RIAUBOOK.COM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Siak, lima tahun terakhir, melalui program Kampung Binaan Keluarga Sakinah telah menjadikan 74 Kampung (Desa) di Kabupaten Siak menjadi Kampung Sakinah.
Program ini kemarin diawali dengan dijadikannya Kampung Rawang Air Putih Kecamatan Siak Sri Indrapura, menjadi Kampung Sakinah.
"Program ini akan terus kita gulir, sampai semua Kampung di Kabupaten Siak ini menjadi Kampung Binaan Sakinah," kata Kepala DPMK Kabupaten Siak Yurnalis, saat dijumpai di acara pelatihan Training of Trainer (ToT) Kampung Binaan Keluarga Sakinah 2019 di Hotel Winaria Siak, Selasa (5/3/19) siang.
Yurnalis mengatakan, program Kampung Binaan Sakinah ini akan dilakukan setiap tahunnya, setiap satu Kecamatan akan diambil 1 Kampung untuk dibimbing menjadi Kampung Sakinah.
"Setiap tahunnya kita membimbing 14 Kampung dari 14 Kecamatan yang ada untuk dijadikan Kampung Binaan," terang Yurnalis.
Mantan Kepala Kesbangpol Siak itu mengatakan, program Kampung Sakinah ini dirancang dari Pemerintah Kabupaten Siak, tujuannya untuk menjadi masyarakat Kampung agar berakhlakul karimah.
"Kita melihat, Kampung-kampung yang kita bina ini, sejauh ini banyak perubahan dalam sisi keagamaan. Misalnya dari jamaah shalat bertambah, kemudian program magrib mengaji dan menciptakan hafiz-hafiz Qur'an di setiap Kampung, dan banyak lagi hal hal yang dihasilkan dari program ini," tuturnya.
Ia mencontohkan, dari sisi agama, jangankan anak-anak, orang tua pun yang belum bisa mengaji dan membaca Alquran, jika mereka ingin belajar akandilakukan pembinaan.
Terkait sasaran, Yurnalis menilai program itu sudah tepat sasaran, karena semua segmen sudah dirangkum, mulai dari anak anak, ibu rumah tangga, bapak-bapak, serta orang tua.
"Terkait bidang keagamaan, kita pusatkan di Masjid dan Mushalla, hal itu dengan tujuan bisa memakmurkan Masjid dan Masjid selalu diisi oleh jamaah," katanya lagi.
Ia berharap, pemerintah Kecamatan dan Kampung harus juga ikut mengambil peran di dalam program ini, termasuk yang paling rendah sampai ke tingkt RT.
"RT bisa mengajak warganya untuk menghidupkan syiar islam di Kampung, terutama mengajak masyarkat shalat jamaah di Masjid," terangnya.
Yurnalis mengatakan, tujuan mereka untuk membuat pelatihan ini agar bisa memberikan pembekalan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk dari Kecamatan yakni KUA, untuk diberi pemahaman dan motivasi agar bisa menanamkan norma-norma agama di kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Plt Bupati Siak H Alfedri yang diwakili Asisten III Setda Siak Jamaludin mengatakan, pemerintah Kabupaten Siak komit melaksanakan program yang selama ini sudah berjalan lima tahun.
"Kita berharap, dari Kampung Sakinah ini, agar masyarakat Kampung mencintai syiar islam, masyarakat yang berakhlakul karimah, dan masyarakat yang mengingat tuhannya," kata Jamal.
Dari program yang dilakukan selama ini kata Jamal, ada peningkatan pengamalan ajaran islam di masyarakat, saat ini banyak masyarakat Siak yang belajar Alquran, bahkan banyak yang sudah hafiz.
"Target pak Syamsuar sewaktu jadi Bupati dulu 1000 hafiz, saat ini sudah lebih dari seribu yang belajar, 30 juz pun dah banyak, program ini kita bekerjasama dengan Kemenag," terang Jamal.
Selama program Kampung Sakinah ini berjalan, Jamal mengakui saat ini banyak orng tua yang sudah mengantarkan anaknya ke sekolah pesantren, dulu sebagaimana diketahui orng tua lebih memilih mengantar anaknya di sekolah umum, namun kini tidak lagi. (RB/Agus)


Popularitas Film Adaptasi Game dan Komik Meningkat, Penonton Global Semakin Antusias
Riaubook.com-Industri film global terus mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu tren yang semakin menonjol adalah meningkatnya…