar karena tarif saat musim ini dinaikkan minimal Rp 500 ribu.

"Teman satgas tadi kadang enggak mau diberi komisi, tapi minta kelon semalaman. Asal enggak mabuk enggak papa," kata Vina.

Selain dirinya, Vina juga mengajak teman-temannya yang masih muda atau maksimal 24 tahun untuk melayani perhelatan politik. Meski demikian, ia mengaku rata-rata yang menggunakan jasanya saat perhelatan politik hanyalah politikus-politikus rendahan sekelas pengurus kecamatan.

"Kalau pas pilkada kan duit mereka banyak. Lebih royal. Saya saja dibelikan motor Mio, kok," kata Vina.

Menur juga mengaku pernah merasakan dermawannya para politikus itu. Namun ia mengaku kapok melayani para politikus, karena harus check in di sekitar Bandungan, obyek wisata pegunungan yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Semarang.

"Suami juga tak mengizinkan. Meskipun kadang semalam bisa melayani sampai 10 orang dengan tarif minimal Rp 500 ribu," kata Menur.

Kadangkala Menur maupun Vina juga harus melayani pegawai negeri rendahan saat bos-bos mereka mengadakan rapat lembur. Biasanya terkait saat pemerintah mengadakan kegiatan besar.

"Seperti HUT kota, acara pesta rakyat, dan sejenisnya. Tapi kalau pegawai negeri maunya gratisan dan kalau membayar murah," kata Menur.

Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau

foto

Terkait

Foto

Tamu Undangan Berfoto di Ornamen Dekorasi Pesta Anak Walikota Dumai

Riau Book-Pernikahan putri Walikota Dumai Zulkifli AS dengan keponakan Mantan Gubernur Riau, Mambang Mit ditata rapi dan mewah, bahkan ornamen…

Foto

Karangan Bunga Dari Presiden RI Ke 6 Hiasi Resepsi Pernikahan Anak Walikota Dumai

Riau Book-Karangan bunga ucapan selamat pernikahan anak Walikota Dumai hiasi jalan Jendral Sudirman Dumai, bahkan mantan Presiden Republik Indonesia ikut…

Foto

Pernikahan Anak Walikota Dumai Bagaikan Putri Elsa Pada Film Animasi 'Frozen'

Riau Book-Suasana pernikahan anak Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS bagaikan film animasi anak 'Frozen', dimana ballroom hotel Comfort disulap…

Foto

Lihatlah, Pesawat Tempur Menari-nari di Udara Pekanbaru

Riau Book - Pertunjukan perlatan perang dan atraksi pesawat tempur sangat menghibur ribuan pengunjung yang memadati area Lanud Roesmin Nurjadin,…

Foto

Ribut-ribut Dana Eskalasi Riau, Ada 'Uang Lelah' Wakil Rakyat yang Hilang?

Riau Book - Lebih satu bulan 'gonjang-ganjing' dana eskalasi atas sejumlah proyek di Riau bergulir. Malah untuk membuktikan kebenaran, seorang…

Foto

Netizen Bingung Zaskia Gotik Jadi Duta Pancasila, 'Kok Bisa'?

Riau Book - Usai dituding melecehkan Pancasila dengan menyebut lambang sila kelima 'bebek nungging', pedangdut Zaskia Gotik malah ditunjuk sebagai…

Foto

PLN Butuh 5.558 Pekerja Berkualitas Lulusan SMA Sampai S1, Simak Ulasannya

Riau Book - PT PLN (persero) dan anak perusahaannya membutuhkan tenaga kerja berkualitas sebanyak 5.558 orang untuk menunjang pembangunan program…

Foto

Kain Sarung Rp1 Miliar Pemko Pekanbaru Dikhawatirkan untuk Kampanye Firdaus

Riau Book - Pengadaan kain sarung di APBD Kota Pekanbaru yang angkanya mencapai Rp1 miliar lebih masih menjadi pro dan…

Foto

Jokowi: Jangan Mentang-mentang Bupati Baru, Mobil Dinas Juga Baru

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para kepala daerah, terutama yang baru dilantik, untuk menggunakan kendaraan dinas yang lama daripada membeli…

Foto

Merampas Tanah Tuhan Atas Nama Tuhan

Riau Book - Dia sakit. Namun memaksa turun dari ranjang dan berjalan pelan keluar lewat pintu samping rumah buruk di…

Foto

Senin, Riau Buka Pendaftaran Seleksi Sekdaprov, Minat?

Riau Book - Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Sekdaprov Riau mulai bekerja pekan depan. Senin (11/4/2016), panitia akan membuka pendaftaran bagi…

Foto

Ratusan PNS Dumai Disumpah, Zulkifli Berharap Menjadi Amanah

Riau Book - Wali Kota Dumai, Riau, Zulkifli AS memimpin proses pengambilan sumpah atau janji aparatur sipil negara pengangkatan honorer…

Foto

Soal Utang Eskalasi Pemprov Riau, Noviwaldy ke KPK, Gerindra Cabut Hak Angket

Riau Book - Fraksi Gerindra Sejahtera DPRD Riau tiba-tiba berubah pikiran menggunakan hak angket terhadap persoalan utang eskalasi Provinsi Riau.…

Foto

Ada 'Uang Lelah' yang Tak Diberikan Lewat Pencairan Dana Eskalasi, Apakah Penyebab Noviwaldy Datangi KPK?

Riau Book - Desas-desus adanya permintaan 'uang lelah' dari kalangan legislator Riau berkaitan dengan pencairan dana eskalasi Pemprov Riau senilai…

Foto

LSM Menara Akan Sambut Jokowi Dengan Sejumlah Tuntutan di Dumai

Riau Book- Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Jokowi Widodo ke kota Dumai yang direncanakan pada tanggal 11 April mendatang akan disambut…

Foto

Noviwaldy 'Menghilang' Katanya ke KPK, Tapi Ada yang Bilang 'Sembunyi' di Hotel

Riau Book - Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman dikabarkan 'menghilang'. Dia meninggalkan tugas melayani masyarakat karena ingin menyelesaikan 'gonjang-ganjing'…

Foto

Noviwaldy Dikabarkan Laporkan Pencairan Dana Eskalasi ke KPK

Riau Book - Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman dikabarkan telah berangkat ke Jakarta untuk melaporkan 'gonjang-ganjing' pencairan dana eskalasi…

Foto

Beginilah Perasaan Legislator Musyafak Asikin Kalau Ada' Uang Lelah' Terkait Dana Eskalasi Riau

Riau Book - Dugaan kasus pelanggaran administrasi dan mark up terkait pembayaran dana eskalasi proyek di lingkungan Pemprov Riau masih…

Foto

Diklat PNS Riau Jangan Sekedar Habiskan Anggaran, 'Ilmunya harus Diterapkan'

Riau Book - Setiap kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) oleh para pejabat dan kalangan PNS di Pemprov Riau identik dengan…

Foto

Riau Dukung Dewan Pers Tinjau Ulang Izin Perusahaan Media

Riau Book - Provinsi Riau berencana akan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan Dewan Pers belum lama ini. Dimana izin sejumlah perusahaan…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan