Warga Kelas Dua di Istana Sang Pengadil

Riau Book - Reformasi 1998 melahirkan hakim yang berasal dari masyarakat karena Orde Baru menghasilkan putusan yang jauh dari rasa keadilan. Sayang, para hakim yang lahir dari masyarakat itu perlahan tersisih dan menjadi warga kelas dua di istananya sendiri, Mahkamah Agung (MA).

Salah satu hakim yang dilahirkan dari era reformasi ini adalah hakim agung non karier dan hakim yang khusus mengadili perkara korupsi atau biasa disebut hakim ad hoc. Hakim ad hoc ini ditempatkan di pengadilan tingkat pertama, pengadilan tingkat banding dan di tingkat kasasi.

Hakim ad hoc tipikor pada tingkat kasasi, Prof Dr Abdul Latif

"Ya memang itu, (kami) warga kelas dua," kata hakim ad hoc tipikor tingkat kasasi, Prof Dr Abdul Latif saat berbincang dengan detikcom di ruangannya di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Kamis (31/3/2016).

Ikut dalam perbincangan itu kolega Latif, Syamsul Rakan Chaniago. Mereka berdua kerap satu majelis dan salah satu putusan fenomenal yang mereka ketok adalah menghukum terdakwa korupsi kasus proyek PLN yang dilakukan oleh Direktur PT Mapna Indonesia, M Bahalwan. Bersama hakim agung Salman Luthan, Latif dan Syamsul menghukum Bahalwan selama 14 tahun penjara serta merampas seluruh hartan Bahalwan sebesar Rp 337 miliar.

"Kita dalam keprotokoleran tidak dipandang, tidak diperlakukan sama (dengan hakim agung lainnya) dalam hal acara resmi di MA maupun di daerah," ujar guru besar Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu.

Latief mencontohkan dalam Laporan Tahunan MA yang biasa digelar pada awal Maret tiap tahunannya. Latief dan koleganya hadir dalam acara tersebut sebagai undangan dan tidak diperkenankan memakai toga. Sementara para hakim agung memakai toga emas dan ikut pula para Ketua Pengadilan Tinggi memakai toga merah berkalung emas. Padahal mereka dalam memutus perkara duduk satu meja dengan yang lain dan laporan yang dibacakan Ketua MA adalah salah satunya hasil vonis yang dibuat para hakim ad hoc itu.

Selain itu, fasilitas lain juga selalu dibedakan dengan hakim agung atau hakim karier. "Padahal, di satu sisi kita diakui sebagai hakim dan diakui sebagai anggota Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi). Komisi Yudisial (KY) juga ikut mengawasi kami," ucap Latief sambil menarik nafas dalam-dalam.

Vonis yang diketok Latif yang paling menarik perhatian publik paling belakangan yaitu kala menjadi hakim anggota kasus Udar bersama Prof Dr Krisna Harahap dan hakim agung Dr Artidjo Alkostar. Dalam putusan yang diketok pada Kamis (25/3) lalu, majelis menghukum Udar selama 13 tahun penjara dan merampas seluruh aset Udar yang terdiri dari apartemen, kondominum, rumah hingga kios.

"Untuk kesehatan, kami tanggung sendiri," ucap Latif yang apabila sakit maka negara tidak menanggung.

Latif menyesalkan dengan sikap negara yang seakan abai terhadap keberadaan mereka. Padahal dalam konstitusi dan UUD 1945, mereka diberikan fungsi kekuasaan kehakiman yang berwenang mengadili dan memutus negara.

"Terlepas dari ada embel-embel 'ad hoc' tapi kan fungsinya sama," cetus Latif.

Saat ini di MA terdapat 6 hakim yang khusus menangani perkara korupsi. KY tengah menyeleksi untuk menambah 3 lagi posisi hakim ad hoc. Di antara mereka, hakim ad hoc yang paling senior adalah MS Lumme yang menginjak usia 78 tahun. MS Lumme ikut dalam berbagai putusan yang menarik perhatian publik dengan terdakwa mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih selama 12 tahun penjara hingga mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum selama 14 tahun penjara.

"Saya semalam baru mematikan laptop pukul 00.00 WIB. Kami tidak punya staf, jadi semua berkas dibaca sendiri," ujar Syamsul yang lama menjadi pengacara dan aktivis jalanan di era Orde Baru itu.

Ruang kerja mereka tidak terlalu besar di lantai 3. Rak-rak besar diisi buku hukum sedangkan di atas meja berceceran berkas perkara. Sebagian berkas tidak muat dan ditaruh di lantai. Sebuah tas besar berada di sudut ruangan untuk membawa pulang berkas yang harus dibaca hingga dini hari. Sayup-sayup terdengar lagu Iwan Fals dari sudut ruangan.(dtc)

foto

Terkait

Foto

Rumah Dirusak, Korban Diancam, Pemuda Ini Ditangkap Polisi

Riau Book- Aparat kepolisian menangkap, Haris (38) terkait kasus dugaan penganiayaan, perusakan dan pengancaman terhadap korbannya, Nofia Sefrina warga Rumbai…

Foto

Polisi Sita Delapan Lukisan Dinding sebagai Bukti

Riau Book- Aparat kepolisian mengamankan, Is alias IW (44) terkait kasus pencurian rumah di Jalan Patimura kecamatan Limapuluh, Pekanbaru, Rabu…

Foto

Satu Lagi Pelaku Kejahatan Modus Tabrak Korbannya ditangkap

Riau Book- Setelah mengamankan dua pelaku modus kejahatan menabrak korbannya, kemarin, Rabu (30/3/16) Polresta Pekanbaru menangkap satu lagi pelaku kejahatan…

Foto

Zaskia Gotik Minta Maaf, Kirim Surat ke Jokowi yang Isinya...

