Riau Book - Festival Bunkasai Universitas Riau Tahun 2016 yang direncanakan akan diadakan pada Tanggal 28 hingga 30 April ini mempunyai banyak kompetisi dan event yang tentunya berkaitan dengan Kebudayaan Jepang.
Negara Jepang tentunya telah dikenal banyak orang sebagai negara yang memproduksi anime dan manga. Sebut saja anime dan manga yang terkenal hingga saat ini adalah Naruto. Dan banyak orang meniru gaya atau style dari karakter anime ini yang biasa disebut cosplay.
Karena itulah, cosplay yang begitu banyak diminati oleh orang-orang dijelaskan oleh Aditio, Minggu (13/3/2016) kompetisi yang menjadi unggulan pada festival Bunkasai UR 2016 ini adalah cosplay.
"Yang paling menarik diantara semua lomba ini adalah lomba cosplay," ujar Aditio, Ketua Pelaksana Bunkasai UR 2016.
Dijelaskan oleh Aditio, kompetisi cosplay boleh bebas memilih apa saja untuk meniru karakter dari anime ataupun manga, asalkan itu karakter-karakter tersebut memang dari Jepang. Dikarenakan ada cosplay yang menirukan karakter yang bukan dari Jepang seperti Iron Man, maka hal ini tidak diperbolehkan.
Penilaian untuk kompetisi cosplay ini nantinya akan ada juri-juri baik dari cosplayer yang sudah berpengalaman maupun senior di Pendidikan Bahasa Jepang.
"Untuk penilaian cosplay nanti ada penilaian dari juri-juri, jurinya nanti ada dari yang sudah pengalaman juga di cosplay, ada yang dari komunitas, dan ada juga dari senior pendidikan Bahasa Jepang," ujar Aditio.
Selain kompetisi cosplay, akan ada kompetisi lainnya seperti cerdas cermat, manga, miss yukata, miss yukata satori, mading 3D, photography, ranking 1,kanji challenge, accoustic, shuji, roduku contest, spech contest, kana contest, origami dan dance cover.
Selama tiga hari Festival Bunkasai ini, selain kompetisi yang diadakan akan ada event-event yang tidak kalah menarik. Event-event tersebut adalah kuliah umum dan pemutaran film, bazar, demo pemakaian yukata, maid cafe, drama pendek "momotaro", costreet, dan undokai.
Maid cafe adalah adalah rumah makan, kafe,atau izakaya bertemakan subtkultur Jepang (anime, manga, permainan video) khususnya budaya otaku. Pelanggan dilayani oleh pelayan yang memakao kostum seperti dikenakan karakter dalam anime dan manga (Wikipedia Indonesia). Event maid cafe ini diadakan agar para pengunjung festival bisa bersantai jika merasa kelelahan.
"Dan tentu juga ada maid cafe, nanti yang mau santai atau capek, nanti bisa santai di maid cafe," jelas Aditio.
Drama pendek yang akan ditampilkan pada bunkasai ini adalah Momotaro. Yang menceritakan anak laki-laki yang ditemukan di dalam buah persik.
"Momotaro itu, momo artinya buah persik, taro nama yamg biasa dipakai untuk anak laki-laki di Jepang," jelas Aditio.
lanjut penjelasan Aditio, kisahnya Momotaro ditemukan di sungai oleh seorang nenek di dalam buah persik besar. Buah persik besar itu lantas dibawa pulang oleh nenek tersebut, dan saat di rumah buak persik itu dibelah yang ternyata di dalamnya terdapat anak laki-laki.
Selain kompetisi dan event yang diadakan oleh panitia Bunkasai, ada juga kompetisi olahraga yang khusus diadakan oleh native Pendidikan Bahasa Jepang, yaitu undokai.
"Nanti ada juga olahraga Jepang yaitu Undokai, olahraga Jepang ini khusus dibawakan oleh native kami tahun lalu," ujar Sadam Husin, Ketua Hima Satori Pendidikan Bahasa Jepang.
Lanjut penjelasan Sadam Husin, berbeda dari bunkasai tahun lalu, perlombaannya akan digabungkan seperti lingkaran perlombaan lari, nantinya akan ada tantangan-tantangan yang di berikan kepada peserta bersifat edukasi. Nantinya peserta akan menyusun kosakata Bahasa Jepang, selanjutnya tantangan lainnya seperti lompat tali, melempar bola seperti bola basket, dan akan banyak tantangan yang lainnya lagi.
"Jadi lombanya memang khas Jepang, yang memang dibawakan langsung oleh native kami. Dan tahun ini adalah yang kedua kalinya," ujar Sadam Husin.
Festival ini juga akan dihadiri oleh Konsulat Jepang dari Medan. "Hal penting lainnya kami mendatangkan juga Konsulat Jepang dari Medan. Ini bentuk apresiasi dari pihak wilayah I Sumatera," ujar Sadam Husin.
"Ganbatte, Sugoi" dua kata Sadam Husin dan Aditio yang menggambarkan untuk pelaksaanan Festival Bunkasai UR 2016 ini. "Ganbatte" mempunyai arti semangat, dan Sugoi mempunyai arti menakjubkan ataupun keren.
"Jadi Ganbatte sajalah untuk panitia-panitia tahun ini, semoga acaranya sukses dan acaranya besar," harap Sadam Husin dan Aditio.
Lanjut harapan Husin dan Aditio, semoga bunkasai-bunkasai kedepannya juga Insyaallah lancar, tdiak ada masalah dan hambatan.(RB/Irvan)
Follow News : Riau | Kampar | Siak | Pekanbaru | Inhu | Inhil | Bengkalis | Rohil | Meranti | Dumai | Kuansing | Pelalawan | Rohul | Berita Riau



Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…