RIAUBOOK.COM - Melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) Koramil 08/Tandun, Sertu Basridul dan Serda Ramadhan ingatkan warga soal potensi kemarau berkepanjangan di wilayah Riau pada tahun ini.
"Diprediksi bulan Juli hingga Desember 2019 ini terjadi cuaca panas atau musim kemarau panjang, sehingga akan mudah terjadi kebakaran lahan perkebunan atau hutan, jika itu terjadi maka akan berdampak pada rusaknya perekonomian masyarakat," kata Sertu Basridul saat sosialisasi di Desa Sei Kuning, Kecamatan Tandun, Rokan Hulu, Minggu (28/7/2019).
Dalam imbauannya, para Babinsa tersebut meminta warga agar jangan membakar saat membuka atau memanfaatkan lahan, terlebih pada areal yang berbeda dekat dengan kawasan hutan.
"Efek negative dari kebakaran hutan ini sangat jelas dampaknya dirasakan masyarakat, akibat kebakaran lahan banyak asap yang akan mengganggu kesehatan, berdampak pada kerusakan dan ketidakseimbangan ekosistem. Kebun yang menjadi mata pencarian masyarakat akan rusak," tuturnya.
"Khususnya Desa Sei Kuning, kita ketahui 2015 kemarin pernah terjadi kebakaran yang menghabiskan lahan kebun dan hutan," tambahnya lagi.
Sehabis sosialisasi, Sertu Basridul dan Serda Ramadhan melanjutkan patlori kelokasi area yang rawan kebakaran.
"Rendahnya kesadaran masyarakat, kemampauan aparat, dan minimnya fasilitas untuk penanggulangan kebakaran hutan, kita antisipasi dengan pembinaan dan penyuluhan, ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pinggiran atau dalam kawasan hutan, sekaligus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan," demikian Setu Basridul. (RB)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…