Riau Book - Pada Rabu (30/3/2016), penyanyi dangdut menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan pelecehan lambang negara di Direktorat Reserse Kriminal…

Foto

Hakim Minta Presiden Jokowi Kirim Kuasa Pada Sidang Bencana Asap Berikutnya

Riau Book -Ketua Majelis Hakim sidang gugatan warga negara atau citizen law suit (CLS) terhadap Pemerintah Indonesia terkai bencana asap…

Foto

Dirut PT RAKA Akhirnya Dijebloskan ke Penjara

Riau Book -Direktur Utama (Dirut) PT Riau Agung Karya Abadi, Andre alias Heri dijebloskan ke Lapas Klas II A Pekanbaru…

Foto

Positif Konsomsi Narkoba, Prajurit TNI Diusir dari Rumah Dinas

Riau Book -Seorang oknum TNI yang bertugas di Batalion 132/Bima Sakti berinisial H diusir dari rumah dinasnya karena positif mengkonsumsi…

Foto

Dua Perusahaan BUMN Tunjuk Kejati Riau Bayar Piutang Pemprov

Riau Book - Dua perusahaan BUMN yang meminta pelunasan piutang ke Pemerintah Provinsi Riau terkait dana eskalasi sejumlah proyek memberi…

Foto

Korupsi Anggaran Penelitian, Dosen Unilak Riau Diadili

Riau Book - Ketua Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning Riau, Dr Erva Yendri jalani sidang perdana…

Foto

Sebelum Menghilang, Ayah Angelika Punya Firasat Buruk

Riau Book - Pagi itu Rabu (9/3/2016). Salomon Pardede berangkat dari rumahnya di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar untuk berangkat…

Foto

Pesta Narkoba, Seorang Oknum TNI Ditangkap

Riau Book- Seorang anggota TNI Peltu Abdul Azis yang bertugas di Kesatuan Paldam VII Wirabuana ditangkap saat berpesta sabu dengan…

Foto

KPK: Kalau Kasus Sumber Waras Tak Ada Niat Jahat, Ya Susah

Riau Book - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata menyampaikan bahwa pihaknya belum menemukan niat jahat oknum pejabat negara…

Foto

Kejahatan Modus Tabrak Korban ditenggarai dua ABG

Riau Book- Kasus kejahatan modus tabrak korbannya ternyata ditenggarai dua anak baru gede (ABG). Mereka adalah, TI dan Ds yang…

Foto

Seorang warga Rokan Hulu ditangkap Polisi Membawa 14 Paket Sabu

Riau Book- Seorang pria asal Rokan Hulu (Rohul) berinisial, TK (41) ditangkap aparat kepolisian di Jalan Tuah Karya, Tampan, Pekanbaru,…

Foto

Ini Cerita 'Rumah Hantu' PON Riau dan Hambalang, Fahri Hamzah: Kita Sibuk Sensasi

Riau Book - Ada yang salah dengan sistem penegakan hukum. Setelah ada temuan kasus hukum pada proses pembangunan venue Pekan…

Foto

Ahok Selamat dari Sumber Waras, KPK: Kalau Tersangka Kamu Berniat Merusak

Riau Book - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berhasil selamat dari indikasi kerugian negara dalam kasus pembelian…

Foto

Kapolda Baru Bahas Peredaran Narkoba di Riau

Riau Book - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menerima kunjungan Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto, di kantor…

Foto

Polisi Tangkap Mantan Warga Binaan di Pasir Penyu

Riau Book- Seorang pria berinisial, Er (37) warga kecamatan Pasir Penyu, Indragiri Hulu, Riau ditangkap polisi. Mantan warga binaan ini…

Foto

Kabur ke Malaysia, Kejaksaan Tetapkan Ketua PSSI Sebagai Buronan

Riau Book - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (29/3/2016), menetapkan Ketua Kadin Jatim La Nyalla Matalitti sebagai buronan atau…

Foto

Bripka Triono Ngaku Nekat Habisi Nyawa Istrinya Karena Disebut Polisi Miskin

Riau Book - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto mengungkapkan, anggota Polres Kota Depok Bripka Triono membunuh istrinya Ratnitah…

Wisata dan Gaya Hidup

Foto

Tiga Pemenang Duta Muslimah Preneur Riau 2026 Resmi Terpilih, Siap Gerakkan Ekonomi Lokal

RIAUBOOM.COM - Pengurus Wilayah Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (PW IPEMI) Provinsi Riau sukses menggelar puncak pemilihan Duta Muslimah…

Foto

Ini Cara Orang Pekanbaru Sambut Ramadan, SF Hariyanto: Dengan Hati Bersih Jiwa Lapang

RIAUBOOK.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian perayaan tradisi Petang Belimau Kota Pekanbaru yang…

Foto

Tari Zapin 6 Ribu Peserta Pecah Rekor Dunia, Plt Gubernur: Riau Memilih Untuk Maju Tanpa Tercerabut

RIAUBOOK.COM - Sebanyak 6.000 penari menyatu dalam satu denyut nadi, mempersembahkan Tari Zapin Masal yang bukan sekadar tarian,…

Pendidikan