RIAUBOOK.COM - Pembangunan Tol Pekanbaru - Dumai sepanjang 131 Km yang merupakan bagian dari Jalur Trans Sumatera, turut mengakomodir perlintasan gajah.
PT Hutama Karya (HK) sebagai pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut, membangun 6 terowongan di seksi II dan IV, masing-masing memiliki panjang 25 meter yang difungsikan untuk laluan gajah.
"Habitat gajah di Riau ini adalah habitat gajah alami, salah satu persyaratan ramah lingkungan tol kita oleh Kementerian PUPR harus memikirkan itu," kata Sekretaris Perusahaan HK, Muhammad Fauzan kepada RiauBook.com, Rabu (4/12/2019) di Pekanbaru.
Dia katakan, secara naluri gajah memiliki jalur alami yang terus dilewati pada saat-saat tertentu.
Karenanya, pembangunan jalan tol tersebut sengaja didesain mengakomodir habitat gajah yang ada di Riau.
"Kita ketahui gajah yang hampir 200 ekor di Riau, itu secara naluri mereka memiliki jalur yang dari lama sudah mereka lewati. Untuk itu, dalam desain tol ini mengakomodir migrasi gajah tersebut lewat terowongan gajah," tuturnya.
"Ada 6 terowongan gajah yang kita sediakan di tol ini. Biaya konstruksinya cukup besar, ditanggung investasi kami," tambah Fauzan.
Untuk membangun terowongan gajah tersebut, HK terpaksa meninggikan badan jalan dan membuat lorong di beberapa titik pada ruas tol.
"Ada lorong sepanjang 25 meter yang kita bangun. Sebenarnya panjang 2,5 atau 3 meter saja cukup untuk gajah itu bisa lewat.
Tapi kita bikin 25 meter supaya gajah-gajah itu nyaman," tuturnya.
"Dindingnya nanti juga akan dilukis dengan panorama alam supaya dia (gajah) nyaman," demikian Fauzan. (RB/Dwi)


Golkar Riau Akan Dipimpin Seorang Pejuang, Bukan Petarung
Goresan; Nofri Andri Yulan, S.Pi (Generasi Muda Partai Golkar)1. PI (Parisman Ikhwan) didukung penuh oleh Ketua DPD I Partai Golkar…